Video AI 'Pahlawan Masa Kini' Polri Diklaim Buatan Anak Magang?

Bernadette Sariyem

Senin, 23 Juni 2025 | 22:03 WIB
Video AI 'Pahlawan Masa Kini' Polri Diklaim Buatan Anak Magang?
Seorang pengguna media sosial X mengklaim dirinyalah yang membuat video viral 'Pahlawan Masa Kini' saat magang di Polri. Namun, Divisi Humas Polri secara tegas membantah klaim tersebut. [Suara.com/X]

Ditemui di Hotel Gran Mahakam Senin ini, Kadiv Humas Polri Irjen Sandi Nugroho memberikan jawaban singkat namun tegas saat ditanya apakah benar video itu buatan anak magang.

“Bukan. Enggak ada,” tegas Sandi Nugroho.

Dikritik oleh AI Grok

Upaya Divisi Humas Polri membangun citra heroik melalui video promosi berbasis Artificial Intelligence (AI) bertajuk 'Pahlawan Masa Kini' justru berujung skakmat digital.

Tak hanya menuai badai cibiran dari warganet, kampanye yang dirilis menyambut HUT ke-79 Bhayangkara ini mendapat "jeweran" telak dari dua entitas tak terduga: fitur Community Notes dan Grok, AI canggih milik Elon Musk.

Insiden ini menjadi studi kasus menarik tentang bagaimana narasi institusional yang megah dapat dipatahkan seketika oleh verifikasi kolektif dan analisis mesin di era digital yang semakin terbuka.

Dirilis pada Minggu, 22 Juni 2025, video tersebut menyajikan visual futuristik yang menampilkan polisi sebagai pahlawan super.

Dengan kiasan polisi bersayap, penyelamat saat banjir, hingga penjaga dunia maya, Polri mencoba menyampaikan pesan kuat.

Video Divisi Humas Polri dapat catatan komunitas X. Tak hanya itu, Grok atau AI milik Elon Musk juga memberikan kritik terhadap video tersebut. [Suara.com/X]
Video Divisi Humas Polri dapat catatan komunitas X. Tak hanya itu, Grok atau AI milik Elon Musk juga memberikan kritik terhadap video tersebut. [Suara.com/X]

“Polisi adalah sosok pahlawan masa kini. Tanpa jubah, tanpa sorotan mereka berdiri di garda terdepan, melindungi masyarakat dari segala bentuk kejahatan dan marabahaya,” demikian narasi pembuka dalam unggahan tersebut.

baca juga

Namun, alih-alih simpati, yang datang justru adalah sinisme. Warganet dari kalangan muda perkotaan mempertanyakan pilihan menggunakan AI ketimbang dokumentasi otentik.

“Kenapa pake AI min? Emang gak ada footage lagi mengayomi masyarakat beneran? Ini nanya beneran ya min,” tulis akun @PHN3***.

“Anggaran segini banyak masih aja bikin video dari AI, mana hasilnya jelek banget lagi,” komentar @snack***.

Puncak dari kritik publik datang dalam bentuk yang lebih formal dan menyakitkan: sebuah catatan komunitas atau Community Notes yang disematkan langsung di bawah unggahan Polri.

"Pada twit ini polisi mengklaim sebagai pelindung masyarakat, namun terdapat banyak kasus pembunuhan dilakukan oleh anggota kepolisian," demikian bunyi catatan komunitas yang diterakan oleh X.

Seolah belum cukup, Grok, AI milik X, turut memberikan analisis mendalam terhadap unggahan Divisi Humas Polri tersebut.

Sama seperti Community Notes, Grok menyoroti kontradiksi antara citra dan realitas.

Berikut adalah 3 penilaian Grok terhadap unggahan Divisi Humas Polri:

  1. Teknis Seni: “Visual dramatis dengan efek AI seperti sayap bercahaya menarik perhatian, mirip iklan global seperti Nike. Namun, penelitian menunjukkan iklan AI sering dianggap kurang autentik dan mudah dilupakan, berisiko mengurangi dampak.”
  2. Etik: “Iklan menggambarkan polisi sebagai pahlawan, tetapi bertentangan dengan laporan korupsi dan kekerasan polisi, berpotensi menyesatkan dan melanggar pedoman etik AI Indonesia yang menekankan kejujuran dan prevensi bahaya.”
  3. Kenyataan Lapangan: “Iklan menonjolkan peran pelindung, didukung beberapa aksi komunitas polisi di X. Namun, realitas korupsi dan ketidakpercayaan publik menciptakan kesenjangan, memicu skeptisisme terhadap narasi heroik.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Video Polri 'Pahlawan Masa Kini' Kena Kritik AI Elon Musk: Berpotensi Menyesatkan

Video Polri 'Pahlawan Masa Kini' Kena Kritik AI Elon Musk: Berpotensi Menyesatkan

News | Senin, 23 Juni 2025 | 21:40 WIB

Divisi Humas Polri Rilis Video AI Bertema 'Pahlawan Masa Kini', Tuai Pro Kontra

Divisi Humas Polri Rilis Video AI Bertema 'Pahlawan Masa Kini', Tuai Pro Kontra

News | Senin, 23 Juni 2025 | 12:24 WIB

Viral Emak-emak Terobos Jalan Cor Basah Tuai Pro Kontra, Siapa yang Salah?

Viral Emak-emak Terobos Jalan Cor Basah Tuai Pro Kontra, Siapa yang Salah?

News | Minggu, 22 Juni 2025 | 10:43 WIB

'Pak, Belikan Lego!' Video Bocah 'Todong' Presiden Prabowo di Rusia

'Pak, Belikan Lego!' Video Bocah 'Todong' Presiden Prabowo di Rusia

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:43 WIB

Heboh Guru Dumadi Tendang Kepala Siswa Sambil Naik Meja, Berakhir Perdamaian

Heboh Guru Dumadi Tendang Kepala Siswa Sambil Naik Meja, Berakhir Perdamaian

News | Kamis, 12 Juni 2025 | 16:12 WIB

Guru SD di Pelosok Bertaruh Nyawa saat Hendak Mengajar

Guru SD di Pelosok Bertaruh Nyawa saat Hendak Mengajar

Video | Jum'at, 16 Mei 2025 | 12:42 WIB

Viral Perjuangan Guru SD di Pelosok Indonesia, Bertaruh Nyawa Saat Melewati Jembatan Rusak

Viral Perjuangan Guru SD di Pelosok Indonesia, Bertaruh Nyawa Saat Melewati Jembatan Rusak

News | Selasa, 13 Mei 2025 | 13:57 WIB

Terkini

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:10 WIB

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo

Bri | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:53 WIB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

Ridwan Kamil Siap-Siap, KPK Buka Peluang Panggil Lagi terkait Kasus Korupsi Bank BJB

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:39 WIB

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

Siswi Tertemper Kereta di Jurangmangu, 4 Perjalanan Commuter Line Terdampak

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:24 WIB

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Viral Pungli Wisata Air Panas Karo Berujung Blokade Jalan, 3 Orang Ditangkap

Sumut | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:18 WIB

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

×