Pramono Tawarkan Pemkab Karawang Belajar Bikin Aplikasi JAKI Warisan Anies: Ini Gratis!

Bangun Santoso, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 06 Mei 2025 | 17:13 WIB
Pramono Tawarkan Pemkab Karawang Belajar Bikin Aplikasi JAKI Warisan Anies: Ini Gratis!
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota Jakarta, Senin (5/5/2025). (ANTARA/Lifia Mawaddah Putri).

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menawari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk mengadopsi penerapan aplikasi Jakarta Kini (JAKI). Ia menilai perangkat lunak ini sangat membantu pemerintah dalam memantau warga.

JAKI sendiri merupakan platform digital yang menjadi warisan pemerintahan eks Gubernur DKI, Anies Baswedan.

Penawaran itu disampaikan Pramono saat menghadiri acara Panen Raya di Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025). Ia mempersilakan Bupati Karawang Aep Syaepuloh beserta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat untuk meniru sistem kerja JAKI.

"Dalam kesempatan ini, saya ingin menawarkan dua hal. Yang pertama kalau Bapak Bupati dan Forkopimda Karawang setuju, kami menawarkan untuk menggunakan JAKI," jelasnya.

Lewat JAKI, warga Jakarta bisa memantau harga pangan, kualitas udara, hingga melaporkan beragam keluhan masyarakat. Menurut Pramono, platform ini sudah menjadi tulang punggung pelayanan publik di Jakarta.

"JAKI itu adalah aplikasi yang ada di pemerintah Jakarta yang sekarang ini hampir 93 persen aktivitas masyarakat Jakarta itu terpantau melalui JAKI," sambungnya.

Meski membuka kesempatan selebar-lebarnya, Pramono menegaskan bahwa Pemprov DKI hanya akan memberikan pendampingan teknis tanpa membiayai pembangunan aplikasinya.

"Secara khusus kami menawarkan kepada Bapak Bupati dan jajarannya, kalau mau belajar JAKI, gratis Pak. Tapi nanti kalau Bapak mau install bayar sendiri, tapi belajarannya full kami gratis," ujar dia disambut tawa.

Bukan hanya Karawang yang ditawari, Pramono mengaku pendekatan serupa juga sudah dilakukan kepada beberapa daerah lain seperti Lampung dan Banten. Ia menyebut manfaat JAKI sebagai platform pelayanan publik sudah dirasakan banyak pihak.

baca juga

"Saya yakin akan sangat bermanfaat karena pemerintahan Lampung dan beberapa pemerintah daerah, kemarin sudah juga, dalam minggu ini kalau gak salah Maluku Utara dan sebagainya," pungkasnya.

Kerjasama Ketahanan Pangan

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang untuk kerja sama ketahanan pangan, khususnya pengadaan komoditas beras bagi Jakarta.

"Kerjasamanya pengadaan beras untuk Jakarta," kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Kutawargi, Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/5/2025).

Pramono menjelaskan, kerja sama itu dilakukan karena Karawang memiliki luas sawah 88 ribu hektare, sementara Jakarta hanya 400 hektare.

“Sementara kebutuhan Jakarta per hari itu kurang lebih 2.500 ton beras. Dan untuk itu maka Pemprov Jakarta harus melakukan kerja sama yang produktif, yang saling menguntungkan dengan pemerintah-pemerintah daerah penghasil, salah satunya adalah Karawang,” kata Pramono.

Oleh karena itu, Pramono pun meminta kepada Food Station Tjipinang Jaya untuk bisa meningkatkan kerja sama dengan Pemkab Karawang.

“Di Karawang ini yang sudah dikerjasamakan kurang lebih 600 hektar, saya meminta kalau memang bisa ditingkatkan, mohon kepada jajaran Food Station untuk bisa dilakukan,” kata Pramono.

Menanggapi hal itu, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh mengakui, nota kesepahaman itu, hanya untuk sekitar hampir 600 hektare (sawah) yang akan dikerjasamakan.

Namun, ia juga menyatakan kesiapan jika akan ditingkatkan.

"Tadi juga instruksi dari Gubernur DKI Jakarta, mudah-mudahan bisa lima kali lipat, 3.000 hektare, kami siap. Alhamdulillah, kami memiliki lahan sawah kurang lebih sekitar 88 ribu hektare,” kata Bupati Aep.

Aep menyampaikan terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Food Station Tjipinang Jaya.

Dia berharap, kerja sama tersebut berjalan dengan baik dan lancar.

Pramono dan Aep belum merinci kerja sama itu.

Bentuk kerja sama

Beberapa tahun terakhir, Pemprov DKI dengan sejumlah daerah, khususnya Pemkab Karawang, sudah mengadakan kerja sama ketahanan pangan, khususnya melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya.

Data yang dihimpun ANTARA menyebutkan, bentuk kerjasamanya, terbagi dalam tiga pola. Pertama, kontrak "farming" dan budidaya padi. Ini terjadi sejak 2019, PT Food Station telah menjalin kerja sama dengan Koperasi Produsen Hurip Tani Mandiri di Karawang dalam bentuk kontrak "farming".

