Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Andi Ahmad S, Novian Ardiansyah

Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo [Novian Ardiansyah/Suara.com]
baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menggagas program Makan Bergizi Gratis sejak tahun 2006 untuk menanggulangi ancaman stunting bagi bangsa.
  • Hashim Djojohadikusumo menjelaskan program strategis ini bertujuan meningkatkan kecerdasan generasi muda serta kualitas angkatan kerja di Indonesia.
  • Pemerintah mengakui adanya tantangan pelaksanaan dan serangan hoaks, namun tetap berkomitmen menyempurnakan program prioritas bagi masyarakat tersebut.

Suara.com - Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Iklim Hashim Djojohadikusumo menjelaskan awal mula tercetus ide program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya gagasan tersebut lahir dari pemikiran Presiden Prabowo Subianto sejak 20 tahun lalu.

Hashim menyampaikan MBG adalah salah satu program strategis untuk meningkatkan kecerdasan bangsa Indonesia saat ini.

"Termasuk anak-anak kecil yang mengalami stunting dan banyak halangan-halangan tertentu," kata Hashim dalam sambutannya di Malam Apresiasi dan Penganugerahan atas capaian Program Jaksa Garda Desa yang digelar Dewan Pimpinan Pusat Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPP Abpednas), Fairmont Jakarta, Minggu (19/4/2026).

Hashim lantas menjelaskan awal mula Prabowo mencetuskan ide untuk program MBG, yakni pada 2006 didasarkan atas kondisi anak-anak di Indonesia yang mengalami stunting.

"Stunting ini adalah yang menyebabkan Prabowo Subianto pada tahun 2006 mencetuskan ide untuk program MBG ini. Ini 2006, berarti 19 tahun lalu, 20 tahun lalu, Pak Prabowo waktu itu belum ada partai, Pak Jaksa Agung, belum ada Partai Gerindra," kata Hashim berbicara kepada Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin yang turut hadir.

"Belum ada imajinasi, belum ada khayalan untuk mendirikan partai, namun waktu itu Pak Prabowo sudah melihat bahwa stunting merupakan suatu ancaman bagi masa depan bangsa kita," sambungnya.

Hashim bercerita pada 2006, berdasarkan data Kementerian Kesehatan pada waktu itu tercatat 30 persen anak-anak Indonesia menderita stunting.

"Sewaktu itu Pak Prabowo bilang ke saya kalau ini tidak bisa ditanggulangi, kondisi yang berat ini, kita bisa membayangkan 20 tahun kemudian ya, dia bilang 30 persen angkatan kerja dari angkatan kerja Indonesia itu 30 persen adalah orang-orang yang menderita stunting, 30 persen," kata Hashim.

"Dan sekarang Pak Jaksa Agung, ini sekarang sudah 20 tahun, 20 tahun dari 2006 sekarang jangan-jangan 30 persen dari para pekerja kita, di desa atau di pabrik atau di kota besar menderita stunting. Coba. Dengan IQ rata-rata yang saya dengar 72. Orang-orang yang stunting mereka IQ-nya rata-rata 72 dari manusia yang biasa 100," tutur Hashim.

Fitnah dan Hoaks Serang Program MBG

baca juga
Siswa antre mengambil makanan secara prasmanan dalam uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]
Siswa antre mengambil makanan secara prasmanan dalam uji coba pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di MIN 2 Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (2/4/2026). [ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/rwa]

Hashim tidak menutup mata atas banyaknya serangan terhadap program prioritas pemerintah tersebut.

Serangan terhadap program MBG yang dimaksud adik dari Presiden Prabowo Subianto ini adalah berupa fitnah dan hoaks dari kelomlok tertentu.

Ia menegaskan bahwa MBG adalah salah satu program utama dari Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

"Dan di sini kita lihat bahwa terus terang saja program MBG ini banyak diserang oleh kelompok-kelompok tertentu dengan fitnah dan hoaks dan kebohongan, namun kita harus betul-betul menanggapi aspirasi dari rakyat yang benar-benar aspirasi yang tulus," kata Hashim.

Hashim menyadari ada kelemahan dalam program MBG. Hashim menyebutkan beberapa contoh kasus yang menjadi kelemahan yang ia maksud.

