Adu Kuat di Langit dan Darat, Siapa Paling Perkasa Jika Perang Total Iran vs Israel Terjadi?

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2025 | 14:30 WIB
Adu Kuat di Langit dan Darat, Siapa Paling Perkasa Jika Perang Total Iran vs Israel Terjadi?
Ilustrasi perang Israel vs Iran. Bank Sepah, salah satu bank milik pemerintah Iran, dilaporkan lumpuh total akibat serangan siber yang diklaim dilakukan oleh kelompok peretas.

Suara.com - Eskalasi dramatis di Timur Tengah yang menyeret Iran dan Israel ke jurang perang terbuka telah memantik pertanyaan fundamental di seluruh dunia: jika kedua negara ini mengerahkan seluruh kekuatan militernya, siapa yang akan keluar sebagai pemenang?

Analisis mendalam terhadap data kekuatan militer keduanya menunjukkan pertarungan antara kuantitas melawan kualitas, antara strategi perang asimetris melawan keunggulan teknologi mutakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Global Firepower (GFP) 2025, kekuatan kedua negara ini terlihat sangat berdekatan di panggung dunia. Israel berada satu peringkat di atas Iran, menempati posisi ke-15 dari 145 negara, sementara Iran membuntuti ketat di peringkat ke-16.

Namun, peringkat itu hanya permukaan dari kompleksitas strategi dan kapabilitas militer yang sangat berbeda.

"Israel kini telah memasuki 'momen penentuan dalam sejarahnya' dan serangan akan terus berlanjut. Target kami jelas: para ilmuwan yang bekerja mengembangkan bom nuklir, program rudal balistik mereka, serta fasilitas pengayaan uranium di Natanz," ujar Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam sebuah pernyataan keras yang menandai keseriusan konflik.

Manusia vs Mesin: Pertarungan Jumlah Personel dan Anggaran

Di atas kertas, Iran memiliki keunggulan telak dalam hal sumber daya manusia. Dengan total personel aktif mencapai 610.000 prajurit—terbagi antara tentara reguler dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang sangat loyal—dan cadangan 350.000 orang, Iran mampu mengerahkan kekuatan massal yang luar biasa. Angka ini membuat militer Israel dengan 169.500 personel aktif dan 465.000 cadangan terlihat lebih kecil.

Namun, keunggulan jumlah personel Iran itu dimentahkan oleh jurang anggaran pertahanan yang menganga. Israel, dengan dukungan finansial kuat, mengalokasikan dana militer sebesar US31 miliar (sekitar Rp 505 triliun). Bahkan angka ini melonjak hingga US46,5 miliar pada tahun sebelumnya akibat operasi militer di Gaza.

Angka itu lebih dari dua kali lipat anggaran pertahanan Iran yang hanya sekitar US15 miliar, bahkan sempat turun ke US7,9 miliar akibat sanksi internasional.

"Anggaran jumbo ini memungkinkan Israel untuk terus mengakuisisi dan mengembangkan teknologi serta sistem pertahanan paling modern di planet ini, sebuah kemewahan yang tidak dimiliki Iran," kata seorang pengamat militer.

Dominasi di Udara: F-35 Israel vs Jet Uzur Iran

Keunggulan teknologi Israel paling nyata terlihat di angkasa. Angkatan Udara Israel (IAF) adalah salah satu yang paling canggih di dunia, mengoperasikan 611 unit pesawat, termasuk skuadron jet tempur siluman F-35 yang mampu menembus pertahanan udara musuh tanpa terdeteksi. Ini ditambah dengan 345 pesawat tempur modern lain seperti F-16 dan 48 helikopter serang Apache.

Di sisi lain, Angkatan Udara Iran seperti sebuah museum terbang. Meskipun memiliki 551 unit pesawat, sebagian besar armadanya adalah jet tempur era Perang Dingin seperti MiG-29, F-14A Tomcat, dan F-4 Phantom II yang usianya sudah lebih dari 35 tahun. Sanksi internasional selama bertahun-tahun telah melumpuhkan upaya modernisasi mereka.

"Secara kualitas, perbandingannya seperti langit dan bumi. Jet-jet tempur Israel adalah predator, sementara pesawat Iran adalah mangsa yang menunggu diterkam," ungkap seorang analis pertahanan.

