Bule Telanjang Dada di Bali Ngamuk Buat Pasien Takut, Baru Sadar Ketika Polisi Datang

Eviera Paramita Sandi

Sabtu, 12 April 2025 | 19:11 WIB
Bule Telanjang Dada di Bali Ngamuk Buat Pasien Takut, Baru Sadar Ketika Polisi Datang
Kondisi klinik yang dirusak MCM di Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali [istimewa]

Suara.com - Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang bule di Bali yang sedang mengamuk pada sebuah ruang perawatan.

Dalam keterangan video tersebut juga disebutkan jika klinik yang dirusak bule tersebut berada di Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.

Dalam video tersebut, bule pria yang bertelanjang dada itu nampak beradu mulut dengan seseorang yang juga terlihat seperti warga negara asing (WNA).

Kemudian dia mengamuk dengan merobohkan rak yang ada di ruangan tersebut.

Dia juga menarik gorden ruang perawatan tersebut hingga orang yang sedang dirawat kabur dari tempat tidurnya.

Setelah dikonfirmasi, WNA yang mengamuk itu adalah WN Amerika Serikat berinisial MCM.

Salah seorang saksi yang ada di TKP menyebutkan jika saat itu seorang WNA datang membawa MCM yang tidak sadarkan diri ke klinik tersebut pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 05.00 WITA.

MCM kemudian dibawa ke ruang pemeriksaan di klinik tersebut.

“Tiba-tiba datang dua orang WNA ke klinik dengan diantar oleh Grab yang mana salah satu WNA (pelaku) tersebut dalam keadaan tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke ruang pemeriksaan,” ujar Kepala Seksi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi pada Sabtu (12/4/2025).

Saat berada di ruang pemeriksaan, dokter belum melakukan tindakan terhadap MCM karena masih belum sadarkan diri.

Namun, saat MCM sadar, rekannya yang mengantarnya langsung memeluknya.

Namun, karena diduga kaget, MCM langsung marah terhadap temannya.

Dia juga disebut sempat memukul temannya itu sehingga terjadi perkelahian yang tertangkap di video yang viral itu.

Dalam video tersebut, terlihat WNA tersebut tak menggunakan pakaian dan hanya pakaian dalam.

Ia seakan menantang dan menggulingkan properti klinik.

Pasien yang ada di bed tertutup korden pun sempat dibuka dan membuat pasien lain beserta keluarga ketakutan.

Pria tersebut bahkan merusak bed dan mengambil sebilah bagian panjang dari property yang dirusak tersebut dan mengacungkannya kepada kawannya itu.

Pasien lain pun ketakutan, berteriak dan menangis namun WNA tersebut tak juga berhenti.

Orang lain dalam video tersebut pun berteriak mengatakan bahwa itu pasien.

Banyak orang akhirnya keluar dari ruangan tersebut dan menuju halaman.

Terlihat pula petugas perempuan yang menangis akibat kejadian ini.

“Pelaku kaget dan langsung marah-marah mengamuk dan sempat memukul temannya sehingga sempat terjadi perkelahian dengan temannya di dalam ruang pemeriksaan,” papar Sukadi.

Karena kondisi yang tidak terkendali, pihak keamanan klinik kemudian menghubungi Linmas Desa yang kemudian menghubungi kepolisian.

Setibanya polisi di lokasi, MCM baru bisa tenang.

Dirinya kemudian menyadari jika dia bersalah karena telah merusak fasilitas yang ada di klinik.

Namun demikian, MCM sempat digiring ke Polsek Kuta Selatan untuk dimintai keterangan.

Sukadi menjelakan jika permasahan tersebut telah diselesaikan secara damai.

MCM bersedia mengganti rugi kerusakan klinik akibat ulahnya.

Seusai keterangan di video, aksi ini terjadi di Nusa Media Klinik Pratama yang terletak di Jl. Labuansait gang Made Rintun I, Pecatu.

Viralnya video ini pun mendapat respons warganet. Mereka heran mengapa tidak ada petugas keamanan yang langsung melerai saat itu dan menandai Imigrasi Bali.

“Masak sing ade satpam ditu?” ujar @dany***

“Penjarakan jangan langsung deportasi,” ujar @kair***

“Dianggap gampang, krn dia cuma butuh ganti rugi sekian dollar, murah banget bagi dia. Jadinya seenaknya sendiri disini,” ujar @tita***

Menurut Sukadi permasalahan ini sudah diselesaikan dan pengaku menyanggupi ganti rugi.

“Permasalahan tersebut sudah diselesaikan yang mana pelaku mengakui kesalahannya dan bersedia mengganti rugi semua kerusakan barang milik klinik,” pungkasnya.

Kontributor : Putu Yonata Udawananda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil CV Sentosa Seal Surabaya, Pabrik Diduga Tahan Ijazah Karyawan Hingga Resign

Profil CV Sentosa Seal Surabaya, Pabrik Diduga Tahan Ijazah Karyawan Hingga Resign

Bisnis | Sabtu, 12 April 2025 | 14:22 WIB

Fuji Tertarik Beli Vila di Bali, Ngaku Awalnya Cuma Bercanda tapi...

Fuji Tertarik Beli Vila di Bali, Ngaku Awalnya Cuma Bercanda tapi...

Lifestyle | Sabtu, 12 April 2025 | 13:27 WIB

Viral Drawing Liga 4 Indonesia Disebut Settingan, Kertas Undian Dibuka di Bawah

Viral Drawing Liga 4 Indonesia Disebut Settingan, Kertas Undian Dibuka di Bawah

Bola | Sabtu, 12 April 2025 | 07:30 WIB

Terkini

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

Hari Pertama BTN JAKIM 2026 Meriah, Ribuan Pelari Padati Kawasan GBK

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:33 WIB

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

Di Balik Narasi 'BBM Non-Subsidi': Mengapa Rakyat Kecil Tetap Tercekik Kenaikan Harga Pertamax?

News | Sabtu, 13 Juni 2026 | 07:15 WIB

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 23:00 WIB

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:23 WIB

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:22 WIB

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 22:18 WIB

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:21 WIB

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 21:12 WIB

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:56 WIB

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 20:54 WIB