Cemburu Buta! Pria di Bekasi Gorok Leher Teman Sendiri Gara-gara Wanita

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Minggu, 11 Mei 2025 | 12:30 WIB
Cemburu Buta! Pria di Bekasi Gorok Leher Teman Sendiri Gara-gara Wanita
Ilustrasi pembunuhan. [Ist]

Suara.com - Seorang pria bernama Roni alias Baseng (48) tega menggorok leher temannya sendiri lantaran terbakar api cemburu.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raya Kebalen depan Perum Havana Taman Kebalen, Babelan, Bekasi, Jawa Barat, pada Kamis (8/5) lalu.

Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya, AKBP Resa F Marasabessy mengatakan sebelum melakukan aksinya pelaku dan korban sempat nongkrong bareng di warung Sate Biawak, Jalan Raya Perjuangan, Bekasi Utara.

Setelahnya tersangka Baseng, meminta korban untuk mengantarkannya pulang menggunakan sepeda motor milik korban.

Saat dalam perjalanan tersangka langsung menggorok leher korban menggunakan pisau yang telah ia persiapkan.

“Tersangka juga menusukkan pisau ke perut sebelah kiri korban hingga mengalamai luka robek dan korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai,” kata Resa kepada wartawan, Minggu (11/5/2025).

Usai menikam, Baseng kemudian meninggalkan korbannya begitu saja di tengah jalan. Korban yang ditemukan tergeletak di pinggir jalan segera dilarikan ke RSUD Teluk Pucung.

Resa menjelaskan, tersangka tega menggorok leher korban karena cemburu. Pasalnya korban bakal menikahi wanita yang ditaksir oleh pelaku.

“Merasa cemburu karena perempuan yang dicintai akan dinikahi pria lain. Pelaku langsung berusaha mencari keberadaan korban, lalu mempersiapkan senjata tajam jenis pisau untuk berusaha membunuh korban,” ucapnya.

baca juga

Setelah melakukan aksinya, tersangka sempat melarikan diri. Namun, pelariannya segera ditemukan aparat.

Dari hasil penyelidikan, tersangka merupakan pelaku tunggal. Aparat juga menemukan barang bukti berupa pisau yang digunakan saat menikam korban.

Ilustrasi pembunuhan. [Ist]
Ilustrasi pembunuhan. [Ist]

Tersangka Baseng dijerat dengan Pasal 340 KUHP jo Pasal 53 KUHP dan atau Pasal 355 ayat (1) KUHP dan atau Pasal 351 ayat (2) KUHP tentang percobaan pembunuhan berencana dan atau penganiayaan berat yang direncanakan, dan atau penganiayaan berat.

Mayat Driver Ojol Terbungkus Kasur

Sebelumnya, kasus pembunuhan serupa juga terjadi di Bekasi. Seorang driver ojek online bernama Arif Widodo ditemukan tewas dengan kondisi terlilit kasur di Aren Jaya, Bekasi Timur. 

Arif ternyata dibunuh oleh HJ (43), temannya saat masih duduk di bangku sekolah dasar (SD).

Fakta dalam kasus pembunuhan itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi.

Ade Ary menyampaikan, peristiwa ini bermula ketika HJ menumpang untuk bermalam di rumah korban. Korban diketahui berprofesi sebagai tukang ojek online (ojol), tidak menaruh curiga terhadap pelaku lantaran telah mengenal lama.

“Pelaku menghubungi korban untuk meminta menginap di rumah korban dalam beberapa hari, karena lokasi tempat kerja pelaku sebagai sekuriti di sebuah mal itu dekat dengan rumah korban,” kata Ade Ary, saat di konfirmasi, Kamis (6/3/2025).

Hingga akhirnya, niat buruk pelaku muncul. HJ ingin menguasai harta milik korban, seperti uang, motor, dan ponsel.

“Jumat 28 Februari 2025 sekitar pukul 5.30 WIB, pelaku terbangun dan melihat korban masih tertidur dengan posisi miring ke arah kiri, sehingga timbul niat pelaku untuk mengambil motor, uang, dan HP milik korban,” ujarnya.

Saat itu, HJ melihat ada sebatang kayu di ruang dapur dan langsung mengambilnya. Setelahnya HJ langsung memukul kepala korban dengan bengis sebanyak 6 kali.

“Setelah memastikan korban meninggal selanjutnya pelaku memindahkan korban ke bagian belakang rumah dengan menutupnya dengan tikar dan kasur, sedangkan balok yang digunakan pelaku tadi diletakkan kembali di dekat dapur,” jelas Ade Ary.

Pelaku kemudian mengambil harta milik korban dan meninggalkan lokasi. Saat pelarian ini, pelaku sempat membuat barang bukti di sungai yang berada di Kelurahan Aren Jaya.

“Motor korban digunakan pelaku untuk aktivitas kerja sehari-hari sebagai security di sebuah mal,” jelasnya.
Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menciduk pelaku. Petugas juga telah menyita barang bukti berupa balok kayu, motor korban yang diambil oleh pelaku, tikar, dan pakaian milik korban. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah Negara Resmi Blokir Worldcoin, Indonesia Jadi yang Terbaru

Sejumlah Negara Resmi Blokir Worldcoin, Indonesia Jadi yang Terbaru

Bisnis | Kamis, 08 Mei 2025 | 10:28 WIB

Pramono Kasih Izin, Air PAM Jaya akan Mengalir hingga ke Bekasi

Pramono Kasih Izin, Air PAM Jaya akan Mengalir hingga ke Bekasi

News | Rabu, 07 Mei 2025 | 11:07 WIB

Terungkap! Demi Bunuh Jurnalis Juwita, Oknum TNI AL Gadai Motor Hingga Rekayasa Alibi

Terungkap! Demi Bunuh Jurnalis Juwita, Oknum TNI AL Gadai Motor Hingga Rekayasa Alibi

News | Senin, 05 Mei 2025 | 18:55 WIB

Terkini

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:36 WIB

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:30 WIB

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:23 WIB

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT

Bali | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Pekanbaru Cerah Berawan Hari Ini, Padang Hujan Intensitas Ringan

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Game Over: Menemukan Titik Temu Antara Seadanya dan Seandainya

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

×