Kemudian, pada 2022, kerja sama ini mencakup lahan seluas 700 hektare untuk program "standby buyer" dan 100 hektare untuk program budidaya padi varietas Ciherang di Desa Tanjung Pura, Karawang Barat

Kontrak farming adalah sistem kerja sama antara petani dan pihak pembeli (seperti perusahaan, koperasi, atau BUMD) berdasarkan perjanjian tertulis yang mengatur: jenis komoditas yang ditanam atau diproduksi petani, kualitas dan kuantitas yang harus dipenuhi, harga beli yang disepakati sebelumnya dan waktu panen dan pengiriman, serta terkadang dukungan input produksi seperti benih, pupuk, teknologi, atau modal.

Kedua, panen bersama dan pendampingan teknologi. Ini terjadi pada Desember 2023, PT Food Station bersama Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) binaan PT Buana Tani Berkah melakukan panen padi di lahan seluas 164 hektare di Desa Purwajaya, Kecamatan Tempuran, Karawang.

Kerja sama ini mencakup pembiayaan pupuk non-subsidi, obat pertanian, tenaga kerja, serta pendampingan dalam implementasi teknologi pertanian yang baik (good agriculture practice). Hasilnya, produktivitas meningkat dari rata-rata 6,2 ton per hektare menjadi 6,8 ton per hektare .

Ketiga, penerapan teknologi pertanian ramah lingkungan. PT Food Station mendorong penggunaan pupuk organik seperti extragen dan komsah untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen. Tujuannya, meningkatkan produktivitas dari lima ton menjadi 7–8 ton per hektare serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luas Sawah di Jakarta Tak Sebanding Kebutuhan Beras Warga, Pemprov DKI Gandeng Karawang

Luas Sawah di Jakarta Tak Sebanding Kebutuhan Beras Warga, Pemprov DKI Gandeng Karawang

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 15:52 WIB

Pelamar Membludak: Gaji PPSU Jakarta Rp 5,3 Juta Plus Tunjangan, Pramono Klaim Bebas Ordal

Pelamar Membludak: Gaji PPSU Jakarta Rp 5,3 Juta Plus Tunjangan, Pramono Klaim Bebas Ordal

News | Selasa, 06 Mei 2025 | 15:02 WIB

PSI Kritik Perpustakaan Malam di Jakarta, Pramono: Jumlahnya Sedikit, Anggaran Aman

PSI Kritik Perpustakaan Malam di Jakarta, Pramono: Jumlahnya Sedikit, Anggaran Aman

News | Senin, 05 Mei 2025 | 22:37 WIB

Pramono Anung Serius Kaji IPO PAM Jaya, Targetkan Dana Segar Rp8 Triliun

Pramono Anung Serius Kaji IPO PAM Jaya, Targetkan Dana Segar Rp8 Triliun

News | Senin, 05 Mei 2025 | 20:18 WIB

PSI Kritisi Rencana Pramono Buka Perpustakaan-Museum Sampai Malam: Jangan Jadi Pos Anggaran Baru

PSI Kritisi Rencana Pramono Buka Perpustakaan-Museum Sampai Malam: Jangan Jadi Pos Anggaran Baru

News | Senin, 05 Mei 2025 | 19:18 WIB

Pramono Sebut Daycare Balai Kota Lebih Baik Ketimbang di Seskab: PNS Kementerian Saja Titip ke Sini

Pramono Sebut Daycare Balai Kota Lebih Baik Ketimbang di Seskab: PNS Kementerian Saja Titip ke Sini

News | Senin, 05 Mei 2025 | 15:55 WIB

Usulkan Nama-nama Pimpinan SKPD Baru, Gubernur Pramono Klaim Tak Ada Pertimbangan Personal

Usulkan Nama-nama Pimpinan SKPD Baru, Gubernur Pramono Klaim Tak Ada Pertimbangan Personal

News | Senin, 05 Mei 2025 | 15:37 WIB

Terkini

5 Cara Memilih Bedak Tabur yang Tahan Lama untuk Penggunaan Sehari-hari

5 Cara Memilih Bedak Tabur yang Tahan Lama untuk Penggunaan Sehari-hari

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 07:25 WIB

Pecahkan Rekor! The Early Spring Jadi Drama China Tersukses di Netflix

Pecahkan Rekor! The Early Spring Jadi Drama China Tersukses di Netflix

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:25 WIB

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

Kapal Kargo Panama Tabrak Kapal Nelayan China di Selat Singapura

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:19 WIB

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun

News | Selasa, 22 September 2026 | 07:14 WIB

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Peraturan Membawa Powerbank ke Dalam Pesawat Terbaru 2026, Cek Batas mAh yang Aman

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 07:10 WIB

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Seni Tidak Melakukan Apa-Apa: Membedah Konsep Niksen Lewat Neurosains

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Perbankan Diminta Waspadai Dampak Karhutla, Risiko NPL Jadi Perhatian

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 07:05 WIB

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi

News | Selasa, 22 September 2026 | 06:56 WIB

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

10 Cara Menghilangkan Noda Oli di Baju untuk Ibu Rumah Tangga

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 06:44 WIB

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Apakah Aman Membiarkan Charger HP Tetap Menancap di Stop Kontak Seharian?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 05:42 WIB

×