Usai Longsor di Gunung Kuda: Saatnya Mendesak Tata Kelola Tambang Bertanggung Jawab

Bimo Aria Fundrika

Senin, 02 Juni 2025 | 12:56 WIB
Usai Longsor di Gunung Kuda: Saatnya Mendesak Tata Kelola Tambang Bertanggung Jawab
Petugas gabungan membawa jenazah korban longsor dengan ambulans yang tertimbun bebatuan di lokasi galian C, Cipanas, Dukuhpuntang, Kab. Cirebon, Jawa Barat, Jumat (30/5/2025). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/agr]

Suara.com - Siang itu, Taryana, 45 tahun, berdiri di samping truk pengangkut batu. Ia baru saja membantu memuat tiga bucket batu ke dalam bak. Hari itu panas, langit terbuka lebar, dan mesin-mesin tambang bergemuruh terus-menerus di Gunung Kuda, Cirebon.

Tak ada yang tampak aneh sebelum ia mendongak. Sebuah gerakan kecil di lereng. Tidak cepat, tapi pasti. Batu besar, kira-kira sebesar mobil, mulai tergelincir.

Ia segera masuk ke kabin truk. Beberapa detik kemudian, batu itu menghantam tanah.

Truk terguncang. Getaran tanah terasa naik dari roda ke rangka. Lalu gelap. Truk tertimbun. Suara-suara hilang. Udara mengecil.

Di dalam kabin, Taryana tidak bisa banyak bergerak. Ia duduk dalam posisi miring, sebagian tubuh terjepit. Tangannya kesulitan menjangkau saku. Tapi ponselnya masih hidup.

Ia berhasil menelepon temannya.

"Saya kejepit. Masih hidup," katanya seperti dikutip dari ANTARA. 

Taryana (45), (tengah) yang menjadi salah satu korban selamat dalam insiden longsor di Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, saat dimintai keterangan pada Sabtu (31/5/2025). ANTARA/Fathnur Rohman.
Taryana (45), (tengah) yang menjadi salah satu korban selamat dalam insiden longsor di Gunung Kuda Cirebon, Jawa Barat, saat dimintai keterangan pada Sabtu (31/5/2025). ANTARA/Fathnur Rohman.

Di luar, regu penyelamat mulai bekerja. Mereka menggunakan dongkrak. Tidak muat. Lalu mencoba dengan pipa besi. Mereka selipkan pipa ke setir, berusaha membengkokkannya untuk memberi ruang.

Setelah hampir tiga puluh menit, setir truk cukup bergeser. Dengan sisa tenaga, Taryana menyeret tubuhnya ke luar. Tangannya sakit. Napasnya pendek.

baca juga

"Alhamdulillah selamat," katanya. "Tangan cuma sedikit nyeri."

Namun ia adalah satu dari sedikit yang selamat. Sekitar 20 orang berada di area saat longsor terjadi. Sebagian besar pekerja. Beberapa sopir. Salah satu truk tertimbun bersama istri dan anak sopir.

Komandan Kodim Cirebon, Letkol Inf M. Yusron, menyebut 14 orang ditemukan meninggal dunia hingga Sabtu pagi.

Enam truk dan satu ekskavator juga ikut tertimbun. Tim penyelamat, terdiri dari 400 personel gabungan, melanjutkan pencarian di dua sektor: timur dan barat.

“Evakuasi dilakukan sangat hati-hati,” katanya.

Risiko longsor susulan tetap ada. Tim gabungan mengevakuasi 19 jenazah korban longsor tambang Gunung Kuda, Cirebon, hingga Minggu (1/6/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ESDM Sebut Kegiatan Tambang di Cirebon Sudah Diminta Berhenti Tapi Diacuhkan

ESDM Sebut Kegiatan Tambang di Cirebon Sudah Diminta Berhenti Tapi Diacuhkan

Bisnis | Senin, 02 Juni 2025 | 09:17 WIB

Mengejutkan! 176 Titik Tambang Ilegal Teridentifikasi di 17 Wilayah Jabar

Mengejutkan! 176 Titik Tambang Ilegal Teridentifikasi di 17 Wilayah Jabar

News | Minggu, 01 Juni 2025 | 22:41 WIB

Terbukti! Viral Video Dedi Mulyadi Peringatkan Tambang Batu 3 Tahun Lalu, Kini Longsor Telan Korban

Terbukti! Viral Video Dedi Mulyadi Peringatkan Tambang Batu 3 Tahun Lalu, Kini Longsor Telan Korban

News | Minggu, 01 Juni 2025 | 19:54 WIB

Terkini

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Bukan Soal Anti Asing, Ini Alasan Standar Halal Indonesia Bikin Negara Maju Ketar-ketir!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Stop Scroll Medsos Seharian! Ini Terapi Paling Manjur Bebas dari Brain Fog

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:55 WIB

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Bingung Cari Kerja? Job Fair Virtual Bekasi Tawarkan 1.313 Lowongan dari 45 Perusahaan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi

Bekaci | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:37 WIB

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Sulap Pohon Tua Berbuah dalam 2 Tahun, Klon Kopi Racikan Petani Lampung Resmi Diadopsi Pemerintah

Lampung | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Shio Monyet Tanah Tahun Berapa? Ini Karakteristik, Peruntungan, dan Kecocokannya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Sandera Bus Sendiri, Lepas Bus Lawan: Malam Horor Persebaya Diadili Bonek di GBT

Jatim | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Wisatawan Cerdas Wajib Tahu: 4 Alasan Hotel Jaringan Global Lebih Menguntungkan

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Warisan Resep Dapur Ibu

Warisan Resep Dapur Ibu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

Porprov Jateng XVII Berakhir, Estafet Tuan Rumah Beralih ke Kedu Raya

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 08:12 WIB

×