Kenapa Helikopter Tak Langsung Angkut Pendaki Brasil di Rinjani? Pengamat Beberkan Alasannya

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 25 Juni 2025 | 14:04 WIB
Kenapa Helikopter Tak Langsung Angkut Pendaki Brasil di Rinjani? Pengamat Beberkan Alasannya
Ilustrasi helikopter rescue. (Shutterstock)

Suara.com - Tragedi meninggalnya pendaki asal Brasil, Juliana Marins, di Gunung Rinjani menyisakan duka mendalam sekaligus pertanyaan besar di benak publik. Salah satu yang paling ramai diperbincangkan di media sosial adalah: "Kenapa tim SAR tidak menggunakan helikopter untuk mengevakuasi korban secara langsung dari dasar jurang?"

Pertanyaan yang tampak sederhana ini ternyata memiliki jawaban teknis yang kompleks. Pengamat penerbangan terkemuka, Gerry Soejatman, memberikan penjelasan mendetail yang membantah asumsi bahwa evakuasi udara bisa dilakukan semudah itu. Menurutnya, ada faktor ketinggian dan batas kemampuan helikopter yang menjadi penghalang mutlak.

Penjelasan itu ia unggah di laman X (dulu Twitter) pribadinya pada Selasa (24/6/2025). Berikut penjelasannya:

Tantangan Ketinggian Ekstrem

Dalam penjelasannya, Gerry Soejatman pertama-tama menyoroti kondisi medan yang luar biasa sulit. Lokasi insiden berada di ketinggian yang sangat menantang bagi operasi penerbangan helikopter.

"Kejadian lokasi ada di ketinggian 10,000 kaki, di mana korban jatuh di lereng ke ketinggian sekitar 9400ft," tulis Gerry.

Ketinggian ini, yang setara dengan lebih dari 2.800 meter di atas permukaan laut, menjadi variabel kritis pertama yang menentukan jenis operasi penyelamatan yang bisa dilakukan. Di ketinggian seperti ini, udara menjadi lebih tipis, yang secara signifikan memengaruhi performa mesin dan daya angkat baling-baling helikopter.

Masalah Krusial: Hover di Udara Tipis

Kunci dari operasi penyelamatan menggunakan helikopter (hoisting) adalah kemampuannya untuk diam stabil di udara (hovering) saat menurunkan atau menaikkan personel dan korban. Gerry menjelaskan bahwa ada dua jenis hover yang sangat berbeda.

"Untuk hover ada definisi kategori hover. Hover In Ground Effect (IGE) dan Hover Out of Ground Effect (OGE)," jelasnya.

Hover IGE terjadi ketika helikopter berada dekat dengan permukaan tanah datar, di mana ia mendapat bantuan "bantalan" dari tekanan udara yang dipantulkan baling-baling dari tanah. Namun, kondisi di lereng curam Rinjani sama sekali berbeda.

"Jelas lokasi korban bukan di tanah datar. Nah, kalau tidak hover IGE, ya harus hover OGE. Di sinilah kita ketemu masalahnya," kata Gerry.

Hover OGE berarti helikopter harus mempertahankan posisinya di udara tipis tanpa bantuan bantalan udara dari daratan, sebuah manuver yang membutuhkan tenaga mesin jauh lebih besar dan memiliki batas ketinggian yang lebih rendah.

Batas Kemampuan Helikopter Basarnas

Di sinilah letak inti dari persoalan. Menurut Gerry, helikopter yang dioperasikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) tidak dirancang untuk melakukan manuver Hover OGE di ketinggian lokasi korban. Ia memaparkan spesifikasi teknis dari armada yang ada.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SUARA LIVE! Dugaan Korupsi Kuota Haji Gus Yaqut hingga Penemuan Juliana Pendaki Rinjani asal Brasil

SUARA LIVE! Dugaan Korupsi Kuota Haji Gus Yaqut hingga Penemuan Juliana Pendaki Rinjani asal Brasil

Video | Rabu, 25 Juni 2025 | 13:37 WIB

Pendaki Brasil Dipastikan Meninggal di Gunung Rinjani, Tim SAR Ungkap Kesulitan Proses Evakuasi

Pendaki Brasil Dipastikan Meninggal di Gunung Rinjani, Tim SAR Ungkap Kesulitan Proses Evakuasi

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:40 WIB

Kronologi Lengkap Pendaki Brasil Meninggal di Gunung Rinjani, Diduga Akibat Hipotermia dan Kelelahan

Kronologi Lengkap Pendaki Brasil Meninggal di Gunung Rinjani, Diduga Akibat Hipotermia dan Kelelahan

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 11:01 WIB

Kronologi Jatuhnya Juliana Turis Brasil di Gunung Rinjani, Proses Evakuasi Jadi Sorotan Dunia

Kronologi Jatuhnya Juliana Turis Brasil di Gunung Rinjani, Proses Evakuasi Jadi Sorotan Dunia

News | Rabu, 25 Juni 2025 | 09:22 WIB

Pendaki Brasil Terjatuh di Rinjani: Evakuasi Dramatis Terhambat Cuaca!

Pendaki Brasil Terjatuh di Rinjani: Evakuasi Dramatis Terhambat Cuaca!

Video | Selasa, 24 Juni 2025 | 22:15 WIB

Pendaki Brasil Ditemukan Tersangkut di Tebing Rinjani usai Hilang 3 Hari

Pendaki Brasil Ditemukan Tersangkut di Tebing Rinjani usai Hilang 3 Hari

Video | Selasa, 24 Juni 2025 | 19:00 WIB

Jalur Pendakian Rinjani Ditutup Sementara, Pendaki Brasil Diduga Meninggal Usai Jatuh

Jalur Pendakian Rinjani Ditutup Sementara, Pendaki Brasil Diduga Meninggal Usai Jatuh

News | Selasa, 24 Juni 2025 | 17:44 WIB

Terkini

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:35 WIB

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 21:00 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:21 WIB

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:15 WIB

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:17 WIB

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:13 WIB

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:01 WIB

Terungkap! Ini Alasan Ahmad  Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 16:31 WIB