- Pesawat Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam di landasan Bandara LaGuardia, New York, pada Minggu (22/3), menewaskan dua pilot.
- Tabrakan terjadi saat pesawat mendarat dengan kecepatan 24 mph meski petugas ATC berteriak "Stop, stop, stop!" karena kesalahan koordinasi.
- Insiden ini mengakibatkan 11 penumpang dan dua petugas darurat luka, memaksa penutupan sementara Bandara LaGuardia untuk investigasi NTSB.
Suara.com - Insiden tragis terjadi di Bandara LaGuardia saat pesawat penumpang milik Air Canada bertabrakan dengan truk pemadam di landasan pacu Bandara LaGuardia, New York, AS, Minggu (22/3) waktu setempat.
Rekaman audio seperti dirilis NY Post mengungkap momen panik sebelum kecelakaan yang menewaskan pilot dan kopilot.
Dalam rekaman komunikasi menara kontrol, terdengar petugas lalu lintas udara berulang kali berteriak, “Stop, stop, stop!” saat mencoba menghentikan kendaraan dan pesawat.
Namun, tabrakan tak terhindarkan ketika pesawat yang baru mendarat menabrak kendaraan darurat yang sedang melintas.
![Bandara LaGuardia di New York City ditutup sementara setelah pesawat Air Canada menabrak kendaraan di landasan pacu. [Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/23/52741-pesawat-air-kanada.jpg)
Petugas menara kemudian mengakui kesalahannya.
“Kami sedang menangani keadaan darurat, dan saya melakukan kesalahan,” ujarnya dalam rekaman tersebut.
Pernyataan itu langsung direspons oleh kru pesawat lain dengan mencoba menenangkan, “Anda sudah melakukan yang terbaik.”
Pesawat jenis CRJ-900 yang dioperasikan Jazz Aviation itu membawa 72 penumpang dan empat awak.
Saat kejadian, pesawat melaju sekitar 24 mph sebelum menghantam truk yang tengah merespons laporan darurat dari penerbangan lain.
Akibat insiden ini, dua pilot dinyatakan tewas, sementara sedikitnya 11 penumpang dan dua petugas darurat mengalami luka dan harus dirawat di rumah sakit.
Kondisi pesawat mengalami kerusakan parah di bagian depan.
Pihak berwenang langsung menutup operasional Bandara LaGuardia untuk sementara.
Tim dari National Transportation Safety Board dijadwalkan turun tangan menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Sebelum tabrakan, dilaporkan ada pesawat lain yang mengalami gangguan teknis berupa bau di kabin yang membuat awak kabin merasa tidak enak badan.
Situasi darurat itu diduga memicu kepadatan koordinasi di menara kontrol.