Harga di Balik Inovasi AI: Ada Lonjakan Emisi yang Terus Membebani Bumi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Sabtu, 07 Juni 2025 | 08:32 WIB
Harga di Balik Inovasi AI: Ada Lonjakan Emisi yang Terus Membebani Bumi
Ilustrasi Artificial Intelligence (Freepik/phonlamaistudio)

Suara.com - Peningkatan pesat penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan layanan digital ternyata memiliki konsekuensi lingkungan yang serius.

Sebuah laporan baru dari badan digital Perserikatan Bangsa-Bangsa, International Telecommunication Union (ITU), mencatat bahwa emisi karbon operasional dari perusahaan teknologi terkemuka di dunia meningkat rata-rata 150 persen antara 2020 dan 2023.

Pendorong utamanya investasi besar-besaran dalam teknologi AI dan pembangunan pusat data, yang pada akhirnya meningkatkan permintaan listrik secara global.

Amazon mencatat lonjakan tertinggi: emisinya tumbuh 182 persen dibanding tahun 2020. Microsoft menyusul dengan peningkatan 155 persen. Meta pemilik Facebook dan Instagram—naik 145 persen. Sementara itu, Alphabet, perusahaan induk Google, mencatat kenaikan 138 persen.

Logo Amazon. [Unsplash/Christian Wiediger]
Logo Amazon. [Unsplash/Christian Wiediger]

Semua angka ini mencerminkan emisi langsung dari operasi perusahaan, termasuk konsumsi energi yang mereka beli. Data ini dikumpulkan dari 200 perusahaan digital terbesar dunia dalam periode tiga tahun terakhir.

“Kemajuan dalam inovasi digital – khususnya AI – mendorong peningkatan konsumsi energi dan emisi global,” ujar Doreen Bogdan-Martin, Sekretaris Jenderal ITU.

Dalam konteks ini, inovasi digital bukan hanya soal kemajuan teknologi, tetapi juga soal tantangan lingkungan. ITU memperingatkan bahwa jika tak ada intervensi, sistem AI dengan tingkat emisi tertinggi bisa menghasilkan emisi tahunan sebesar 102,6 juta ton setara karbon dioksida. Angka yang tak bisa dianggap sepele.

Yang lebih mengkhawatirkan, hingga saat ini belum ada standar internasional atau regulasi wajib yang mewajibkan perusahaan teknologi untuk melaporkan emisi AI mereka secara spesifik.

“Saat ini, tidak ada standar atau persyaratan legislatif bagi perusahaan untuk mengungkapkan emisi AI atau konsumsi energi mereka, yang membuat pemahaman dampak AI pada penggunaan energi di tingkat perusahaan menjadi kurang mudah,” tulis laporan ITU.

Padahal, tren menunjukkan bahwa perusahaan dengan tingkat adopsi AI yang tinggi cenderung mengalami lonjakan emisi operasional. Ini bukan sekadar dugaan, tetapi didukung oleh data internal perusahaan yang dikumpulkan dalam laporan tersebut.

Di sisi lain, lonjakan konsumsi energi juga terlihat dari pusat data—tulang punggung layanan digital saat ini. Menurut Badan Energi Internasional (IEA), konsumsi listrik oleh pusat data telah meningkat 12 persen setiap tahun sejak 2017. Pada 2023, pusat data menggunakan sekitar 415 terawatt-jam (TWh) listrik. Itu setara dengan 1,5 persen dari total permintaan listrik global.

Jika tren ini terus berlanjut, konsumsi listrik oleh pusat data bisa mencapai 945 TWh pada 2030—melampaui konsumsi listrik tahunan Jepang.

Sementara itu, laporan ITU mencatat bahwa perusahaan digital secara keseluruhan mengonsumsi sekitar 581 TWh listrik pada 2024, atau sekitar 2,1 persen dari permintaan global. Yang menarik, sebagian besar konsumsi itu terkonsentrasi hanya pada segelintir perusahaan.

“Hanya 10 dari 200 perusahaan yang bertanggung jawab atas 51,9 persen permintaan listrik pada tahun 2023,” tulis laporan tersebut.

Daftar perusahaan tersebut mencakup nama-nama besar seperti China Mobile, Amazon, Samsung Electronics, China Telecom, Alphabet, Microsoft, TSMC, China Unicom, SK Hynix, dan Meta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cara Buat Video AI Pakai Google VEO 3 dan Contoh Prompt

Cara Buat Video AI Pakai Google VEO 3 dan Contoh Prompt

Tekno | Sabtu, 07 Juni 2025 | 06:32 WIB

Transisi Hijau, RIInggris Perkuat Kerja Sama Transportasi Rendah Emisi

Transisi Hijau, RIInggris Perkuat Kerja Sama Transportasi Rendah Emisi

News | Jum'at, 06 Juni 2025 | 21:32 WIB

Riset: Teknologi AI di Indonesia Terkendala Infrastruktur, Keamanan Data, Etika, dan Talenta

Riset: Teknologi AI di Indonesia Terkendala Infrastruktur, Keamanan Data, Etika, dan Talenta

Tekno | Jum'at, 06 Juni 2025 | 18:30 WIB

Terkini

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:49 WIB

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:41 WIB

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

Ketua Golkar Malra Nus Kei Tewas Ditikam, Polisi Tangkap 2 Terduga Pelaku

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:19 WIB