Inilah Sara Netanyahu: 'Dalang' Perang, Kendalikan Israel dari Balik Tirai

Bernadette Sariyem

Sabtu, 21 Juni 2025 | 20:28 WIB
Inilah Sara Netanyahu: 'Dalang' Perang, Kendalikan Israel dari Balik Tirai
Sara Netanyahu (kiri) bersama sang suami, Benjamin Netanyahu. Sara disebut-sebut sebagai sosok yang paling berkuasa menentukan kebijakan Israel, termasuk soal perang. [Suara.com]

Suara.com - Setiap kebijakan kontroversial, eskalasi militer, dan di balik setiap skandal yang melilit rezim Benjamin Netanyahu, satu nama selalu berbisik di koridor kekuasaan Israel: Sara Netanyahu.

Ia bukan sekadar Ibu Negara yang mendampingi suami.

Bagi banyak pihak, dari politisi veteran hingga analis, Sara adalah kekuatan sejati.

Bahkan, banyak analis yang menilai Sara adalah sang dalang yang memegang tali kendali perdana menteri dan, pada akhirnya, nasib negara.

Lahir dari keluarga terpelajar dan berprofesi sebagai psikolog, citra publik Sara Netanyahu seringkali kontras dengan reputasinya di belakang layar.

Di panggung, ia adalah istri setia bagi Benjamin Netanyahu.

'PM Israel' Sesungguhnya

Namun, kesaksian-kesaksian dari lingkar dalam kekuasaan melukiskan gambaran seorang wanita yang haus kontrol, paranoid, dan secara aktif mengintervensi urusan negara paling krusial—mulai dari penunjukan pejabat hingga strategi perang.

Sara Netanyahu istri PM Israel Benjamin Netanyahu. (dok. Instagram)
Sara Netanyahu. Banyak pihak, termasuk mantan pejabat tinggi, menudingnya sebagai kekuatan sejati di balik keputusan-keputusan krusial Israel, dari penunjukan pejabat hingga strategi perang.

Kesaksian dari Petinggi: Ya, Dia Memang Intervensi

baca juga

Tuduhan ini bukan sekadar gosip, tapi diungkap oleh Avigdor Liberman, politisi kawakan yang pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal di kantor Netanyahu dan menteri pertahanan.

Acigdor memberikan kesaksian gamblang di bawah sumpah pada Januari 2024.

Kesaksiannya mengonfirmasi apa yang selama ini menjadi rahasia umum.

“Secara umum, apakah Sara Netanyahu bertindak dan campur tangan dalam penunjukan? Ya, memang,” kata Liberman di pengadilan.

“Apakah ada intervensi aktif oleh Sara Netanyahu dalam penunjukan? Ya, tentu saja.”

Liberman bahkan menceritakan betapa dalamnya pengaruh, Sara hingga ke hal-hal paling sepele namun menunjukkan kontrol absolutnya.

“Kami mendapat panggilan telepon langsung untuk memindahkan beberapa sekretaris dalam pemilihan pendahuluan Likud yang tidak disukainya [Sara],” ungkapnya.

Pengaruh ini, menurut Liberman, sangat terasa dalam perilaku Netanyahu.

“Netanyahu sangat memperhatikan Sara. Ketika saya mendengarnya berteriak di telepon, saya tahu Sara berdiri di sampingnya,” tambah mantan menteri itu.

Akibat Diselingkuhi Benjamin

Dari mana kekuatan sebesar ini berasal?

Banyak yang menunjuk pada satu momen kelam di tahun 1993, ketika Benjamin Netanyahu secara publik mengakui perselingkuhannya.

Beredar rumor kuat tentang sebuah "perjanjian rahasia" yang dibuat setelah insiden itu.

Diduga, isi perjanjian rahasia itu ialah Benjamin memberikan Sara hak veto atas keputusan-keputusan suaminya, termasuk penunjukan pejabat keamanan senior, sebagai ganti atas kesetiaannya.

Meskipun Liberman mengaku tidak mengetahui detail perjanjian itu, ia mengonfirmasi bahwa intervensi Sara sudah ada bahkan sebelum skandal perselingkuhan terjadi.

Namun, insiden "rekaman panas" itu diyakini telah mengukuhkan posisinya, memberinya senjata ampuh untuk mengendalikan karier politik suaminya.

