Guru Besar Kedokteran Ramai-ramai Protes Menkes, Pakar Ingatkan Kembali ke Tujuan Bersama

Dwi Bowo Raharjo, Lilis Varwati

Selasa, 27 Mei 2025 | 16:46 WIB
Guru Besar Kedokteran Ramai-ramai Protes Menkes, Pakar Ingatkan Kembali ke Tujuan Bersama
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin diprotes guru besar kedokteran. (Suara.com/ist)

Suara.com - Di tengah konflik terbuka antara Kementerian Kesehatan dan ratusan akademisi kedokteran, seruan untuk memperkuat kerja sama lintas sektor dalam pendidikan kedokteran turut digaungkan.

Pengamat kesehatan Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama menekankan bahwa hanya melalui kolaborasi, bukan pertentangan, mutu kesehatan masyarakat Indonesia dapat dijaga dan ditingkatkan.

"Kalau ada pertentangan antara satu dan lainnya maka tentu jadinya tidak produktif dan pada akhirnya merugikan kesehatan bangsa kita," kata Tjandra kepada Suara.com, dihubungi Selasa (27/5/2025).

Ia mengusulkan agar Indonesia mulai serius mengembangkan program pendidikan kedokteran yang berpihak pada wilayah pedesaan.

Ada tiga alasan utama yang mendasarinya. Pertama, masih banyaknya masyarakat Indonesia tinggal di desa. Berdasarkan data Bank Dunia 2023 mencatat bahwa 41,43 persen penduduk Indonesia tinggal di desa.

Kedua, prinsip WHO “Health for All” menuntut pelayanan kesehatan merata. Dan ketiga, Indonesia memiliki banyak fakultas kedokteran bermutu dengan dosen yang sudah diakui secara internasional.

"Untuk ini maka jelas perlu kerja sama berbagai sektor yang terlibat dalam pendidikan kedokteran," ujar Direktur Pascasarjana Universitas YARSI tersebut.

Menurutnya wacana penguatan pendidikan kedokteran yang inklusif dan kolaboratif jauh lebih penting untuk dibahas ketimbang mempertajam ketegangan yang tidak membawa solusi.

Diketahui sejak pertengahan Mei 2025, terjadi ketegangan antara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan komunitas akademisi kedokteran di Indonesia.

baca juga

Sebelumnya ratusan guru besar dan dekan fakultas kedokteran dari berbagai universitas menyuarakan keprihatinan terhadap sejumlah kebijakan Kemenkes yang dianggap mengancam independensi dan kualitas pendidikan kedokteran di tanah air.

Salah satu isu utama adalah perubahan tata kelola kolegium kedokteran yang kini berada di bawah kendali Kemenkes. Para akademisi menilai hal ini mengurangi independensi kolegium dalam menetapkan standar kompetensi dan kurikulum pendidikan dokter.

Mereka juga mengkritisi Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) berbasis rumah sakit yang dinilai dilakukan secara sepihak tanpa melibatkan institusi pendidikan dan organisasi profesi.

Puluhan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas menyatakan sikap keprihatinan terhadap masalah pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia, Selasa 20 Mei 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]
Puluhan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas menyatakan sikap keprihatinan terhadap masalah pendidikan kedokteran dan pelayanan kesehatan di Indonesia, Selasa 20 Mei 2025 [SuaraSulsel.id/Lorensia Clara]

Guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) menyatakan bahwa kebijakan Kemenkes berpotensi menurunkan mutu pendidikan dokter dan berdampak langsung pada pelayanan kesehatan masyarakat.

Sementara itu, guru besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad) mengeluarkan Maklumat Padjadjaran yang meminta Presiden RI mengevaluasi kinerja Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Kritik serupa juga datang dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) yang menyoroti mutasi masif tenaga kesehatan tanpa konsultasi memadai dengan institusi pendidikan dan organisasi profesi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ulasan Novel Love Sick: Menghadapi Cinta dan Ambisi di Dunia Kedokteran

Ulasan Novel Love Sick: Menghadapi Cinta dan Ambisi di Dunia Kedokteran

Your Say | Senin, 26 Mei 2025 | 18:29 WIB

Istana Kaji Usul Menkes Budi Gunadi Sadikin Dicopot: Kita Carikan Jalan Keluar...

Istana Kaji Usul Menkes Budi Gunadi Sadikin Dicopot: Kita Carikan Jalan Keluar...

News | Jum'at, 23 Mei 2025 | 20:55 WIB

Kemenkes Kembali Diprotes, Kini Ratusan Guru Besar FK Seluruh Indonesia Soroti Kebijakan Kesehatan

Kemenkes Kembali Diprotes, Kini Ratusan Guru Besar FK Seluruh Indonesia Soroti Kebijakan Kesehatan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 21:21 WIB

Puluhan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas Demo Menteri Kesehatan

Puluhan Guru Besar Fakultas Kedokteran Unhas Demo Menteri Kesehatan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 15:33 WIB

Kontroversi Kolegia: Kemenkes atau Organisasi Profesi? Ini Sikap FK Unpad

Kontroversi Kolegia: Kemenkes atau Organisasi Profesi? Ini Sikap FK Unpad

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 07:44 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×