Tak Lagi Oposisi karena Ada di Pemerintahan Prabowo, PKS Mohon Doa ke Rakyat

Dwi Bowo Raharjo, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 30 April 2025 | 19:04 WIB
Tak Lagi Oposisi karena Ada di Pemerintahan Prabowo, PKS Mohon Doa ke Rakyat
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Syaikhu, menegaskan kini posisi PKS berada di dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

PKS kini tak lagi jadi oposisi, sehingga dalam pemerintah Prabowo pihaknya memohon doa.

Meski sebelumnya di luar pemerintahan saat kepemimpinan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi, Syaikhu menegaskan selalu mengabdi untuk bangsa.

Hal tersebut Syaikhu sampaikan dalam acara Milad ke-23 PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2025).

"Ada catatan-catatan sejarah dan perjalanan panjang pengabdian PKS dalam membangun umat bangsa dan negara, baik saat berada di luar pemerintahan, maupun pada hari ini di dalam pemerintahan," kata Syaikhu.

"Juga seperti sebelumnya pada masa pemerintahan Presiden SBY dan hari ini Presiden Prabowo Subianto, kita berada di dalam pemerintahan," katanya menambahkan.

Ia lantas meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat Indonesia supaya PKS dapat terus bisa melayani. Terlebih mengingat posisi PKS sekarang berada dalam pemerintahan.

"Dalam momentum yang baik ini, kami mohon doa dari seluruh rakyat Indonesia agar PKS dapat kokoh melayani dan terus konsisten dalam mengabdi dengan sepenuh hati untuk kemajuan ibu pertiwi," katanya.

Apalagi, kata dia, PKS sendiri sebagai partai lahir dengan tujuan utama yakni untuk melayani dan mengabdi kepada bangsa. Hal tersebut, menurutnya sudah menjadi DNA bagi PKS

"Tidak hanya saat mendekati pemilu, dari pelosok-pelosok desa, membantu korban bencana, memberdayakan petani, buruh dan UMKM, bekerja dengan gigih tanpa pamrih, penuh kerelaan tanpa mengharapkan imbalan," pungkasnya.

baca juga

Soal Dukungan Pilpres

Sebelumnya, Ahmad Syaikhu mengaku tak punya kapasitas menyatakan dukungan kembali terhadap Prabowo Subianto untuk Pilpres 2029.

Menurutnya, soal sikap dukungan terhadap Prabowo atau tidak untuk 2029 akan diputusan Majelis Syuro PKS.

"Terkait dengan apa yang sudah saya sampaikan, bahwa kita mendukung di koalisi ini program-program asta cita dari Pak Presiden Prabowo," kata Syaikhu ditemui dalam acara Milad ke-23 PKS di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (30/4/2025).

"Nah adapun tadi kaitan dengan nanti masalah hubungan di tahun 2029, saya Presiden PKS tidak memiliki kapasitas untuk itu," katanya lagi.

Menurutnya, soal sikap politik partai akan diputuskan oleh Majelis Syuro nantinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PKS Belum Pastikan Dukung Prabowo di 2029, Ahmad Syaikhu: Keputusan Ada di Majelis Syuro

PKS Belum Pastikan Dukung Prabowo di 2029, Ahmad Syaikhu: Keputusan Ada di Majelis Syuro

News | Rabu, 30 April 2025 | 18:41 WIB

Surat Resign Hasan Nasbi Masih Dipelajari, Mensesneg: Bisa Jadi Pak Prabowo Tak Mau

Surat Resign Hasan Nasbi Masih Dipelajari, Mensesneg: Bisa Jadi Pak Prabowo Tak Mau

News | Rabu, 30 April 2025 | 18:15 WIB

Cegah Tawuran, PKS Sarankan Pramono Kirim Pemuda Pengangguran di Jakarta Ikut Pelatihan Militer

Cegah Tawuran, PKS Sarankan Pramono Kirim Pemuda Pengangguran di Jakarta Ikut Pelatihan Militer

News | Rabu, 30 April 2025 | 16:03 WIB

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

News | Rabu, 30 April 2025 | 15:05 WIB

Dasco Singgung soal Indonesia Gelap saat Temui Buruh: Indonesia Itu Masa Depannya Terang

Dasco Singgung soal Indonesia Gelap saat Temui Buruh: Indonesia Itu Masa Depannya Terang

News | Rabu, 30 April 2025 | 14:53 WIB

Terkini

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Layanan Digital MNC Bank Lumpuh, Nasabah Ngamuk: Itu Duit Kita, Bukan Duit Lu!

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:05 WIB

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Ramalan Zodiak Paling Beruntung 3 November 2026, Siap Panen Hoki Hari Ini

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 08:55 WIB

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Pegadaian Raih The Finance Special Award 2026 Berkat Inovasi Transformasi Digital

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 08:52 WIB

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Anime Charisma Tayang Januari 2027, Kisah 7 Penghuni dengan Karisma Berbeda

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:50 WIB

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

Nama Ahmad Dhani Muncul di Sidang Korupsi Bea Cukai, KPK Buka Peluang Hadirkan sebagai Saksi!

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:49 WIB

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

×