Menurutnya menjadi wajar bila program MBG terdapat kelemahan, mengingat program tersebut merupakan program pertama kali yang dilakukan.

"Kita lihat memang ada kelemahan-kelemahan, misalnya keracunan, ada timbulnya belatung-belatung dan sebagainya. Tapi saya kira ini suatu hal yang cukup wajar karena program MBG ini adalah program pertama yang dilaksanakan yang meliputi begitu banyak penerima manfaat," kata Hashim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

Uya Kuya Polisikan Akun Threads Soal Hoaks 750 Dapur MBG, Ini Detail Laporannya

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:07 WIB

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

Hasto PDIP: Kritik ke Jokowi Dulu Ternyata Benar, Prabowo Jangan Antikritik

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:25 WIB

Viral Video Siswa Medan Seberangi Sungai Deli di Atas Pipa Air, Warganet Colek Prabowo Subianto

Viral Video Siswa Medan Seberangi Sungai Deli di Atas Pipa Air, Warganet Colek Prabowo Subianto

Entertainment | Minggu, 19 April 2026 | 11:00 WIB

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

Menteri HAM Cium Aroma Skenario Pojokkan Pemerintah di Balik Laporan Polisi Terhadap Feri Amsari Cs

News | Sabtu, 18 April 2026 | 16:56 WIB

Uya Kuya Klarifikasi Disebut Punya 750 Dapur MBG

Uya Kuya Klarifikasi Disebut Punya 750 Dapur MBG

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 15:45 WIB

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

Sebut Istana Alergi Pengamat, Prof. Henri Subiakto Singgung Bahaya Budaya ABS di Lingkaran Prabowo

News | Sabtu, 18 April 2026 | 14:12 WIB

Terkini

Daya Beli Melemah, Industri Pinjol Bakal Makin Selektif Kasih Pinjaman

Daya Beli Melemah, Industri Pinjol Bakal Makin Selektif Kasih Pinjaman

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:31 WIB

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 65 Kg di Perairan Bantan Bengkalis

Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 65 Kg di Perairan Bantan Bengkalis

Riau | Kamis, 10 September 2026 | 19:30 WIB

Ulasan Record of Youth: Memahami Kesuksesan Lewat Perjalanan Masa Muda

Ulasan Record of Youth: Memahami Kesuksesan Lewat Perjalanan Masa Muda

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 19:30 WIB

Gelisah Tak Bisa Tidur, Ungkapan Hati Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Gelisah Tak Bisa Tidur, Ungkapan Hati Keluarga Jurnalis yang Hilang di Gunung Anak Krakatau

Banten | Kamis, 10 September 2026 | 19:28 WIB

ANTAM Bangun Pabrik Logam Mulia 30 Ton di Gresik

ANTAM Bangun Pabrik Logam Mulia 30 Ton di Gresik

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:23 WIB

Prabowo Perlu Waspada, Parpol Disebut Bisa Cari Sekoci Jika Kepuasan ke Pemerintah Terus Turun

Prabowo Perlu Waspada, Parpol Disebut Bisa Cari Sekoci Jika Kepuasan ke Pemerintah Terus Turun

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:19 WIB

Beli Rumah Tak Cukup Modal Niat, Cicilan Harus Disesuaikan Penghasilan

Beli Rumah Tak Cukup Modal Niat, Cicilan Harus Disesuaikan Penghasilan

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:16 WIB

BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Permudah Layanan Keuangan bagi PMI

BRImo Taiwan Sabet Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Permudah Layanan Keuangan bagi PMI

Sulsel | Kamis, 10 September 2026 | 19:14 WIB

Duduk Perkara Dugaan PT PSMI Serobot Lahan Inhutani V hingga Berujung Sitaan Rp1 Triliun

Duduk Perkara Dugaan PT PSMI Serobot Lahan Inhutani V hingga Berujung Sitaan Rp1 Triliun

News | Kamis, 10 September 2026 | 19:12 WIB

BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Perluas Akses Finansial Diaspora Indonesia

BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026, Perluas Akses Finansial Diaspora Indonesia

Sumut | Kamis, 10 September 2026 | 19:12 WIB

×