- Kim Jong Un terpilih kembali menjadi presiden oleh Majelis Rakyat Tertinggi di Pyongyang pada hari Senin, 23 Maret.
- Adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong, tidak ada dalam daftar elite negara, memicu penyelidikan intelijen internasional.
- Parlemen membahas revisi konstitusi yang memperkuat kebijakan Korea Utara yang mendefinisikan Korea Selatan sebagai musuh.
Suara.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un kembali terpilih sebagai presiden oleh Majelis Rakyat Tertinggi di Pyongyang, Senin (23/3).
Pengangkatan ini terjadi dalam sidang parlemen yang juga membahas arah kebijakan pemerintahan ke depan.
Namun, perhatian justru tertuju pada absennya sang adik, Kim Yo Jong, dari daftar elite negara.
Hilangnya sosok kunci tersebut memicu tanda tanya besar di kalangan pengamat dan intelijen internasional.
Kim Yo Jong sebelumnya merupakan anggota penting Komisi Urusan Negara sejak 2021.
![Ilustrasi Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korut Kim Jong Un. [ANTARA/Reuters/Jorge Silva/as]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/04/05/66510-kim-yo-jong.jpg)
Kementerian Unifikasi Korea Selatan menyatakan tengah menyelidiki alasan di balik ketidakhadirannya dalam struktur terbaru kekuasaan.
Sejumlah analis menilai absennya Kim Yo Jong belum tentu berarti kehilangan pengaruh.
“Ini bisa jadi bagian dari redistribusi peran strategis di dalam Partai Pekerja,” ujar seorang pengamat seperti dilansir dari media Korsel.
Di sisi lain, sidang parlemen juga membahas revisi konstitusi yang krusial.
Salah satu fokus utama adalah memperkuat kebijakan dua negara bermusuhan terhadap Korea Selatan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Kim Jong Un telah meninggalkan gagasan reunifikasi damai.
Kim Jong Un kini secara terbuka mendefinisikan Korea Selatan sebagai negara musuh dalam kebijakan resmi Pyongyang.
Selain isu politik, parlemen juga mengevaluasi pelaksanaan rencana ekonomi lima tahun yang diumumkan pada Februari lalu.
Pemerintah Korut berupaya menjaga stabilitas di tengah tekanan ekonomi dan dinamika geopolitik yang terus meningkat.
Kontributor: Adam Ali