Golkar Bicara Kemungkinan Beri Sanksi ke Anggota DPRD Sumut yang Diduga Cekik Pramugari

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 15 April 2025 | 14:48 WIB
Golkar Bicara Kemungkinan Beri Sanksi ke Anggota DPRD Sumut yang Diduga Cekik Pramugari
Ilustrasi pramugari (Pexels.com/ Kelly)

Suara.com - Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M Sarmuji, angkat bicara menanggapi video viral yang menampilkan seorang wanita anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengamuk, hingga mencekik leher pramugari di dalam pesawat viral di media sosial (medsos).

Belakangan diketahui orang tersebut adalah Anggota DPRD Sumut berinisial MZ dari Fraksi Golkar.

Sarmuji mengatakan, jika DPP Golkar memang belum menerima laporan dan baru mengetahui dari media sosial saja. Namun ia memastikan jika benar hal itu dilakukan maka sang Anggota DPRD itu akan diberi pembinaan.

"Sampai saat ini belum ada laporan ke DPP. Kami tahu dari medsos. Kalau benar kami akan lakukan pembinaan," kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa (15/4/2025).

Ia mengatakan, dalam pembinaan itu dipastkan jika terbukti melakukan pelanggaran maka akan diberikan sanksi.

"Dalam pembinaan bisa diberikan sanksi. Nanti tergantung tingkat kesalahannya," katanya.

Namun Sarmuji berjanji pihaknya akan menelusuri bagaimana kejadian aslinya dari yang bersangkutan.

"Tentu kami akan telisik bagaimana kronologi dan konteksnya kejadiannya," ujarnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan, setiap profesi apa pun harus tetap dihromati. Terlebih sebagai pramugari bukan perkara pekerjaan yang mudah.

baca juga

"Setiap orang mesti menghargai profesi orang lain, termasuk profesi pramugari. Apalagi tugas pramugari bukan tugas mudah mengingat dia harus melayani orang lain dengan standar keselamatan yang tinggi," pungkasnya.

Sekjen Golkar, M Sarmuji (Suara.com/Faqih)
Sekjen Golkar, M Sarmuji (Suara.com/Faqih)

Sebelumnya, viral viideo yang memperlihatkan seorang wanita yang merupakan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) mengamuk hingga mencekik leher pramugari di dalam pesawat viral di media sosial (medsos).

Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @indonesia_today, dilihat pada Selasa (15/4/2025), terlihat seorang pramugari berseragam merah berbicara dengan lembut dan sopan dengan wanita berbaju putih.

Tak dinyana, tiba-tiba wanita berbaju putih itu menghardik pramugari tersebut.

"Awaslah aku mau duduk, udah selesai, kau yang memperpanjang," kata wanita berbaju putih tersebut.

Kemudian, wanita berbaju putih itu tampak mencekik pramugari tersebut. Hal ini membuat pramugari terdorong setelahnya.

Terlihat pula seorang pria berdiri di sekitar kedua wanita mencoba melerai. Pria tersebut mencoba menghubungi seseorang melalui handy talkie (HT).

"Diduga anggota DPRD Sumatera Utara berinisial MZ berperilaku tidak baik kepada pramugari karena tidak bersedia kopernya ditaruh di belakang," tulis dalam unggahan.

Anggota DPRD Sumut itu disebut berinisial MZ dari Fraksi Golkar. Ia merupakan anggota DPRD Sumut periode 2024-2029 dapil 8 yang mencakup Kabupaten Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, dan Kota Gunungsitoli.

Berdasarkan informasi, MZ lahir di Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara (Sumut). Saat ini usia MZ menginjak 47 tahun.

Pihak maskapai Wings Air memberikan klarifikasi dan kronologi terkait insiden tersebut.

Corporate Communications Strategic of Wings Air Danang Mandala Prihantoro mengatakan, peristiwa ini terjadi saat boarding sebelum keberangkatan penerbangan IW-1267 rute Gunungsitoli (GNS) menuju Medan Kualanamu (KNO) pada Minggu 13 April 2025.

"Seorang pelanggan dengan nomor kursi 19F berinisial MZ membawa koper yang telah berlabel bagasi tercatat ke dalam kabin pesawat. Sesuai prosedur keselamatan dan standar operasional, awak kabin (pramugari) mengarahkan koper tersebut untuk dimasukkan ke bagasi kargo bagian belakang," kata Danang, Selasa (15/4/2025).

Danang mengatakan bahwa MZ tidak bersikap kooperatif dan menolak instruksi. MZ justru mendorong dan mencekik pramugari saat awak pesawat hendak menegur.

"Namun, pelanggan menunjukkan sikap tidak kooperatif, menolak instruksi, berusaha melepas label bagasi, dan tidak mengikuti arahan awak kabin meski telah dijelaskan secara persuasif," ucap Danang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Isu Bahlil Naik Jet Pribadi, HIPMI: Bukan Hal yang Luar Biasa

Soal Isu Bahlil Naik Jet Pribadi, HIPMI: Bukan Hal yang Luar Biasa

News | Sabtu, 12 April 2025 | 08:57 WIB

Idrus Marham Pasang Badan untuk Dasco: Dia Episentrum Aspirasi Masyarakat dan Politik

Idrus Marham Pasang Badan untuk Dasco: Dia Episentrum Aspirasi Masyarakat dan Politik

News | Kamis, 10 April 2025 | 11:01 WIB

Anggap Pertemuan Prabowo-Megawati Jadi Kebutuhan Bangsa, Golkar: Ini Teladan Buat yang di Bawah

Anggap Pertemuan Prabowo-Megawati Jadi Kebutuhan Bangsa, Golkar: Ini Teladan Buat yang di Bawah

News | Rabu, 09 April 2025 | 20:09 WIB

Soal Peluang PDIP Gabung Pemerintahan, Golkar: kalau Bersama-sama Alhamdulillah

Soal Peluang PDIP Gabung Pemerintahan, Golkar: kalau Bersama-sama Alhamdulillah

News | Rabu, 09 April 2025 | 19:41 WIB

Terkini

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

×