Driver Ojol di Mataram Tahu Ada Demo, Ogah Ikut Tapi Orderan Malah Sepi

Eviera Paramita Sandi

Selasa, 20 Mei 2025 | 15:23 WIB
Driver Ojol di Mataram Tahu Ada Demo, Ogah Ikut Tapi Orderan Malah Sepi
Persatuan driver ojol Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan aksi serentak secara nasional di dua tempat yaitu depan kantor DPRD NTB dan Kantor Gubernur NTB. [Kontributor / Buniamin]

Dalam sehari pendapatan yang diperoleh mencapai Rp100 - Rp110 ribu. Namun jumlah ini masih bisa saja berubah dan bahkan tidak ada pendapatan sama sekali.

"Pernah tidak dapat sama sekali. Tidak ada orderan yang masuk," tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, Deni mengaku tidak hanya menerima orderan melalui aplikasi melainkan juga secara offline.

Hal ini dilakukan agar ada uang yang dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Saya terima semua pesenan baik online maupun offline. Biar bisa menambah pendapatan," katanya.

Sepinya orderan saat ini dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya aplikasi pemesanan online sudah makin marak.

Tidak hanya melalui aplikasi tertentu, tetapi juga pemasangan bisa dilakuan hanya melalui pesan WhatsApp.

"Banyak aplikasi sekarang. Jadi saingan semakin banyak. Yang order juga bisa langsung pakai WhatsApp. Ini faktor yang buat kita sepi orderan," ujarnya.

Ia mengatakan, sudah menjadi diberikan ojol sejak tahun 2018 lalu. Dia mengaku terpaksa menjadi driver ojol karena tidak ada kerjaan yang lain.

baca juga

"Tidak ada kerjaan lain. Makanya jadi driver ojol," terangnya.

Jam kerja yang diberlakukan mulai pukul 07.00 - 17.00 WITA. Namun jika orderan masih sepi, biasanya aplikasi dihidupkan hingga malam hari.

"Kadang sampai malam saya aktifkan aplikasinya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui hari ini komunitas ojek online (ojol) menggelar demo besar-besaran di berbagai daerah.

Demo Besar-besaran

Komunitas ojol terbesar menggelar demo di Jakarta. Demo terpusat di tiga titik, mulai dari Patung Kuda hingga gedung DPR/MPR RI.

Sejumlah organisasi pengemudi ojol mengeklaim akan mengerahkan ribuan anggotanya memadamkan aplikasi transportasi daring selama 24 jam di kota-kota besar.

Salah satu tuntutan mereka adalah penurunan potongan biaya aplikasi dari 20% menjadi 10%.

Di sisi lain, perusahaan penyedia aplikasi transportasi daring atau aplikator mengeklaim pemotongan tidak melebihi batas potongan 20% kepada pengemudi ojol yang sudah sesuai Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 1001 Tahun 2022.

Kontributor : Buniamin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuntut Aplikator Potong Biaya 10 Persen, Massa Ojol: Ini Harga Mati, Harus Kita Lawan!

Tuntut Aplikator Potong Biaya 10 Persen, Massa Ojol: Ini Harga Mati, Harus Kita Lawan!

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:39 WIB

Pengemudi Ojol Justru Banjir Orderan Gara-gara Demo Besar-besaran

Pengemudi Ojol Justru Banjir Orderan Gara-gara Demo Besar-besaran

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:28 WIB

LIVE STREAMING: Suasana Demonstrasi Pengemudi Ojol di Patung Kuda, Ini Tuntutan Mereka!

LIVE STREAMING: Suasana Demonstrasi Pengemudi Ojol di Patung Kuda, Ini Tuntutan Mereka!

Video | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:20 WIB

Terkini

BEI Tetapkan Emiten HGII Jadi Saham Berbasis Hijau

BEI Tetapkan Emiten HGII Jadi Saham Berbasis Hijau

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa

Punya Gelar Belum Tentu Siap Kerja, Ini yang Perlu Dipunya Mahasiswa

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela

Minyak Dunia Melemah, Pasar Soroti Akses AS ke Cadangan Venezuela

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi

Botok Ungkap Alasan Tarik Massa AMPB dari DPR: Tak Mau Dibenturkan dan Ditangkap Polisi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih

Cek Fitur Samsung Galaxy S26 FE yang Bawa One UI 9 dan Galaxy AI Serba Canggih

Tekno | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:42 WIB

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

7 Dekorasi Dinding yang Baik untuk Energi Positif di Ruang Tamu Menurut Feng Shui

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

Imbas Kericuhan Demo DPR, Sejumlah Transportasi Umum Alami Penyesuaian Rute

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:31 WIB

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Rakyat Jaga Rakyat: Ketika Solidaritas Lebih Cepat Datang daripada Negara

Your Say | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Kabut Asap Makin Pekat di Palembang, Kota Mulai Berselimut Kelabu

Foto | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 08:26 WIB

×