Trump Bujuk Vietnam, India, Israel Soal Tarif Impor, Cari Jalan Tengah?

Tasmalinda

Sabtu, 05 April 2025 | 20:52 WIB
Trump Bujuk Vietnam, India, Israel Soal Tarif Impor, Cari Jalan Tengah?
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Trump bujuk Vietnam, India, Israel soal tarif impor.

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengupayakan diplomatik dengan menggelar pembicaraan bersama perwakilan dari Vietnam, India, dan Israel terkait kebijakan tarif baru yang diberlakukan terhadap barang-barang impor.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran dari negara-negara mitra dagang yang terdampak langsung oleh keputusan sepihak AS tersebut.

Menurut laporan CNN-melansir ANTARA, Trump berusaha menjalin komunikasi langsung dengan para delegasi dari ketiga negara tersebut dalam rangka merumuskan kesepakatan dagang bilateral yang dapat meringankan beban tarif, khususnya menjelang tenggat waktu pelaksanaan tarif penuh pada pekan depan.

Dalam pertemuan itu, masing-masing negara menyampaikan keberatan dan dampak ekonomi yang mungkin timbul akibat kebijakan proteksionis tersebut, sementara AS menekankan perlunya keseimbangan dalam neraca perdagangan.

Upaya Trump ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menghindari perang dagang yang lebih luas serta menjaga stabilitas hubungan internasional, terutama dengan negara-negara mitra utama yang selama ini menjadi bagian penting dari rantai pasok global.

Pada Rabu (2/4), Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani perintah eksekutif kontroversial yang menetapkan tarif dasar sebesar 10 persen atas semua barang impor ke AS, efektif mulai 5 April 2025.

Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah proteksionis terbaru pemerintahan Trump yang mengusung slogan "America First," dengan dalih untuk melindungi industri domestik dari tekanan produk luar negeri.

Namun, bukan hanya itu—Trump juga memerintahkan penerapan tarif yang lebih tinggi dan bersifat timbal balik terhadap negara-negara yang memiliki defisit perdagangan terbesar dengan Amerika Serikat, yang akan diberlakukan mulai 9 April 2025.

Langkah ini langsung mengundang reaksi keras dari berbagai mitra dagang utama AS.

baca juga

Beberapa negara telah secara terbuka menyatakan niat untuk melakukan pembalasan atas kenaikan tarif tersebut, memicu kekhawatiran akan terjadinya perang dagang global yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi internasional.

Kebijakan ini juga menuai kritik dari pelaku usaha di dalam negeri yang khawatir akan naiknya biaya bahan baku dan terganggunya rantai pasok global.

Dunia kini menanti bagaimana dinamika diplomatik dan ekonomi akan berkembang dalam beberapa hari ke depan, di tengah ketegangan yang semakin memanas.
 
China menjadi negara pertama yang secara resmi merespons keras kebijakan tarif baru Presiden Donald Trump. Beijing mengumumkan bahwa mulai 10 April 2025, mereka akan memberlakukan tarif balasan sebesar 34 persen terhadap seluruh barang impor dari Amerika Serikat,

Besaran angka yang dinilai cukup mengejutkan dan mencerminkan eskalasi tajam dalam tensi perdagangan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia. Langkah ini langsung mengguncang pasar keuangan global, terutama di Amerika Serikat.

ilustrasi tarif ekspor Amerika Serikat
ilustrasi tarif ekspor Amerika Serikat

Dalam dua hari perdagangan setelah pengumuman tersebut, pasar saham AS mengalami gejolak hebat dan mencatat kerugian sebesar 6,6 triliun dolar AS.

Kondisi ini sebagai sebuah penurunan nilai pasar terbesar dalam sejarah Wall Street. Investor panik, sektor teknologi dan manufaktur paling terpukul, dan kekhawatiran akan resesi ekonomi kembali mencuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anwar Ibrahim Telpon Para Pemimpin Negara ASEAN Salah Satunya Prabowo, Respons Langkah Tarif Trump

Anwar Ibrahim Telpon Para Pemimpin Negara ASEAN Salah Satunya Prabowo, Respons Langkah Tarif Trump

News | Sabtu, 05 April 2025 | 16:59 WIB

Hadapi Kebijakan Tarif Trump, Legislator PKS: RI Harus Jalankan Diplomasi Dagang Cerdas dan Terukur

Hadapi Kebijakan Tarif Trump, Legislator PKS: RI Harus Jalankan Diplomasi Dagang Cerdas dan Terukur

News | Sabtu, 05 April 2025 | 16:09 WIB

Tarif Impor Trump 32 Persen, JK: Jangan Terlalu Khawatir Seakan-akan Mau Kiamat Dunia Ini

Tarif Impor Trump 32 Persen, JK: Jangan Terlalu Khawatir Seakan-akan Mau Kiamat Dunia Ini

News | Sabtu, 05 April 2025 | 14:34 WIB

Daftar Barang yang Alami Kenaikan Harga Imbas Perang Dagang Trump

Daftar Barang yang Alami Kenaikan Harga Imbas Perang Dagang Trump

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 13:55 WIB

BI Pasang "Kuda-kuda" Usai Trump Ajak Perang Dagang dengan Indonesia

BI Pasang "Kuda-kuda" Usai Trump Ajak Perang Dagang dengan Indonesia

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 13:49 WIB

Tas Mewah Bakal Naik Harga Gara-Gara Tarif Baru AS, Konsumen Harus Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam?

Tas Mewah Bakal Naik Harga Gara-Gara Tarif Baru AS, Konsumen Harus Siap Rogoh Kocek Lebih Dalam?

Lifestyle | Sabtu, 05 April 2025 | 13:03 WIB

Pengangguran di Amerika Serikat Meningkat Usai Trump Naikkan Tarif Impor

Pengangguran di Amerika Serikat Meningkat Usai Trump Naikkan Tarif Impor

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 12:18 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×