Tol Brandan-Binjai Heboh: Gundukan Mirip Polisi Tidur Bikin Pengendara Waswas!

Dinda Rachmawati

Minggu, 15 Juni 2025 | 16:16 WIB
Tol Brandan-Binjai Heboh: Gundukan Mirip Polisi Tidur Bikin Pengendara Waswas!
Tol Brandan-Binjai Heboh: Gundukan Mirip Polisi Tidur Bikin Pengendara Waswas! (X/Anak__Ogi)

Suara.com - Sebuah video yang diunggah akun X (dulu Twitter) @anak__ogi baru-baru ini menarik perhatian publik. Video tersebut memperlihatkan adanya gundukan menyerupai polisi tidur di ruas jalan tol Brandan–Binjai, Sumatera Utara. 

Dalam video itu, seorang pria memberikan imbauan kepada pengendara untuk berhati-hati saat melintas di kilometer 63 arah gerbang Brandan menuju Binjai karena keberadaan gundukan tersebut dirasa membahayakan. 

“Selamat siang. Untuk pengendara jalan tol dari pintu gerbang Brandan menuju Binjai diharapkan hati-hati di sekitar kilometer 63 ada polisi tidur. Diharap berhati-hati. Tidak sepatutnya diterapkan di jalan tol,” ucap pria itu sembari merekam perjalanannya. 

Mobil yang ditumpanginya tampak terguncang keras saat melintasi titik tersebut, menggambarkan betapa serius kondisi itu dirasakan oleh pengemudi.

Video ini memicu beragam komentar dari warganet. Beberapa menyoroti potensi bahaya jika kendaraan melintas dengan kecepatan tinggi di lokasi itu.

“Bahaya bener kalau lagi kecepatan tinggi, parahh,” tulis akun @dev****. Ada pula yang menanggapinya dengan nada satir. “Mau heran tapi Indonesia raya merdeka NKRI Pancasila harga mati,” ujar akun @sig****. 

Sementara itu, sebagian netizen mencoba memberikan penjelasan teknis. Akun @cac**** berpendapat bahwa yang terlihat bukanlah polisi tidur, melainkan sambungan jembatan yang konstruksinya menggunakan aspal, bukan beton, untuk mengurangi beban jembatan itu sendiri. 

“Kalau lewat tol MBZ banyak yang gituan,” tambahnya. Lain halnya dengan akun @baf**** yang mencermati bahwa garis marka putih di lokasi tersebut terlalu tinggi sehingga menyerupai polisi tidur. 

Tak sedikit pula yang melayangkan kritik keras terhadap kualitas konstruksi proyek. “Kontraktor bapuk, bikin jembatan tapi sambungan dengan jalan cuma diurug. Duitnya diembat jadi pelaksana proyeknya bingung mau bikin jembatan yang aman. May you rot in hell, koruptor,” kecam akun @psy****.

baca juga

Menanggapi viralnya video ini, Hutama Karya selaku pengelola tol memberikan klarifikasi resmi. Totok Masyadi, Regional Head Hutama Karya Sumatera Utara, menjelaskan bahwa yang disebut “polisi tidur” dalam video tersebut sejatinya adalah titik bergelombang akibat penurunan kontur tanah di bawah permukaan jalan. 

Totok memastikan pihaknya telah melakukan penanganan segera untuk memperbaiki kondisi itu tanpa mengganggu operasional jalan tol. 

“Saat ini jalan tol Binjai–Brandan tetap beroperasi normal. Titik bergelombang yang muncul di video sudah ditangani. Perbaikan dilakukan pada 12 Juni 2025 sebagai bagian dari upaya memenuhi Standar Pelayanan Minimum (SPM) kami bagi pengguna tol,” jelasnya.

Hal senada disampaikan oleh AKP Marulitua Simanjorang, Kasat Lantas Polres Langkat. Ia membantah keberadaan polisi tidur di tol tersebut dan menegaskan bahwa gundukan yang tampak dalam video diakibatkan oleh penurunan tanah dasar di bawah aspal.

“Penurunan tekstur tanahnya turun, tanah labil, basah di bawahnya. Bukan polisi tidur itu, tetapi gundukan karena tekstur tanahnya turun,” terang Marulitua. 

Ia memastikan bahwa pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan Hutama Karya dan telah mengecek langsung kondisi di lapangan. Penanganan darurat pun sudah dilakukan untuk menjamin keamanan pengguna jalan.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa aspek keselamatan di jalan tol harus selalu menjadi prioritas utama. 

Meskipun pada awalnya warganet mengira ada pemasangan polisi tidur yang tidak sesuai aturan di jalan tol, faktanya permasalahan yang terjadi adalah gangguan teknis pada infrastruktur jalan yang segera mendapat respons dan penanganan dari pihak terkait. 

Ke depan, diharapkan pengawasan terhadap kualitas konstruksi dan pemeliharaan jalan tol dapat lebih ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang dan kenyamanan serta keselamatan pengguna tol tetap terjaga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Review Jujur Rumah Subsidi 14 Meter Viral Bikin Ngenes: Rumah Marmut?

Review Jujur Rumah Subsidi 14 Meter Viral Bikin Ngenes: Rumah Marmut?

Lifestyle | Minggu, 15 Juni 2025 | 15:38 WIB

TIRTIR Cushion Viral di TikTok! Cek Review Jujur dan Harga, Cocok untuk Kulitmu?

TIRTIR Cushion Viral di TikTok! Cek Review Jujur dan Harga, Cocok untuk Kulitmu?

Lifestyle | Minggu, 15 Juni 2025 | 15:36 WIB

Viral! Razia Brutal Aparat Piting hingga Seret Pengemis Buta: Tongkatku Mana?

Viral! Razia Brutal Aparat Piting hingga Seret Pengemis Buta: Tongkatku Mana?

News | Minggu, 15 Juni 2025 | 13:42 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×