Tak Langsung Dimasak, Penerima MBG Kini Cuma Diberi Bahan Mentah

Lintang Siltya Utami

Selasa, 17 Juni 2025 | 13:29 WIB
Tak Langsung Dimasak, Penerima MBG Kini Cuma Diberi Bahan Mentah
Ilustrasi Makan Bergizi Gratis. [Suara.com/Iqbal Assaputro]

Suara.com - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilaksanakan pada 6 Januari 2025 hingga kini masih menjadi sorotan publik. Sebagaimana diketahui, program tersebut merupakan salah satu inisiatif pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming untuk meningkatkan asupan gizi anak-anak usia sekolah.

Namun dalam pelaksanaannya, publik kerap mendengar berita bahwa sejumlah anak di wilayah tertentu mengalami keracunan setelah menyantap Makan Bergizi Gratis.

Lama tak terdengar, kini publik menyoroti bentuk program Makan Bergizi Gratis. Jika sebelumnya MBG diberikan dalam bentuk makanan matang yang siap santap, kini program Makan Bergizi Gratis tersebut diberikan hanya bahan mentah saja.

Hal ini terlihat dalam cuitan yang dibagikan oleh akun X @TrinityTraveler pada 16 Juni 2025. Pemilik akun mengunggah gambar yang memperlihatkan beberapa bahan makanan, seperti beras, kacang, telur puyuh, ikan asin dan buah pisang serta jeruk.

Menurut keterangan pemilik akun, bahan-bahan makanan yang diberikan tersebut rupanya jatah untuk lima hari.

"Baru tau MBG sekarang dikasih bahan mentahnya doang sekalian untuk 5 hari! Ini untuk anak SD negeri di Tangerang Selatan," cuit pemilik akun tersebut.

Tak hanya itu, warganet lainnya dengan akun @sofiesyarief pun turut mempertanyakan perihal program Makan Bergizi Gratis yang belakangan ini jarang tersorot.

"Honest question: Belakangan udah jarang ada berita anak-anak sekolah keracunan gara-gara MBG itu apakah memang sudah nggak ada kasus keracunan (karena sudah berubah proses produksi makanannya) atau nggak ada beritanya aja?" tulis pemilik akun.

Unggahan yang disukai sebanyak lebih dari 6.500 kali oleh sesama pengguna X itu pun menuai beragam tanggapan. Saat ditelusuri di kolom komentar, tak sedikit warganet yang melaporkan bahwa kini Makan Bergizi Gratis diberikan hanya bahan mentahnya saja.

baca juga

Salah satu warganet bahkan mendapatkan telur sebanyak 10 butir, mie instan, susu, dan beberapa jajanan warung.

"Berubah bentuknya. Daerah Tangerang Selatan MBG SD yang beras MBG SMA," balas akun @kei****

"Belakangan lihat ada beberapa yang diganti bahan mentah. Mungkin biar sekalian sampai ke orang tua atau keluarga murid sebagai 'sembako gratis'. Lumayan buat modal 2029 kan," komentar @vale****_

"Di desaku ada tiga sekolah. Satu sekolah udah dapet MBG, dua sekolah belum. Sekolah yang udah dapet awalnya dikasih makanan mateng, tapi anak-anaknya pada nggak doyan karena lauknya kurang mateng. Akhirnya sekarang diganti roti sama susu kayaknya. Pokoknya makanan kemasan gitu," tambah @dail*****

"Bukan gitu, justru si menu MBG ini yang diganti pakai bahan mentah atau kayak snack-snack gitu. Malah jatohnya semi sembako, info dari temen menunya roti tawar, biskuit Roma kelapa, keju Prochiz, jeruk medan, susu, kacang arab, sama oatmeal," timpal @jja*****_

Sebagai informasi tambahan, alokasi anggaran program Makan Bergizi Gratis sepanjang Mei 2025 telah mencapai Rp3 triliun, meningkat 26,56 persen dari realisasi April sebesar Rp2,37 triliun.

Dengan kata lain, anggaran MBG bertambah sekitar Rp631 miliar. Menurut Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara, program Makan Bergizi Gratis ini telah menjangkau 3.977.514 penerima manfaat yang terdiri dari siswa tingkat SD, SMP, SMA, serta ibu hamil.

Untuk saat ini, program Makan Bergizi Gratis dilayani oleh 1.386 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur umum yang aktif beroperasi di berbagai wilayah di Indonesia.

Tercatat bahwa terjadi peningkatan pesat dalam jumlah penerima program MBG sejak Januari hingga Mei 2025, yaitu naik 429,75 persen. Pemerintah sendiri telah menargetkan jumlah penerima manfaat akan meningkat drastis hingga 82,9 juta orang pada kuartal IV tahun ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut: Anggaran MBG Prabowo Tahun Depan Naik Dua Kali Lipat, Tembus Rp 300 Triliun

Luhut: Anggaran MBG Prabowo Tahun Depan Naik Dua Kali Lipat, Tembus Rp 300 Triliun

Bisnis | Kamis, 12 Juni 2025 | 12:35 WIB

Kuliti Program MBG Prabowo, ICW Curigai Penunjukan Langsung Vendor di Lingkaran Rezim

Kuliti Program MBG Prabowo, ICW Curigai Penunjukan Langsung Vendor di Lingkaran Rezim

News | Rabu, 11 Juni 2025 | 17:30 WIB

Desain Kebijakan yang Lemah: Pelajaran dari Program Makan Bergizi Gratis

Desain Kebijakan yang Lemah: Pelajaran dari Program Makan Bergizi Gratis

Your Say | Senin, 09 Juni 2025 | 14:52 WIB

Terkini

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

Amnesty: Dandhy Tak Wajib Hadiri Undangan Klarifikasi Polisi soal Film Pesta Babi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Mengenal Permakultur: Gaya Hidup Bertani yang Bekerja Bersama Alam

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Cara Migrasi Kartu SIM Fisik ke eSIM di HP Android: Panduan Praktis Telkomsel, Indosat, dan XL

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:29 WIB

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

Malaysia Kirim 1,6 Ton Narkoba ke Indonesia, Dasco Apresiasi Operasi Kapolri Suyudi

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Jelang Laga Panas di Pakansari: Polres Bogor Pertemukan Suporter Garudayaksa, Persib hingga Jakmania

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Viral Video Pria Diduga Pamer Alat Kelamin di Warung Nasi Gunung Putri Bogor

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

HUAWEI FreeBuds Neo Andalkan ANC hingga 55 dB, Baterai Tahan 40 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:15 WIB

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

6 Rekomendasi HP Murah Minim Iklan dan Bloatware, Bebas Notifikasi Mengganggu Mulai 1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:11 WIB

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

Budisatrio Apresiasi Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di Olimpiade Bahasa Asing BBNKT 2026

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:10 WIB

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

Ungkap Alasan Bedah Rumah di Kampung Ambon, Kapolda: Berantas Narkoba Tak Cukup Pakai Hukum

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 20:09 WIB

×