Perang Asimetris: Rudal Balistik dan Iron Dome

Sadar akan kelemahannya di udara, Iran membangun strategi penyeimbang yang menakutkan: program rudal balistik.

Iran memiliki ribuan rudal dengan berbagai jangkauan yang mampu menghantam seluruh wilayah Israel. Ini adalah kartu truf utama Teheran untuk memberikan pukulan balasan yang menyakitkan.

Sebagai jawaban, Israel mengembangkan salah satu sistem pertahanan udara paling berlapis dan canggih di dunia. Tulang punggungnya adalah "Iron Dome" yang legendaris, dirancang untuk mencegat roket jarak pendek.

Untuk ancaman yang lebih besar seperti rudal balistik, Israel memiliki sistem pertahanan Arrow dan David's Sling.

"Sistem pertahanan udara kami adalah benteng yang dirancang untuk mengidentifikasi dan menghancurkan setiap proyektil yang datang, membiarkan ancaman tak berbahaya jatuh di area kosong dan menembak jatuh rudal yang paling berbahaya," kata seorang pejabat militer Israel.

Kartu AS Terakhir: Senjata Nuklir

Faktor pembeda paling signifikan dan paling dirahasiakan adalah kapabilitas nuklir. Meskipun tidak pernah dikonfirmasi secara resmi, dunia meyakini Israel memiliki senjata nuklir. Ini memberikan Israel keunggulan strategis absolut sebagai jaminan terakhir jika eksistensi negaranya terancam.

Di sisi lain, program nuklir Iran yang menjadi target utama serangan Israel adalah upaya Teheran untuk mencapai status penyeimbang yang sama, sebuah ambisi yang tidak akan pernah ditoleransi oleh Tel Aviv.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terus Matangkan Rencana Evakuasi WNI dari Iran, Begini Strategi Menlu Sugiono

Terus Matangkan Rencana Evakuasi WNI dari Iran, Begini Strategi Menlu Sugiono

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 14:19 WIB

SBY Sebut Dunia di Ambang Malapetaka, Nasib Bumi Kini di Tangan 5 'Strong Men' Ini

SBY Sebut Dunia di Ambang Malapetaka, Nasib Bumi Kini di Tangan 5 'Strong Men' Ini

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 12:24 WIB

Perisai Tak Terduga: Saat Raja Yordania Keturunan Nabi Tembak Jatuh Drone Iran untuk Israel

Perisai Tak Terduga: Saat Raja Yordania Keturunan Nabi Tembak Jatuh Drone Iran untuk Israel

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 11:37 WIB

Pelatih Irak sudah Jadi 'Korban',  Perang Israel-Iran Pengaruhi Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia?

Pelatih Irak sudah Jadi 'Korban', Perang Israel-Iran Pengaruhi Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia?

Bola | Kamis, 19 Juni 2025 | 10:20 WIB

Konflik Iran-Israel Meluas, Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi

Konflik Iran-Israel Meluas, Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 08:39 WIB

Mulan Jameela Muntab saat G7 Dukung Israel, Puji Presiden Prabowo yang Pilih Melawat ke Rusia

Mulan Jameela Muntab saat G7 Dukung Israel, Puji Presiden Prabowo yang Pilih Melawat ke Rusia

Entertainment | Rabu, 18 Juni 2025 | 20:59 WIB

Benjamin Netanyahu Tuding Iran Membunuh Perempuan dan Anak-Anak

Benjamin Netanyahu Tuding Iran Membunuh Perempuan dan Anak-Anak

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 19:45 WIB

Terkini

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

Resmi! Nadiem Makarim Jadi Tahanan Rumah

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:19 WIB

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

DPRD DKI Segel Parkir Ilegal Blok M Square

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:16 WIB

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

Nadiem Tegaskan Tanda Tangan Pengadaan Laptop Ada di Level Dirjen Kemendikbudristek

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:13 WIB

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

Periksa Plt Walkot Madiun, KPK Dalami Permintaan Dana CSR Hingga Ancaman ke Pihak Swasta

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:09 WIB

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

Buntut Investasi Google ke PT AKAB, Nadiem Disebut Paksakan Penggunaan Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 00:04 WIB

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:10 WIB

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:06 WIB

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua

News | Senin, 11 Mei 2026 | 21:05 WIB

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:53 WIB

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen

News | Senin, 11 Mei 2026 | 20:52 WIB