Persoalan Geopolitik Jadi Alasan Kongres PDIP Molor? Djarot Saiful Ungkap Alasannya

Chandra Iswinarno, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 16 April 2025 | 10:39 WIB
Persoalan Geopolitik Jadi Alasan Kongres PDIP Molor? Djarot Saiful Ungkap Alasannya
Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Patai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Djarot Saiful Hidayat menyatakan bahwa kongres partainya belum bisa digelar hingga pertengahan April 2025 karena masih focus pada sejumlah persoalan yang penting.

Ia mengemukakan, persoalan tersebut mencakup masalah geopolitik Indonesia saat ini dalam menyikapi perubahan global.

"Jadi kita masih konsentrasi di beberapa hal yang sangat penting, terutama sekarang menghadapi perang tarif dengan AS. Ya persoalan-persoalan global geopolitik itu penting, persoalan tentang bagaimana Indonesia mengantisipasi berbagai macam kemungkinan terjadi dengan perubahan geopolitik," kata Djarot ditemui di Gedung Kesenian Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025).

Ia mengatakan, memang partai enggan terburu-buru dalam melaksanakan Kongres 2025.

"Nggak usah buru buru ya," ujarnya.

Namun Djarot masih enggan mau membeberkan waktu pasti kapan Kongres PDIP 2025 digelar.

"Bulannya masih belum gitu ya, nanti akan ditentukan," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa pelaksanaan Kongres PDIP masih menunggu hari baik. 

Pernyataan itu disampaikan usai menyaksikan pertunjukan teater musik 'Imam Al-Bukhari dan Sukarno' di Gedung Kesenian Jakarta, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa (15/4/2025) malam.

baca juga

"Ya pasti nunggu hari baik," katanya.

Ia memastikan bahwa Kongres PDIP akan tetap digelar pada 2025 ini. Namun, ia enggan membeberkan waktu kapan akan digelar.

"Belum, belum, belum. Belum. Ya tahun ini lah," katanya.

Lebih lanjut, saat ditanya apakah kongres ke depan akan meminta Megawati Soekarnoputri untuk kembali menjabat sebagai ketua umum partai, Ganjar menegaskan suara arus bawah masih menginginkan Megawati.

"Kalau trendnya suara yang dari bawah sih itu yah (minta Megawati jadi ketua umum lagi)," ujarnya.

Jadwal Kongres PDIP

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Puan Maharani menyampaikan bahwa partai berlambang banteng moncong putih itu hingga kekinian belum menentukan jadwal pelaksaan Kongres partai.

Menurutnya, pelaksaan kongres kemungkinan mundur dari rencana awal April tahun ini.

"Kongres sampai saat ini belum ditentukan akan dilaksanakan kapan," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (14/4/2025).

Ia mengatakan, hal tersebut dengan pertimbangan melihat situasi dan kondisi kekinian, pelaksanaan kongres dinilai tak perlu dilakukan secara terburu-buru.

"Karena melihat situasi, kondisi yang ada, tentu saja ini tidak perlu dilakukan terburu-buru, semuanya on the track, masih bisa dilaksanakan tugas-tugas yang ada di internal PDI Perjuangan, dan semuanya berada dalam kendali ketua umum," ujarnya.

Lebih lanjut, Puan menyampaikan bahwa kemungkinan Kongres PDIP tak akan digelar pada April ini. Namun tak akan melewati dari Tahun 2025.

"Bisa saja mundur di bulan April, namun pastinya insya Allah tidak lebih dari tahun 2025," pungkasnya.

Sebelumnya, Puan Maharani mengungkapkan bahwa setelah lebaran pihaknya akan menentukan jadwal pelaksaan Kongres PDIP.

Sebelum menggelar kongres akan digelar rapat terlebih dahulu untuk memutuskan waktunya.

"Untuk masalah kongres, sampai saat ini DPP partai belum memutuskan kapan akan diselenggarakannya dan pada bulan apa," kata Puan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (11/3/2025).

Ia mengatakan, sebelumnya memang sempat disampaikan bahwa kongres akan dilaksanakan pada April 2025. Namun kekinian PDIP sedang fokus menghadapi Ramadan.

"Jadi kita selesaikan dulu ibadah puasa kita menuju lebaran," ujarnya.

Lebih lanjut, setelah itu, kata Puan Maharani, nantinya Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri akan memutuskan dalam rapat bersama DPP PDIP mengenai waktu pasti pelaksanaan kongres akan digelar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kongres PDIP Terus Ditunda, Ganjar Pranowo Ungkap Alasan 'Hari Baik', Tapi Ada Apa Sebenarnya?

Kongres PDIP Terus Ditunda, Ganjar Pranowo Ungkap Alasan 'Hari Baik', Tapi Ada Apa Sebenarnya?

News | Rabu, 16 April 2025 | 10:19 WIB

Ganjar Pranowo: Tren Suara dari Bawah Masih Menginginkan Megawati Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

Ganjar Pranowo: Tren Suara dari Bawah Masih Menginginkan Megawati Jadi Ketua Umum PDIP Lagi

News | Rabu, 16 April 2025 | 07:39 WIB

Cerita Megawati Soal Hubungan Indonesia-Uzbekistan Terjalin dari Makam Imam Bukhari

Cerita Megawati Soal Hubungan Indonesia-Uzbekistan Terjalin dari Makam Imam Bukhari

News | Selasa, 15 April 2025 | 23:19 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×