Kemenhut Ajak Pemuka Agama Rehabilitasi Hutan, Mitigasi Bencana Lewat Jalan Spiritualitas

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Rabu, 11 Juni 2025 | 14:51 WIB
Kemenhut Ajak Pemuka Agama Rehabilitasi Hutan, Mitigasi Bencana Lewat Jalan Spiritualitas
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat, termasuk kawasan konservasi yang dibuka untuk umum dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19. (ANTARA/HO-KLHK)

Suara.com - Bencana hidrometeorologi terus mengintai Indonesia. Sepanjang 2024, hampir dua ribu kejadian tercatat. Banjir, longsor, dan angin kencang merusak puluhan ribu rumah, menyebabkan ratusan jiwa meninggal, luka, bahkan hilang.

Namun di tengah kekhawatiran, secercah harapan muncul. Pemerintah mencoba pendekatan baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Salah satunya menggandeng para pemuka agama dalam menjaga dan memulihkan hutan.

Langkah ini diambil Kementerian Kehutanan (KLK) sebagai bagian dari strategi rehabilitasi lahan kritis seluas 12,7 juta hektare.

Target ambisius ini ingin dicapai hingga tahun 2029. Hutan-hutan yang rusak itu tersebar di kawasan mineral, gambut, hingga mangrove semuanya memiliki fungsi penting dalam menyerap air dan menahan dampak perubahan iklim.

“Ketika hutan dipelihara dan lahan kritis direhabilitasi, kemampuan hutan menyerap air meningkat sehingga berkontribusi langsung pada pengurangan risiko banjir dan kekeringan,” ujar Wening Sri Wulandari, Kepala Pusat Pengembangan Mitigasi dan Adaptasi Bencana Hidrometeorologi Kementerian Kehutanan, Rabu (11/6) di Jakarta seperti dikutip dari ANTARA. 

Ilustrasi pemuka agama, ulama, khutbah, ceramah (Pexels)
Ilustrasi pemuka agama, ulama, khutbah, ceramah (Pexels)

Pernyataan tersebut ia sampaikan seusai memberi pembekalan ilmiah kepada 450 pemuka agama dan komunitas keagamaan dari berbagai wilayah di Indonesia. Kegiatan ini difasilitasi KLK, BMKG, BNPB, BRIN, IRI Indonesia, serta CIFOR-ICRAF.

Tujuannya ialah membekali para tokoh keagamaan dengan pengetahuan ilmiah yang kontekstual tentang deforestasi, perubahan iklim, dan mitigasi bencana.

Pendekatan ini bukan tanpa alasan. Menurut Wening, tokoh agama memiliki peran strategis.

“Pemuka agama bisa menjadi motor penggerak karena memiliki jaringan luas dan kepercayaan publik. Mereka kami ajak untuk turut menanam pohon dan menjaga lingkungan,” katanya.

Kementerian pun tidak tinggal diam. Untuk mendukung partisipasi aktif masyarakat, termasuk para tokoh agama, pemerintah menyediakan bibit pohon gratis. Upaya ini diharapkan memicu kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga bumi—sebuah misi yang bersifat spiritual sekaligus ekologis.

Data dari BNPB memperkuat urgensi program ini. Hingga 15 Desember 2024, terjadi 1.942 peristiwa bencana alam. Dari angka itu, 95 persen adalah bencana hidrometeorologi.

Bencana-bencana ini menewaskan 469 orang. Sebanyak 58 orang masih dinyatakan hilang. Sementara 1.157 lainnya harus menjalani perawatan medis. Tak hanya korban jiwa, bencana juga meninggalkan kerusakan besar: lebih dari 61 ribu rumah warga rusak, 10 ribu di antaranya rusak berat.

Angka-angka itu bukan hanya statistik. Ia adalah pengingat bahwa perubahan iklim sudah nyata dan perlu dijawab dengan cara baru—cara yang melibatkan seluruh elemen masyarakat, termasuk mereka yang memiliki suara dan hati umat.

Wening menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan semata tugas teknis kehutanan.

“Pelestarian hutan tidak hanya soal teknis kehutanan, tapi juga menyangkut tanggung jawab moral kita kepada generasi mendatang,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ramai Protes Tambang Nikel, Menhut Janji Tak Terbitkan PPKH Baru di Raja Ampat

Ramai Protes Tambang Nikel, Menhut Janji Tak Terbitkan PPKH Baru di Raja Ampat

News | Jum'at, 06 Juni 2025 | 16:10 WIB

Soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, DPR Bakal Panggil Kemenhut: Jangan-jangan Bukan Hanya di Sana

Soal Temuan Ladang Ganja di Bromo, DPR Bakal Panggil Kemenhut: Jangan-jangan Bukan Hanya di Sana

News | Rabu, 19 Maret 2025 | 16:23 WIB

Menhut Raja Juli Mau Babat 20 Juta Hektar Lahan Hutan Demi Pangan, RI Juara Soal Deforestasi

Menhut Raja Juli Mau Babat 20 Juta Hektar Lahan Hutan Demi Pangan, RI Juara Soal Deforestasi

Bisnis | Rabu, 08 Januari 2025 | 12:41 WIB

Terkini

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:39 WIB

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

'Kami Diperlakukan Seperti Hewan!' Kesaksian Relawan Indonesia yang Ditawan Militer Israel

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:12 WIB

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

Duduk Perkara Kakek Mujiran Dipenjara Gegara Laporan PTPN I, BP BUMN Bereaksi

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 20:05 WIB

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

Soroti Rentetan Kasus Kekerasan, Lukman Hakim Saifuddin: Kondisi Saat Ini Sangat Mencemaskan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:50 WIB

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

Listrik Sumatra Utara Sudah Pulih 100 Persen, PLN Minta Warga Waspada Hoaks

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 19:25 WIB

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

Penuh Haru! 9 WNI Korban Penyekapan Israel Akhirnya Tiba di Indonesia

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:38 WIB

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

Tepis Mitos 'Lebih Aman', BPOM: 5 Juta Anak Darurat Merokok Akibat Tipu Daya Vape!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 18:08 WIB

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

KUPI: Kekerasan Seksual di Pesantren Adalah Bentuk Penistaan Agama!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:54 WIB

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

Wafat Jelang Puncak Armuzna, Jemaah Haji Asal Pekanbaru Bakal Dibadalhajikan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 17:02 WIB