Daya Beli Anjlok, Hotel dan Restoran Terpaksa Pangkas Biaya Operasional, Ini Kata PHRI

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Senin, 07 April 2025 | 19:57 WIB
Daya Beli Anjlok, Hotel dan Restoran Terpaksa Pangkas Biaya Operasional, Ini Kata PHRI
Ilustrasi restoran (Unsplash.com/ Sandra Seitamaa)

Suara.com - Pelaku usaha hotel dan restoran saat ini harus turut melakukan efisiensi anggaran operasional agar bisa bertahan. Hal tersebut dilakukan untuk menyikapi fenomena turunnya daya beli masyarakat.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat bahwa dampak penurunan daya beli itu terlihat dari turunnya okupansi hotel sebanyak 20 persen selama libur lebaran Idul Fitri 2025.

"Yang kita harus lakukan itu efisien dulu, mengefisienkan operational cost. Itu nomor satu dulu karena konsepnya sekarang adalah bagaimana cara bertahan untuk mengantisipasi di tengah daya beli ini," kata Sekjen PHRI Maulana Yusron kepada suara.com, dihubungi Senin (7/4/2025).

Kendati pelaku usaha melakukan promosi dan berbagai program untuk menggaet konsumen, Maulana menyebutkan, kalau strategi itu juga tidak memicu hasil optimal karena persoalan utamanya ialah daya beli masyarakat yang melemah. Terlebih, menginap di hotel maupun makan di restoran termasuk pengeluaran hiburan.

Maulana menyadari kalau masyarakat tentu akan memprioritaskan kebutuhan primer dalam pengeluaran. Oleh karena itu, menurutnya, pemerintah harus segera membereskan fenomena penurunan kemampuan daya beli masyarakat.

"Daya beli itu adalah nomor satu yang harus dikerjakan oleh pemerintah," ujarnya.

Walaupun sektor pariwisata juga bisa menyasar wisatawan asing, Maulana menyebutkan bahwa hal itu hanya berlaku di sebagian kecil daerah yang memang sudah terkenal secara internasional.

"Kita lihat Indonesia itu yang benar-benar memiliki Wisman itu Bali, yang besar angkanya. Di Pulau Jawa kita punya 500 lebih kabupaten/kota, gimana cara mengantisipasi ini? Kalau kita bicara Wisman, tentu butuh infrastruktur dan seterusnya," tuturnya.

Maulana menekankan bahwa masyarakat Indonesia yang jumlahnya mencapai 270 juta itu masih menjadi tumpuan perekonomian dalam negeri, termasuk juga pada sektor wisata. Walaupun begitu, dia menekankan bahwa target wisatawan mancanegara (wisman) juga penting diperhatikan. Asalkan pemerintah juga memikirkan pemerataan kualitas wisata di seluruh daerah.

baca juga

"Ini strategi yang harus dijalankan bagaimana semua daerah itu bisa mendapatkan peluang untuk meningkatkan wisman. Kita bayangkan selama ini baru bicara 10 destinasi pariwisata atau 5 super prioritas yang kita dibahas. Tapi kita lupa sama 88 kawasan strategis pariwisata nasional yang perlu dikembangkan," kritiknya.

Imbas ke Konsumsi Rumah Tangga

Pengunjung melihat barang yang dijual saat berbelanja pada salah satu Pusat Perbelanjaan di Jakarta, Jumat (5/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]
Pengunjung melihat barang yang dijual saat berbelanja pada salah satu Pusat Perbelanjaan di Jakarta, Jumat (5/5/2023). [Suara.com/Alfian Winanto]

Sementara itu, ekonom Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Dr Etik Prihatin, SE, MM mengatakan penurunan daya beli masyarakat setelah Lebaran 2025/Idul Fitri 1446 Hijriah dapat memicu penurunan konsumsi rumah tangga.

"Penurunan daya beli masyarakat itu tidak dapat dipungkiri sebagai bagian dari dampak dari perkembangan ekonomi nasional di lapangan," kata Etik sebagaimana dilansir Antara, Senin (7/4).

Dia mengatakan, program efisiensi yang diberlakukan pemerintah memiliki maksud yang baik, namun di lapangan tidak dapat disangkal jika itu juga mempengaruhi sedikit banyaknya perubahan daya beli masyarakat.

Hal itu dibenarkan salah seorang pedagang di Pasar Terong, Makassar H Ramli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PHRI Kritik Pemerintah yang Minta Pelaku Usaha Berinovasi di Tengah Daya Beli Turun: Asal Bicara Aja

PHRI Kritik Pemerintah yang Minta Pelaku Usaha Berinovasi di Tengah Daya Beli Turun: Asal Bicara Aja

News | Senin, 07 April 2025 | 16:36 WIB

Setelah Lebaran 2025: Daya Beli Masyarakat Anjlok, Konsumsi Rumah Tangga Terancam

Setelah Lebaran 2025: Daya Beli Masyarakat Anjlok, Konsumsi Rumah Tangga Terancam

News | Senin, 07 April 2025 | 16:01 WIB

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

Hotel Malah Sepi Selama Libur Lebaran, Dampak Perekonomian Lesu jadi Pemicunya!

News | Senin, 07 April 2025 | 15:10 WIB

Judi Online, Lebaran, dan Daya Beli yang Tergerus: Tanggung Jawab Siapa?

Judi Online, Lebaran, dan Daya Beli yang Tergerus: Tanggung Jawab Siapa?

Your Say | Senin, 07 April 2025 | 10:21 WIB

Terkuak! Hasil Autopsi Ungkap Penyebab Jurnalis Asal Palu Tewas di Hotel D'Paragon Jakbar

Terkuak! Hasil Autopsi Ungkap Penyebab Jurnalis Asal Palu Tewas di Hotel D'Paragon Jakbar

News | Senin, 07 April 2025 | 09:40 WIB

Restoran Cepat Saji di AS Banyak Alami Kerugian, Imbas Dukung Israel?

Restoran Cepat Saji di AS Banyak Alami Kerugian, Imbas Dukung Israel?

Bisnis | Sabtu, 05 April 2025 | 12:15 WIB

Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh

Keluhkan Penjualan Merosot, Pedagang Mainan di Pasar Gembrong: Lebaran Sudah Nggak Berpengaruh

News | Kamis, 03 April 2025 | 17:36 WIB

Terkini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Jelang Lawan Arema FC, Pelatih Bali United Keluhkan Masalah Ini

Bali | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:48 WIB

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

5 Moisturizer untuk Kencangkan Kulit Kendur Wanita Usia 50 Tahun ke Atas

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:45 WIB

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Laut Bercerita dan Ingatan yang Belum Selesai

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:39 WIB

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Misi Balas Dendam! 23 Pemain Terbaik Madura United Siap Bungkam Tren Positif PSM Makassar

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:29 WIB

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×