Sara Netanyahu (kanan) bersama sang suami, Benjamin Netanyahu. Sara disebut-sebut sebagai sosok yang paling berkuasa menentukan kebijakan Israel, termasuk soal perang. [Suara.com]
Sara Netanyahu (kanan) bersama sang suami, Benjamin Netanyahu. Sara disebut-sebut sebagai sosok yang paling berkuasa menentukan kebijakan Israel, termasuk soal perang. [Suara.com]

Dari Dapur Istana Hingga Kabinet Perang

Kontrol Sara tidak berhenti di urusan personal atau penunjukan staf. Ia dituding terlibat langsung dalam kebijakan perang.

Baru-baru ini, Sara dilaporkan mengkritik keras Kepala Staf Angkatan Pertahanan Israel (IDF), dengan dalih sang jenderal "memprioritaskan pengembalian sandera daripada mengalahkan Hamas."

Berita dari Channel 12 melaporkan bahwa Sara menentang keras penunjukan Kepala Staf saat ini.

Dia juga secara aktif melobi kandidat lain yang lebih sesuai dengan pandangan garis kerasnya.

Ini adalah bukti paling mengerikan bagaimana preferensi personalnya bisa membentuk strategi militer sebuah negara nuklir.

Paranoia "Deep State" dan Rentetan Skandal

Seperti halnya politisi populis lainnya, ketika terpojok oleh skandal—seperti kasus penyalahgunaan dana negara untuk memesan makanan mewah senilai hampir USD100.000—Sara dan keluarganya mengadopsi narasi konspirasi.

Ia berulang kali menuding adanya "negara gelap" atau "deep state" di Israel yang berkomplot untuk menjatuhkan suaminya, sebuah retorika yang ia samakan dengan nasib Donald Trump di AS.

"Orang-orang ini menyalahgunakan sistem peradilan untuk mencoba menggulingkan pemerintah yang dipilih secara demokratis," klaimnya, seraya menuduh "elit sayap kiri radikal" sebagai dalangnya.

Dengan jejak intervensi yang panjang, dari memveto duta besar PBB hingga membentuk kabinet perang, serta riwayat skandal dan retorika konspirasi, sosok Sara Netanyahu muncul sebagai salah satu figur paling berpengaruh sekaligus berbahaya di Israel.

Ia bukan lagi sekadar istri perdana menteri; ia adalah pemain sentral dalam drama politik rezim Zionis yang penuh intrik dan pertumpahan darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel, Ustaz Felix Siauw Ungkap Fakta Mengejutkan

Sikap Umat Islam Terhadap Perang Iran-Israel, Ustaz Felix Siauw Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 19:03 WIB

Ustaz Felix Siauw Ungkap Amerika Sumber Kekuatan Israel, Hentikan Dukungan Maka Konflik Selesai!

Ustaz Felix Siauw Ungkap Amerika Sumber Kekuatan Israel, Hentikan Dukungan Maka Konflik Selesai!

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 18:39 WIB

Netanyahu Sebut Keluarganya Pahlawan Gegara Tunda Pesta Nikah, Rakyat Israel Murka

Netanyahu Sebut Keluarganya Pahlawan Gegara Tunda Pesta Nikah, Rakyat Israel Murka

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 17:47 WIB

Israel Serang Rumah Sakit di Iran, 2 Tenaga Medis dan Seorang Anak Tewas

Israel Serang Rumah Sakit di Iran, 2 Tenaga Medis dan Seorang Anak Tewas

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 16:30 WIB

Serangan Iran Bikin Liga Israel Ambruk: Pemain Frustasi Musim 2025/2026 Terancam Batal

Serangan Iran Bikin Liga Israel Ambruk: Pemain Frustasi Musim 2025/2026 Terancam Batal

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 16:12 WIB

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

Warga Israel Larang Orang Afrika Masuk Bunker: Ini Khusus Bangsa Yahudi

News | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:45 WIB

Ngeri dengan Rudal Iran, Pemain Klub Israel Ngungsi ke Polandia

Ngeri dengan Rudal Iran, Pemain Klub Israel Ngungsi ke Polandia

Bola | Sabtu, 21 Juni 2025 | 15:23 WIB

Terkini

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:00 WIB

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 19:10 WIB

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:55 WIB

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:34 WIB