Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Akibat Pohon Raksasa Tumbang, Evakuasi Hingga Dini Hari

Andi Ahmad S

Sabtu, 24 Mei 2025 | 23:11 WIB
Jalur Selatan Cianjur Lumpuh Akibat Pohon Raksasa Tumbang, Evakuasi Hingga Dini Hari
Petugas gabungan Polsek Sukanagara, Cianjur, Jawa Barat, berupaya membuka kembali jalur menuju selatan Cianjur yang terputus akibat pohon tumbang menutup seluruh badan jalan, Sabtu, 24/5/2025. ANTARA

Suara.com - Bagi warga yang akan melintasi wilayah Cianjur Selatan, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat agar lebih hati-hati lagi, pasalnya saat ini akses menuju lokasi tersebut terputus.

Penyebabnya adalah adanya pohon raksasa tumbang, sehingga menutup akses lalu lintas menuju wilayah Cianjur Selatan.

Petugas gabungan Polsek Sukanagara, saat ini berupaya membuka kembali jalur utama Cianjur menuju wilayah selatan yang terputus akibat pohon berukuran besar yang menutup seluruh badan jalan, Sabtu Malam 24 Mei 2025.

Kapolsek Sukanagara AKP Dedi Hasrul mengatakan pihaknya bersama petugas gabungan terdiri atas TNI/Polri, BPBD Cianjur, Bina Marga Provinsi Jabar dan relawan masih berupaya menyingkirkan pohon tua berukuran besar yang menutup seluruh badan jalan.

"Hingga Sabtu malam, arus lalu lintas terhenti dari kedua arah menunggu jalur kembali dapat dilalui, saat ini proses evakuasi sedang berjalan dengan target dapat tuntas menjelang dini hari," katanya.

Dia menjelaskan pohon setinggi 20 meter di Kampung Caringin, Desa Sukarame, Kecamatan Sukanagara tumbang setelah diguyur hujan deras disertai angin kencang. Tidak ada korban jiwa atau kendaraan yang tertimpa, namun akses menuju selatan Cianjur terputus sementara.

Pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk bersabar menunggu proses evakuasi yang sedang dilakukan petugas karena tidak ada jalur alternatif yang dapat direkomendasikan, sehingga antrean terlihat sepanjang 1 kilometer dari kedua arah.

"Antrean kendaraan terlihat memanjang dari kedua arah karena proses evakuasi membutuhkan waktu, sedangkan jalur alternatif hanya satu namun jarak tempuh menjadi lama dan panjang melalui Kecamatan Kadupandak," katanya.

Saat ini, ungkap dia, puluhan petugas dibantu mesin pemotong dari Balai Bina Marga Provinsi Jabar, berupaya melakukan penanganan cepat, meski perkiraan jalur akan kembali dapat dilalui menjelang dini hari.

baca juga

Pihaknya juga mengimbau pengguna jalan dengan tujuan selatan untuk meningkatkan kehati-hatian dan kewaspadaan saat melintas jalur rawan terjadi bencana termasuk pohon tumbang di sepanjang jalur selatan Cianjur mulai dari Cibeber sampai Sindangbarang.

"Kami siagakan petugas dibantu relawan beberapa ratus meter sebelum lokasi untuk mengimbau pengguna jalan dengan tujuan selatan agar tetap berhati-hati dan waspada, serta sabar menunggu proses evakuasi pohon tumbang," katanya. [Antara].

Sekilas Tentang Cianjur

Catatan tertua tentang nama Cianjur muncul dalam Register Harian (Dagh Register) Kastil Batavia pada masa VOC, tertanggal 20 Januari 1678.

Namun demikian nama yang tertulis adalah "Santoir" beserta dengan "Simapack". Para sejarwan menafsirkan bahwa kedua nama tempat tersebut berasosiasi atau merupakan pelafalan Belanda dari wilayah yang dibatasi dengan sungai Cianjur dan Cimapag.

Cianjur pertama kali didirikan oleh Raden Aria Wira Tanu I dalam legenda masyarakat Cianjur, Kanjeng Dalem Aria Wira Tanu ini adalah Dalem (Bupati) petama sekaligus juga sebagai penyebar Agama Islam di Cianjur.

