Perlu Dicontoh, Nelayan Sendang Biru Jadi Garda Depan Konservasi Hiu Paus

M. Reza Sulaiman

Rabu, 04 Juni 2025 | 14:24 WIB
Perlu Dicontoh, Nelayan Sendang Biru Jadi Garda Depan Konservasi Hiu Paus
Ilustrasi Hiu Paus - Rhincodon typus (Photo by Ben Phillips/Pexels)

Suara.com - Aksi penyelamatan seekor hiu paus (Rhincodon typus) oleh sejumlah nelayan di perairan Sendang Biru, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menjadi sorotan publik dan pegiat lingkungan.

Insiden ini tak hanya mencerminkan kepedulian komunitas pesisir terhadap kelestarian satwa laut, tetapi juga membuka mata tentang pentingnya menjaga ekosistem laut yang menjadi rumah bagi berbagai spesies megafauna langka.

Peristiwa penyelamatan terjadi dua hari sebelumnya ketika para nelayan tengah melaut untuk menangkap ikan tongkol. Salah satu nelayan asal Sendang Biru, Moch Hadiyanto, menceritakan bahwa hiu paus tersebut terperangkap secara tidak sengaja di jaring mereka.

“Penyelamatan hiu paus itu dua hari yang lalu, awalnya kami menebar jaring karena melihat ada sekumpulan ikan tongkol,” kata Hadiyanto, melansir ANTARA, Rabu (4/6/2024).

Setelah merasa cukup mendapatkan hasil tangkapan, para nelayan mulai menarik jaring ke arah perahu. Namun, saat jaring semakin dekat, mereka melihat siluet besar berwarna gelap yang semula dikira sebagai hiu ganas.

“Kami mengira itu malah hiu yang ganas, setelah dilihat lagi justru hiu paus,” ucapnya.

Mengetahui bahwa yang terjerat adalah hiu paus—spesies yang dilindungi penuh oleh pemerintah—para nelayan segera berupaya melepaskannya. Butuh waktu sekitar 30 menit dan kerja sama dua perahu, masing-masing dengan puluhan anak buah kapal (ABK), untuk menyelamatkan satwa laut tersebut.

“Kan itu ada dua perahu, yang pertama ada 37 orang anak buah kapal (ABK) dan satu lagi sekitar 6–7 orang kami bersama-sama berupaya menyelamatkan hiu pausnya,” lanjut Hadiyanto.

Simbol Kesadaran Konservasi Komunitas Pesisir

baca juga

Pegiat konservasi sekaligus pendiri Sahabat Alam Indonesia, Andik Syaifudin, memuji langkah para nelayan tersebut sebagai bentuk nyata kesadaran komunitas terhadap pentingnya pelestarian lingkungan.

Nelayan Sendang Biru selamatkan hiu paus yang terjebak di jaring. (Dok. ANTARA/Sahabat Alam)
Nelayan Sendang Biru selamatkan hiu paus yang terjebak di jaring. (Dok. ANTARA/Sahabat Alam)

“Satwa itu (hiu paus) merupakan satwa yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia. Upaya penyelamatan yang dilakukan nelayan di Sendang Biru menandakan mereka sepenuhnya memiliki kesadaran untuk terlibat di dalam upaya pelestarian lingkungan,” ujar Andik.

Ia menambahkan bahwa perairan Sendang Biru memang merupakan area penting dalam jalur migrasi dan mencari makan berbagai megafauna laut, termasuk hiu paus. Satwa-satwa tersebut biasanya muncul saat musim ikan, mengikuti pergerakan mangsa di laut.

“Kalau kemunculannya saat musim ikan, paus itu mengejar makanan. Sepanjang tahun bisa ketemu asalkan cuaca bagus,” katanya.

Sendang Biru: Surga Bawah Laut yang Kaya Biodiversitas

Kawasan laut Sendang Biru merupakan salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati laut tertinggi di Indonesia. Selain hiu paus, Andik mengungkapkan bahwa spesies lain seperti paus sei, paus sirip, orca (paus pembunuh), paus sperma, dan paus bungkuk kerap dijumpai di perairan ini. Beberapa jenis lumba-lumba, seperti lumba-lumba hidung botol, kepala melon, dan spinner, juga hidup di wilayah tersebut.

“Di sana juga ada penyu belimbing, penyu sisik, sampai penyu hijau. Terus, bisa ditemukan pari manta dan ikan mola-mola,” tambahnya.

Kehadiran spesies-spesies ini menjadikan Sendang Biru sebagai bagian dari kawasan segitiga karang dunia atau Coral Triangle, yang dikenal sebagai "Amazon of the Seas" karena menjadi rumah bagi 75 persen spesies karang dunia dan ribuan jenis biota laut lainnya.

Potensi dan Tantangan Ekowisata

Selain bernilai ekologis tinggi, ekosistem seperti Sendang Biru memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi destinasi ekowisata, seperti wisata pengamatan hiu paus (whale watching) yang telah sukses diterapkan di Teluk Cenderawasih, Papua. Dengan pendekatan berkelanjutan, kegiatan wisata ini dapat meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir sekaligus menjaga kelestarian laut.

Namun demikian, ancaman terhadap kelangsungan hidup megafauna laut masih tinggi, terutama dari aktivitas penangkapan ilegal. Meskipun hiu paus telah mendapat perlindungan penuh sejak 2013, tantangan di lapangan masih besar, termasuk pengawasan dan penegakan hukum.

Aksi cepat para nelayan Sendang Biru menunjukkan bahwa ketika masyarakat lokal diberdayakan dan diberi pemahaman, mereka mampu menjadi garda terdepan dalam pelestarian alam. Langkah kecil ini patut menjadi contoh, bahwa konservasi bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga, melainkan juga tanggung jawab bersama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Menanti, Warga Mau Bilang Ini jika Gubernur Pramono Datang ke Kepulauan Seribu

Masih Menanti, Warga Mau Bilang Ini jika Gubernur Pramono Datang ke Kepulauan Seribu

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 14:20 WIB

Jadwal SPMB Jatim Jenjang SMP, SMA dan SMK: Syarat serta Ketentuannya

Jadwal SPMB Jatim Jenjang SMP, SMA dan SMK: Syarat serta Ketentuannya

News | Selasa, 03 Juni 2025 | 17:42 WIB

Nelayan Sendang Biru Selamatkan Hiu Paus Raksasa dari Jaring Maut

Nelayan Sendang Biru Selamatkan Hiu Paus Raksasa dari Jaring Maut

News | Senin, 02 Juni 2025 | 20:44 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×