Hanya Sebut Prabowo Subianto untuk Capres 2029, PAN Tinggalkan Gibran?

Selasa, 22 April 2025 | 11:40 WIB
Hanya Sebut Prabowo Subianto untuk Capres 2029, PAN Tinggalkan Gibran?
Wakil Ketua Umum PAN, Saleh Partaonan Daulay. (Dok: DPR)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Saleh Partaonan Daulay menegaskan bahwa calon wakil presiden (cawapres) untuk Pilpres 2029 yang didukung partainya tak akan mengerucut pada satu nama saja. 

Pernyataan itu ditegaskan Saleh setelah PAN menegaskan hanya mendukung Prabowo Subianto kembali menjadi calon presiden (caprea) pada Pilpres 2029. Sedangkan untuk nama cawapres, sementara PAN tidak menyebut nama Gibran Rakabuming Raka.

"Bang Zulhas kan sudah sampaikan bahwa soal cawapres sangat terbuka untuk dibicarakan. Ada banyak kemungkinan calon yang bisa didorong. Tidak mengerucut pada satu nama saja," kata Saleh kepada Suara.com, Selasa (22/4/2025). 

Ia menegaskan bahwa hal tersebut berarti posisi cawapres yang akan didukung PAN masih dinamis. 

"Kalau masih bisa dibicarakan, berarti masih dinamis. Siapa saja masih berpeluang. Bisa dari internal PAN, bisa juga dari luar," katanya. 

Lebih lanjut, Saleh mengatakan, bagi pihak eksternal yang ingin didukung oleh PAN sebagai cawapres, maka dipersilakan untuk melakukan pendekatan ke partai. 

"Kalau mau didukung PAN, ya tentu harus dekat dengan PAN. Semua pihak dipersilahkan melakukan komunikasi dan pendekatan dengan PAN," ujarnya. 

Saleh kemudian menegaskan bahwa yang disampaikan Zulkifli Hasan sebagai ketua umum semata-mata hanya untuk membesarkan PAN. 

"Kerja-kerja politik yang dilakukan diarahkan pada upaya itu. Semua kader di legislatif dan eksekutif diminta ikut bersama-sama membantu dan memberdayakan masyarakat," katanya. 

Baca Juga: Analis Boni Hargens Sebut Mustahil Gibran Bisa Diganti dari Posisi Wapres, Begini Penjelasannya

Sebelumnya, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas mantap menyatakan kembali mendukung Ketua Umum Partai Gerinda Prabowo Subianto kembali maju di Pilpres 2029. 

Prabowo 'Harga Mati'

Dengan pernyataan tersebut, Zulhas menegaskan bahwa penentuan calon kepala negara pada Pilpres selanjutnya dari PAN sudah selesai. 

Sementara untuk cawapres, Zulhas mempersilakan siapapun untuk memperebutkannya. 

"Itu sudah menjadi tekad saya, dan tekad kita semuanya. Saya juga sampaikan kepada Pak Prabowo, yang penting buat saya Pak, partai saya besar. Itu yang paling penting," ujar Zulhas dalam acara halal bihalal PAN di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN, Jakarta Selatan pada Minggu (20/4/2025).

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Suara.com/Fakhri)
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas. (Suara.com/Fakhri)

Ia merasa partainya juga sudah memiliki kekuatan cukup besar dalam memperebutkan kursi cawapres. Karena itu, posisi RI 2 ini perlu dibahas lagi dengan pihak terkait di koalisi nanti. 

"Kalau capres silakan. Kalau wapres, kita bicara. Iya kan? Kita bicara. Jadi saudara-saudara, kita lihat kekuatan kita seperti ini. Yang terlihat saja, saudara saksikan," ungkapnya. 

Zulhas menyatakan bahwa PAN merupakan partai terbuka. Sehingga, para kader yang berkeinginan menjadi pendamping Prabowo juga diperbolehkannya berjuang. 

"Jadi memang di PAN itu terbuka, kader kader pan dari manapun dan menteri-menteri silahkan kalau punya keinginnan kalau punya kesungguhan siapapun bisa bertarung untuk jadi wapres, PAN itu begitu memang terbuka, kalau Presiden kan sudah clear tuh," katanya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion, Dedi Kurnia Syah menilai bahwa pernyataan Zulhas tersebut mencerminkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang tidak dibentuk untuk selamanya.

Mengingat KIM lambat laun akan menyesuaikan seiring pelaksanaan Pilpres 2029.

"Tentu statemen itu menggambarkan jika KIM memang bukan koalisi permanen untuk presiden dan wakilnya, menjelang Pemilu 2029 dipastikan akan terjadi perubahan," kata Dedi kepada Suara.com, Senin (21/4/2025).

Tak hanya itu, Dedi juga melihat bahwa pernyataan Zulhas yang menegaskan dukungan kembali kepada Prabowo merupakan bentuk konsistensi dari PAN.

Apalagi, PAN memang selalu mendukung pencapresan Prabowo.

"Statemen itu sebenarnya konsistensi PAN, Zulkifli Hasan sendiri tidak pernah mendukung Jokowi, sejak awal ia berada di poros Prabowo, dan jika kemudian menjanjikan mendukung kembali Prabowo itu rasional," kata Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI