Driver Ojol di Mataram Tahu Ada Demo, Ogah Ikut Tapi Orderan Malah Sepi

Eviera Paramita Sandi

Selasa, 20 Mei 2025 | 15:23 WIB
Driver Ojol di Mataram Tahu Ada Demo, Ogah Ikut Tapi Orderan Malah Sepi
Persatuan driver ojol Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan aksi serentak secara nasional di dua tempat yaitu depan kantor DPRD NTB dan Kantor Gubernur NTB. [Kontributor / Buniamin]

Suara.com - Persatuan driver ojol Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melakukan aksi serentak secara nasional.

Aksi ini juga digelar di Provinsi NTB dan difokuskan di dua tempat yaitu depan kantor DPRD NTB dan Kantor Gubernur NTB.

Meski digelar secara serentak, masih ada beberapa driver ojol yang memutuskan untuk tidak ikut berpartisipasi unjuk rasa.

Hal ini disebabkan karena ada kebutuhan yang harus dipenuhi.

Salah seorang driver ojol, Deni (nama samara) mengatakan aksi demo yang dilakukan driver ojol sudah diketahui melalui group.

Meski semua driver ojol diminta untuk ikut berpartisipasi, tapi dia memutuskan untuk tidak ikut bergabung.

"Sudah tahu informasinya melalui group. Tapi tidak ikut berpartisipasi karena harus tetap narik," katanya saat menunggu orderan disamping restoran siap saji di Kota Mataram, Selasa (20/5/2025).

Kali ini merupakan aksi kedua yang dilakukan diberikan ojol untuk menyuarakan aspirasinya.

"Sudah dua kali tapi saya tidak pernah ikut," ungkapnya.

baca juga

Ia memutuskan untuk tetap mengaktifkan aplikasi meski aksi demo tetap berlangsung.

Pasalnya, jika tidak mengaktifkan aplikasi masih ada kebutuhan yang harus dipenuhi.

"Tetap narik. Untuk memenuhi kebutuhan yang harus terpenuhi," katanya.

Aplikasi ojolnya sudah mulai diaktifkan sekitar pukul 07.00 wita.

Namun hingga pukul 10.00 WITA, belum ada satupun orderan yang diterima. Ia tidak mengetahui secara pasti penyebab sepinya orderan hingga pukul 10.00 WITA.

"Sepi orderan ini. Sampai jam 10.00 ini belum dapat. Saya tidak tahu ya apakah dimatikan dari pusat atau tidak. Saya sudah aktifkan dari tadi aplikasinya," katanya.

Dalam sehari pendapatan yang diperoleh mencapai Rp100 - Rp110 ribu. Namun jumlah ini masih bisa saja berubah dan bahkan tidak ada pendapatan sama sekali.

"Pernah tidak dapat sama sekali. Tidak ada orderan yang masuk," tuturnya.

Dengan kondisi tersebut, Deni mengaku tidak hanya menerima orderan melalui aplikasi melainkan juga secara offline.

Hal ini dilakukan agar ada uang yang dibawa pulang untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

"Saya terima semua pesenan baik online maupun offline. Biar bisa menambah pendapatan," katanya.

Sepinya orderan saat ini dipengaruhi oleh banyak faktor salah satunya aplikasi pemesanan online sudah makin marak.

Tidak hanya melalui aplikasi tertentu, tetapi juga pemasangan bisa dilakuan hanya melalui pesan WhatsApp.

"Banyak aplikasi sekarang. Jadi saingan semakin banyak. Yang order juga bisa langsung pakai WhatsApp. Ini faktor yang buat kita sepi orderan," ujarnya.

Ia mengatakan, sudah menjadi diberikan ojol sejak tahun 2018 lalu. Dia mengaku terpaksa menjadi driver ojol karena tidak ada kerjaan yang lain.

"Tidak ada kerjaan lain. Makanya jadi driver ojol," terangnya.

Jam kerja yang diberlakukan mulai pukul 07.00 - 17.00 WITA. Namun jika orderan masih sepi, biasanya aplikasi dihidupkan hingga malam hari.

"Kadang sampai malam saya aktifkan aplikasinya," ungkapnya.

Sebagaimana diketahui hari ini komunitas ojek online (ojol) menggelar demo besar-besaran di berbagai daerah.

Demo Besar-besaran

Komunitas ojol terbesar menggelar demo di Jakarta. Demo terpusat di tiga titik, mulai dari Patung Kuda hingga gedung DPR/MPR RI.

Sejumlah organisasi pengemudi ojol mengeklaim akan mengerahkan ribuan anggotanya memadamkan aplikasi transportasi daring selama 24 jam di kota-kota besar.

Salah satu tuntutan mereka adalah penurunan potongan biaya aplikasi dari 20% menjadi 10%.

Di sisi lain, perusahaan penyedia aplikasi transportasi daring atau aplikator mengeklaim pemotongan tidak melebihi batas potongan 20% kepada pengemudi ojol yang sudah sesuai Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor 1001 Tahun 2022.

Kontributor : Buniamin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tuntut Aplikator Potong Biaya 10 Persen, Massa Ojol: Ini Harga Mati, Harus Kita Lawan!

Tuntut Aplikator Potong Biaya 10 Persen, Massa Ojol: Ini Harga Mati, Harus Kita Lawan!

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:39 WIB

Pengemudi Ojol Justru Banjir Orderan Gara-gara Demo Besar-besaran

Pengemudi Ojol Justru Banjir Orderan Gara-gara Demo Besar-besaran

Bisnis | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:28 WIB

LIVE STREAMING: Suasana Demonstrasi Pengemudi Ojol di Patung Kuda, Ini Tuntutan Mereka!

LIVE STREAMING: Suasana Demonstrasi Pengemudi Ojol di Patung Kuda, Ini Tuntutan Mereka!

Video | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:20 WIB

Terkini

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Ajarkan Anak Soal Uang Sejak Dini, Mulai dari Bedakan Kebutuhan dan Keinginan

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

Isu Hercules Muncul di Tengah Kericuhan 27 Agustus, Polda Metro: Masih Didalami

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:22 WIB

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Sepenggal Kisah Ketulusan Warga Jombang di Muktamar NU: Sumbang Beras, Sayur hingga Sapi

Jatim | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan

Praperadilan Febrie Adriansyah Ditolak, Pengacara: HAM Tak Jadi Acuan

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:09 WIB

4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!

4 Rekomendasi Serum Wardah yang Aman untuk Ibu Hamil, Kulit Glowing Tanpa Was-Was!

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah

Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah

Jogja | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

Indonesia Percepat Langkah Kurangi Emisi Karbon lewat Teknologi CCS

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat

Kenang Korban, Massa Gelar Aksi 'Agustus Gelap' di UGM: Menolak Lupa Kekerasan Aparat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Diskon Tiket Pestapora 2026 dari BRI, Segera Klaim Sebelum Habis!

Bri | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:54 WIB

Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Cerita Pedagang yang Tiba-tiba Naik ke Desil 10, Kaget dan Tak Terima Bantuan Lagi

Surakarta | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:48 WIB

×