MBG di Bogor Diduga Mengandung E. Coli dan Salmonella, Ketahui Bahayanya Bagi Tubuh Manusia

Dinda Rachmawati | Suara.com

Rabu, 14 Mei 2025 | 13:40 WIB
MBG di Bogor Diduga Mengandung E. Coli dan Salmonella, Ketahui Bahayanya Bagi Tubuh Manusia
Ratusan siswa SD di Depok alami diare massal karena air tercemar E. coli. (Shutterstock)

Suara.com - Kota Bogor tengah diguncang isu serius terkait dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa dari delapan sekolah berbeda. 

Lebih dari 200 siswa mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi makanan bantuan makan bergizi (MBG) yang didistribusikan oleh pihak penyedia. 

Pemerintah Kota Bogor pun segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang diduga menjadi sumber masalah.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengungkapkan bahwa dari hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), ditemukan adanya kandungan bakteri Escherichia coli (E. coli) dan Salmonella pada beberapa makanan yang dikonsumsi siswa. 

Dua menu yang paling mencurigakan adalah telur ceplok dengan bumbu barbekyu serta tumis tahu dan toge. Kedua makanan tersebut terbukti mengandung bakteri yang berpotensi menyebabkan penyakit serius jika masuk ke dalam tubuh manusia.

“Hasil pemeriksaan selama empat hari terakhir terhadap sampel makanan berupa nasi, telur ceplok, tahu, tumis toge, dan beberapa bahan lainnya menunjukkan adanya kandungan bakteri E. coli dan Salmonella,” kata Dedie A Rachim, Senin 12 Mei 2025.

Lebih mengkhawatirkan lagi, proses pengolahan makanan diduga menjadi salah satu akar masalah. Telur ceplok yang dimasak malam hari diketahui baru diberikan kepada siswa keesokan harinya, tanpa penanganan higienis atau penyimpanan dalam suhu yang sesuai. 

Waktu penyimpanan yang panjang tanpa penanganan higienis diduga menjadi salah satu faktor berkembangnya bakteri berbahaya tersebut.

"Yang pertama dari ceplok telor yang pakai bumbu barbekyu. Menurut data yang kita peroleh, memasaknya itu kurang lebih di malam harinya dan kemudian didistribusikannya siang hari," jelasnya.

Bahaya E. coli bagi Kesehatan

E. coli adalah bakteri yang secara alami hidup di usus manusia dan hewan. Meskipun sebagian besar jenis E. coli tidak berbahaya, beberapa strain bisa menyebabkan gangguan serius pada saluran pencernaan. 

Salah satu jenis paling berbahaya, E. coli O157:H7, dapat menyebabkan diare berdarah, kram perut hebat, muntah, dan dalam kasus ekstrem, gagal ginjal yang berujung pada kematian. Anak-anak, lansia, dan individu dengan sistem kekebalan tubuh lemah sangat rentan terhadap infeksi ini.

Gejala infeksi E. coli biasanya muncul dalam 2 hingga 5 hari setelah paparan dan bisa berlangsung selama sekitar seminggu. Penularannya dapat terjadi melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi, atau kontak langsung dengan hewan atau orang yang terinfeksi.

Dampak Salmonella pada Tubuh

Sementara itu, Salmonella merupakan kelompok bakteri yang menjadi salah satu penyebab utama penyakit bawaan makanan. Biasanya ditemukan pada makanan mentah seperti daging ayam, telur, atau sayuran yang tidak dicuci bersih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tempo Scan Kecipratan Proyek Prabowo, Bakal Bangun 1.000 Dapur Makan Bergizi Gratis Dilahan Miliknya

Tempo Scan Kecipratan Proyek Prabowo, Bakal Bangun 1.000 Dapur Makan Bergizi Gratis Dilahan Miliknya

Bisnis | Selasa, 13 Mei 2025 | 19:19 WIB

BGN Beri Teguran ke SPPG Buntut Keracunan MBG di Bogor dan Bakal Setop Pemasok jika Bahan Tak Segar

BGN Beri Teguran ke SPPG Buntut Keracunan MBG di Bogor dan Bakal Setop Pemasok jika Bahan Tak Segar

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 14:05 WIB

Awas Keracunan! Berapa Lama Makanan Boleh Disimpan di Suhu Ruangan agar Tetap Aman?

Awas Keracunan! Berapa Lama Makanan Boleh Disimpan di Suhu Ruangan agar Tetap Aman?

Lifestyle | Selasa, 13 Mei 2025 | 12:28 WIB

Terkini

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

Amnesty Desak DPR Segera Sahkan UU Anti Bahan Korosif Usai Kasus Andrie Yunus

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:38 WIB

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

Usman Hamid Kritik Peradilan Militer yang Abaikan Korban: Kehilangan Legitimasi Hukum

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:17 WIB

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

Pernyataan Presiden soal Dolar Dinilai Bisa Jadi Sentimen Negatif bagi Rupiah

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 14:10 WIB

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

Pengamat UMBY Soroti Pernyataan Prabowo, Harga Tempe Bisa Naik karena Dolar

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:18 WIB

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

Usman Hamid: Keadilan bagi Andrie Yunus Mustahil Tercapai di Peradilan Militer

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 13:07 WIB

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

Aktivis Sebut Jokowi Idap Megalomania dan Waham Kebesaran soal IKN: Ada Gangguan Kejiwaan

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:34 WIB

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

Tragedi Berdarah di Stadion Kridosono, Dugaan Klitih Tewaskan Pemuda 18 Tahun

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 12:26 WIB

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

Thailand Tetapkan Virus Hanta sebagai Penyakit Menular Berbahaya, Indonesia Kapan?

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

Pastikan MBG Lanjut Terus, Prabowo: Ini Program Strategis untuk Rakyat

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:22 WIB

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok

News | Minggu, 17 Mei 2026 | 11:20 WIB