ICW Kritik TNI Ikut Sibuk Urusi MBG: Tidak Sesuai Tugas dan Fungsinya

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Rabu, 30 April 2025 | 15:14 WIB
ICW Kritik TNI Ikut Sibuk Urusi MBG: Tidak Sesuai Tugas dan Fungsinya
Foto sebagai ILUSTRASI: Potret siswa-siswi SDN 004 Samarinda menikmati Makan Bergizi Gratis di sekolahnya. [kaltimtoday.co]

Suara.com - Indonesia Corruption Watch (ICW) menyampaikan kritik tajam terhadap keterlibatan aparat militer dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah. Menurut ICW, kehadiran militer dalam program berbasis pelayanan publik seperti MBG merupakan bentuk penyimpangan dari tugas pokok dan fungsi Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Staf divisi riset dan advokasi lCW Eva Nurcahyani menyebut, keterlibatan militer dalam program ini bukan hanya melenceng dari prinsip profesionalisme TNI, tetapi juga berdampak negatif terhadap psikologis siswa penerima manfaat.

"Keterlibatan aparat militer di dalam implementasi MBG ini juga jadi catatan dari ICW karena sudah tentu ini tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya TNI itu sendiri. Kenapa akhirnya dia bisa ikut dalam mengimplementasikan program ini," kata Eva dalam diskusi secara virtual, Rabu (39/4/2025).

Sebelumnya, ICW melakukan pemantauan secara acak di 36 titik sekolah yang sudah mendapat pembagian MBG. Beberapa di antaranya proses pembagian itu turut dikawal oleh aparat TNI.

ICW memandang fenomena ini sebagai bagian dari tren lebih besar, yakni militarisasi ranah sipil. Eva menekankan bahwa ini menjadi alarm serius bagi demokrasi dan pelayanan publik.

"Dengan adanya keterlibatan aparat militer di wilayah, siswa-siswa merasa bahwa ini ada intimidasi dan keterpaksaan karena ada beberapa siswa yang menolak makanan ini. Kemudian ini jadi catatan terkait fenomena tren militarisasi di ranah-ranah sipil yang tentunya ini sangat bertentangan dengan profesionalisme dan pelayanan-pelayanan publik," kritiknya.

ICW mendesak pemerintah untuk mengevaluasi pelibatan aparat militer dalam program-program sipil, dan mengembalikan fungsi militer ke jalurnya sesuai dengan mandat konstitusi. Menurut Eva, seharusnya militer tidak disentralkan untuk mengimplementasikan program-program yang berbasis pelayanan publik.

"Karena dengan begitu jadi tidak ada pemisahan antara ruang-ruang sipil dengan ruang-ruang militer," pungkasnya.

Latih 10 Ribu Relawan Demi Kualitas MBG

baca juga
Prajurit TNI mengawal proses distribusi program Makan Bergizi Gratis di Kampung Sayuran, RT 05 RW 03, Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Prajurit TNI mengawal proses distribusi program Makan Bergizi Gratis di Kampung Sayuran, RT 05 RW 03, Desa Kertasari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Rabu. ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) melatih 10 ribu relawan di Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) untuk meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan penjamah makanan tersebut berlangsung serentak di area Jabodetabek dan Jawa Barat untuk memastikan para pekerja di SPPG memiliki kompetensi dalam menangani dan menyajikan makanan bergizi dalam skala besar.

"Pengetahuan relawan harus dibentuk, karena penyajian makanan itu tidak bisa sembarangan. Ini soal kesehatan, keamanan makanan dalam upaya membangun gizi bangsa," kata Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN Sony Sanjaya dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (28/4/2025).

Dia menjelaskan pembekalan pengetahuan bagi para relawan tersebut penting mengingat setiap hari program MBG perlu menyediakan makanan hingga kurang lebih 4.000 penerima manfaat.

"Kita harus pahami, memasak untuk tiga atau empat orang tentu berbeda dengan menyiapkan makanan untuk 500, 1.000, bahkan sampai 4.000 orang. Jadi, semua relawan wajib dibekali pelatihan ini agar memahami pengetahuan, menguasai keterampilan, dan mematuhi etika atau standar operasional prosedur (SOP)," ujar dia sebagaimana dilansir Antara.

Dia menjelaskan teknis penyiapan makanan harus dilakukan dengan benar untuk meningkatkan kualitas MBG yang dibagikan kepada para penerima manfaat.