Makam pendiri Cianjur saat ini sering dikunjungi oleh orang-orang baik dari dalam Kabupaten Cianjur maupun sekitarnya. Nama Cianjur berasal dari sungai Ci Anjur yang melintasi kecamatan Cianjur.

Cianjur juga terkenal dengan manisan, beras yang wangi dan pulen dan juga makanan ringan lainnya, juga terkenal dengan tauco. Cianjur berhawa dingin disebelah utara dan sedang di sebelah selatan.

Di sebelah utara berbatasan dengan Kabupaten Bogor, di selatan dengan Samudra Hindia, di barat berbatasan dengan Kabupaten Sukabumi, di timur dengan Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Garut, dan di timur laut dengan Kabupaten Purwakarta.

Salah satu istana kepresidenan terletak di Cianjur tepatnya di Kecamatan Cipanas.

Kecamatan di Kabupaten Cianjur terdiri dari Sindangbarang, Cikadu, Sukaresmi, Pagelaran, Cilaku, Warungkondang, Mande, Karang Tengah, Pacet, Cikalong Kulon, Cidaun, Naringgul, Cibeber, Campaka, Ciranjang, Bojongpicung, Sukanagara, dan Tanggeung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecah! 10 Kecamatan di Cianjur Akan Bentuk Kabupaten Baru, Cek Daftarnya di Sini

Pecah! 10 Kecamatan di Cianjur Akan Bentuk Kabupaten Baru, Cek Daftarnya di Sini

News | Sabtu, 24 Mei 2025 | 22:12 WIB

Ayah-Ibu dan Kakak Lolos dari Maut, Balita di Cianjur Korban Tembok Roboh Akhirnya Tewas

Ayah-Ibu dan Kakak Lolos dari Maut, Balita di Cianjur Korban Tembok Roboh Akhirnya Tewas

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 16:03 WIB

Puluhan Siswa Keracunan Lagi, Puan Maharani Desak Pemerintah Evaluasi Total Program MBG

Puluhan Siswa Keracunan Lagi, Puan Maharani Desak Pemerintah Evaluasi Total Program MBG

News | Kamis, 24 April 2025 | 16:03 WIB

Update Terkini Kasus Keracunan MBG di Cianjur, Polisi Periksa 10 Orang

Update Terkini Kasus Keracunan MBG di Cianjur, Polisi Periksa 10 Orang

News | Rabu, 23 April 2025 | 20:02 WIB

Keracunan MBG di Cianjur, Kepala BGN Turun Tangan, Janjikan Perbaikan Sistem

Keracunan MBG di Cianjur, Kepala BGN Turun Tangan, Janjikan Perbaikan Sistem

News | Rabu, 23 April 2025 | 17:47 WIB

Terkini

Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk

Kisah Orang Tua yang Berjuang untuk Pendidikan Anak di Novel Ibuk

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:30 WIB

PLTP Gunung Ungaran Tak Cuma Soal Listrik, Ini yang Perlu Dikaji

PLTP Gunung Ungaran Tak Cuma Soal Listrik, Ini yang Perlu Dikaji

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:29 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:28 WIB

Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?

Membongkar Ketimpangan Patriarki Tanpa Harus Membenci Laki-Laki, Bisakah?

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 19:25 WIB

Cara Bersihkan Kerak Kompor Susah Hilang, Auto Kinclong Seperti Baru

Cara Bersihkan Kerak Kompor Susah Hilang, Auto Kinclong Seperti Baru

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 19:24 WIB

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Kesembilan, SAR Sisir 3.439 Mil Persegi Cari 5 Jurnalis Hilang

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

KAI dan INKA Rawat 7 Trainset KRL iE305

Foto | Rabu, 16 September 2026 | 19:23 WIB

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

Iming-imingi Korban Jajan di Minimarket, Kakek Cabul di Jakarta Timur Babak Belur Dihajar Massa

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:21 WIB

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bulog Jamin Mutu Bantuan Pangan, Perkuat Pengawasan Pengolahan Beras di Cirebon

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:19 WIB

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

Petani di Daerah Belum Dilibatkan Bahas RUU Reforma Agraria, YLBHI: Jangan Cuma NGO di Jakarta

News | Rabu, 16 September 2026 | 19:15 WIB

×