- Aplikasi MotionBank milik PT Bank MNC Internasional Tbk mengalami gangguan sistem total sejak awal November 2026.
- Manajemen MNC Bank menyatakan tim teknis sedang melakukan proses pemulihan menyeluruh agar layanan kembali normal.
- Nasabah diarahkan menggunakan ATM atau kantor cabang karena pembatasan penarikan tunai maksimal dua juta rupiah.
Suara.com - Perbankan digital Tanah Air tengah diramaikan oleh keluhan nasabah terkait gangguan sistem yang melanda PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank). Kelumpuhan infrastruktur digital pada aplikasi MotionBank ini memicu gelombang protes dari para nasabah, terutama kaum produktif di kota-kota besar yang aktivitas finansialnya sangat bergantung pada transaksi non-tunai. Merespons kegaduhan yang mendominasi linimasa media sosial dalam beberapa hari terakhir, pihak manajemen akhirnya tampil memberikan klarifikasi resmi kepada publik.
Corporate Secretary MNC Bank, Edward Kennetze, mengonfirmasi bahwa saat ini jajaran teknis perusahaan sedang bekerja keras melakukan proses pemulihan (recovery) secara menyeluruh terhadap infrastruktur layanan transaksi digital.
Situasi ini berdampak langsung pada terhentinya sejumlah fungsi vital di dalam aplikasi MotionBank, sehingga nasabah untuk sementara waktu tidak dapat mengeksekusi layanan dasar seperti transfer antarbank maupun pemindaian QRIS.
"Sehubungan dengan kabar yang beredar di media sosial, Perseroan mengklarifikasi bahwa saat ini proses pemulihan (recovery) terhadap layanan transaksi digital Perseroan masih terus berlangsung," kata Corporate Secretary MNC Bank, Edward Kennetze saat dihubungi Redaksi Suara.com, Selasa (3/11/2026).
Edward menegaskan bahwa perseroan terus memaksimalkan upaya penanganan dan mitigasi krisis terbaik agar seluruh ekosistem jaringan layanan perbankan dapat kembali beroperasi normal dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
Sebagai wujud tanggung jawab dan komitmen untuk menjaga kenyamanan nasabah selama masa transisi pemulihan sistem ini bergulir, manajemen MNC Bank telah menyiapkan sejumlah skenario solusi alternatif bagi masyarakat yang membutuhkan akses dana darurat.
Bagi nasabah yang sangat membutuhkan uang kartal, pihak bank mengarahkan agar masyarakat tidak terpaku pada layanan mobile banking yang sedang dalam perbaikan, melainkan beralih sementara ke mesin-mesin anjungan yang tersedia.
"Memanfaatkan jaringan ATM MNC Bank yang tersebar di seluruh Indonesia untuk nasabah yang ingin melakukan transaksi penarikan tunai atau pengecekan saldo," ujar dia.
Di samping pemanfaatan infrastruktur mesin ATM, Edward juga menyarankan nasabah yang memiliki keperluan administratif atau transaksi finansial mendesak dalam jumlah tertentu untuk mendatangi unit kerja fisik bank secara langsung.
"Mengunjungi kantor cabang MNC Bank terdekat sesuai dengan hari dan jam operasional yang berlaku. Menghubungi Call Center MNC Bank kapan saja di nomor 1500188 untuk nasabah yang membutuhkan informasi lebih lanjut," kata dia.
Klarifikasi dari manajemen ini hadir sebagai jawaban atas rentetan keluhan warganet yang terus mengeskalasi di berbagai platform media sosial, khususnya Threads. Banyak nasabah dari kelompok usia milenial dan Generasi Z yang meluapkan kepanikan mereka setelah mendapati aplikasi MotionBank tak bisa digunakan.
Rasa frustrasi tersebut kian memuncak saat mereka mendatangi kantor cabang dan mengklaim hanya diizinkan melakukan penarikan tunai maksimal Rp2 juta di loket teller, yang oleh beberapa nasabah dinarasikan terkait dengan alasan likuiditas kas pada saat kejadian.
Salah satu kasus yang paling menyedot atensi publik dibagikan oleh seorang pengguna platform Threads dengan identitas akun @nov****a_kao pada Senin (2/11/2026). Dalam ceritanya, nasabah tersebut menempuh perjalanan menuju kantor pusat MNC Bank di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, demi mencairkan dananya secara manual. Langkah konvensional ini terpaksa diambil lantaran seluruh akses digital yang dimilikinya, mulai dari QRIS hingga sistem Anjungan Tunai Mandiri (ATM), diklaim mengalami kelumpuhan total.
Namun, ekspektasi untuk segera mengamankan seluruh dana pribadinya justru berbenturan dengan regulasi darurat yang diterapkan oleh pihak bank di lapangan.
"Bayangin lagi butuh duit ..yg mana duitnya yg mau diambil itu duit kita sendiri tapi dibatasi cuma 2 juta per hari. Buang-buang waktu tenaga dan bensin tiap hari kesini buat ngosongin saldo, gak percaya lagi dah pakai bank ini,"
Insiden ini rupanya tidak berdiri sendiri. Suara kekecewaan senada turut digaungkan oleh pengguna lain yang merasa dirugikan oleh situasi operasional perbankan tersebut. Akun @fuji****tika98 secara gamblang membongkar kebingungannya setelah mendapati fitur-fitur dasar perbankan tak berfungsi, ditambah dengan sulitnya menembus akses komunikasi ke pusat layanan pelanggan resmi.
"Ini MNC BANK gila ya, aplikasi Motion nggak bisa sama sekali baik itu transfer/top up/qris/atm/atm bersama. Kemarin langsung ke teller mau narik semua dan cuman bisa ditarik 2jt dengan alasan duit yg tersedia sedikit orang pada narik semua. Ini duit nasabah bukan duit lu pada. Call center di tlfn nggak jawab, di chat nggak balas, kolom komentar di matiin. Nggak ada kejelasan sedikit pun. Kalau lu gonjang ganjing jangan ngajakk" gw @motionbankid @motion.bank.official @officialmncbank"