"Mereka harus tahu bagaimana menangani bahan makanan yang baik, misalnya, daging ayam tidak boleh berada terlalu lama di suhu ruang. Penanganan sayuran juga berbeda-beda, yang itu semua dijelaskan oleh para pakar hari ini," ucapnya.

Sony mengemukakan pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan integritas dan kualitas layanan SPPG yang sering menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program MBG.

Berdasarkan data BGN, hingga saat ini terdapat lebih dari 43.000 relawan penjamah makanan yang bertugas di 1.071 SPPG se-Indonesia, sedangkan total relawan SPPG yang telah mengikuti pelatihan 10.300 orang per April 2025.

Materi pelatihan disampaikan langsung oleh para ahli dan pejabat teknis dari berbagai instansi, yakni Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM).

BGN berharap, pengetahuan yang disampaikan oleh para pakar tersebut selama pelatihan dapat diimplementasikan dengan baik oleh seluruh relawan di lapangan agar program MBG berjalan lebih optimal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Dibubarkan karena Muncul Masalah, Analis Ungkap Alasan MBG Perlu Dilanjutkan dan Dibenahi

Bukan Dibubarkan karena Muncul Masalah, Analis Ungkap Alasan MBG Perlu Dilanjutkan dan Dibenahi

News | Rabu, 30 April 2025 | 09:10 WIB

CEK FAKTA: Prabowo Batalkan MBG, Ganti Program Pendidikan Gratis

CEK FAKTA: Prabowo Batalkan MBG, Ganti Program Pendidikan Gratis

News | Selasa, 29 April 2025 | 11:46 WIB

Sebut Anggaran Fantastis MBG Irasional, Ekonom Ferry Latuhihin: Kok Maksa Banget, Ini Proyek Siapa?

Sebut Anggaran Fantastis MBG Irasional, Ekonom Ferry Latuhihin: Kok Maksa Banget, Ini Proyek Siapa?

News | Senin, 28 April 2025 | 20:50 WIB

Dicap Koplak, Ekonom Ferry Latuhihin Skakmat Kepala Bappenas soal MBG: Ini Sekolahnya di Mana?

Dicap Koplak, Ekonom Ferry Latuhihin Skakmat Kepala Bappenas soal MBG: Ini Sekolahnya di Mana?

News | Senin, 28 April 2025 | 14:38 WIB

Kronik Dehumanisasi dalam Kebijakan: Ketika Angka Membungkam Derita

Kronik Dehumanisasi dalam Kebijakan: Ketika Angka Membungkam Derita

Your Say | Minggu, 27 April 2025 | 18:41 WIB

Selain di Cianjur, Siswa SD di Sultra Muntah-Muntah Usai Santap Ayam Krispi dari MBG

Selain di Cianjur, Siswa SD di Sultra Muntah-Muntah Usai Santap Ayam Krispi dari MBG

News | Sabtu, 26 April 2025 | 15:03 WIB

Diduga Gelapkan Dana MBG Hampir Rp1 Miliar, Yayasan MBN: Uangnya Masih Ada di Dalam Rekening

Diduga Gelapkan Dana MBG Hampir Rp1 Miliar, Yayasan MBN: Uangnya Masih Ada di Dalam Rekening

News | Jum'at, 25 April 2025 | 16:59 WIB

Terkini

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Anomali Keamanan INDODAX, Tak Ditemukan Transfer Ilegal dan Kebocoran Data

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:14 WIB

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

Viral Suami Beristri Spek Bidadari Diduga Selingkuh dengan Wanita Mirip Jokowi

News | Senin, 02 November 2026 | 10:13 WIB

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Catat! Ini Daftar Pekerja yang Tidak Bisa Dapat BSU 2026 Menurut Permenaker Terbaru

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 10:12 WIB

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Pajak Pembalut vs Kondom: Menakar Keadilan Transaksi Kesehatan Perempuan

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:10 WIB

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Cara Menemukan File dan Aplikasi yang Memakan Ruang di HP Android

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 10:01 WIB

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Laut Bercerita, Kisah Masa Lalu yang Terasa Dekat dengan Indonesia Hari Ini

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Pemerintah Atur Tarif Angkutan Barang Penyeberangan Mulai 2027

Foto | Senin, 02 November 2026 | 10:00 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bos CFX Ungkap Biang Kerok Penyebab Pasar Kripto RI Loyo

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:55 WIB

Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?

Resmi! 5 Pembalap Veteran Ini Terdepak dari MotoGP 2027, Siapa Saja?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 09:48 WIB

×