2 Menit Percakapan Rahasia Prabowo - Dasco Sebelum Naik Pesawat, Titipkan Apa?

Bernadette Sariyem, Novian Ardiansyah

Selasa, 01 Juli 2025 | 18:54 WIB
2 Menit Percakapan Rahasia Prabowo - Dasco Sebelum Naik Pesawat, Titipkan Apa?
Presiden Prabowo Subianto (kiri) sempat berbincang dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) sesaat sebelum memasuki pesawat ke Arab Saudi di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/7/2025). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc]

Suara.com - Presiden RI Prabowo Subianto terekam kamera sempat berbicara pelan-pelan kepada Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, saat hendak memasuki pesawat kepresidenan yang akan membawanya ke Arab Saudi, Selasa (1/7/2025).

Momen di Landasan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, tersebut tentu menjadi pemandangan tak biasa, dan mengundang tanda tanya besar.

Tepat beberapa langkah sebelum menaiki tangga pesawat kepresidenan, Presiden Prabowo tiba-tiba menghentikan langkahnya.

Bukan untuk lambaian tangan terakhir, melainkan untuk sebuah percakapan yang tampak serius selama kurang lebih dua menit dengan orang kepercayaannya, Dasco.

Sontak saja peristiwa yang terjadi selama dua menit itu menyita perhatian.

Dalam rutinitas protokoler yang biasanya berjalan kaku dan cepat, jeda dua menit untuk sebuah obrolan empat mata di tengah landasan pacu adalah sebuah anomali.

Di dekat mereka, berdiri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang tampak menyimak dengan saksama interaksi antara Presiden dan Wakil Ketua DPR sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra tersebut.

Bahasa tubuh ketiganya menjadi sorotan.

Prabowo terlihat memberikan arahan dengan gestur tegas, sementara Dasco mendengarkan dengan penuh perhatian.

Gibran, sang wakil, memilih untuk mengamati dari dekat, seolah memahami pentingnya pesan yang sedang disampaikan dalam momen krusial tersebut.

Apa yang begitu mendesak sehingga harus dibicarakan di detik-detik terakhir sebelum keberangkatan?

Ketika coba dikonfirmasi usai pesawat kepresidenan lepas landas, Sufmi Dasco Ahmad justru memberikan jawaban yang semakin menambah aura misteri pada percakapan itu.

Sambil tertawa, ia mencoba mengelak namun secara bersamaan mengonfirmasi bahwa ada sesuatu yang penting dibicarakan.

"Ha-ha-ha... jangan, mau tau saja. Itu percakapan rahasia," kata Dasco.

Dia lantas menambahi, "Tapi tadi lihat kan, bicaranya sambil ketawa-ketawa."

Di satu sisi, ia menyebutnya "percakapan rahasia", mengindikasikan adanya instruksi atau informasi penting yang bersifat internal.

Sementara di lain sisi, ia menambahkan klausa "sambil ketawa-ketawa" yang bisa jadi merupakan upaya untuk meredakan spekulasi dan memberi kesan bahwa obrolan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan santai, kontras dengan apa yang tertangkap kamera.

Namun, Dasco kemudian memberikan petunjuk yang lebih jelas mengenai substansi pembicaraan tersebut.

Ia mengisyaratkan adanya "titipan" atau pesan khusus dari Presiden Prabowo yang akan bepergian untuk waktu yang cukup lama.

"Kalau soal titipan pergi lama, tentunya tadi sudah dibicarakan dengan Mas Wapres (Gibran) ya. Kalau tadi ada deh (obrolan Prabowo-Dasco)," kata Dasco.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) memberikan pernyataan terkait nama yang akan mengisi posisi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. [Suara.com/Novian]
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (tengah) memberikan pernyataan terkait nama yang akan mengisi posisi Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat. [Suara.com/Novian]

Kursi Dubes di AS

Dalam kesempatan yang sama, Dasco juga sempat mengonfirmasi pemerintah akan secara resmi mengajukan satu nama calon Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat ke DPR pada Rabu (2/7/2025).

Kabar ini menjadi angin segar setelah kursi penting di Washington DC tersebut kosong dalam waktu yang cukup lama.

Konfirmasi ini disampaikan langsung oleh Dasco di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Selasa (1/7/2025), setelah ia berkomunikasi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

"Menurut informasi dari menteri sekretaris negara, bahwa terutama besar beberapa negara sahabat termasuk Amerika Serikat konfirm besok akan dikirim ke DPR dan kita akan proses sesuai mekanisme yang berlaku di Komisi I," kata Dasco.

Ketua Harian Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pemerintah tidak mengajukan beberapa nama untuk dipilih, melainkan sudah mengerucut pada satu kandidat tunggal yang telah diputuskan.

"Satu nama," tegas Dasco saat ditanya mengenai jumlah calon yang diajukan.

Ketika awak media mencoba memancing dengan salah satu nama yang sempat beredar dalam bursa spekulasi, yakni mantan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Dasco dengan cepat dan tegas menepisnya.

"Bukan. Bukan, bukan. Nanti besok biar Komisi I. Ini ada pimpinan Komisi I akan menjelaskan kepada pers terhadap duta besar negara sahabat yang dikirim oleh pemerintah kepada DPR. Itu yang pertama," jelas Dasco.

Lebih lanjut, Dasco memastikan bahwa DPR akan bergerak cepat untuk memproses nama calon tersebut.

Mengingat masa sidang saat ini terbilang pendek, DPR akan mengusahakan agar proses uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) dapat segera rampung sehingga sang duta besar terpilih bisa dilantik dalam waktu dekat.

"Yang kedua, kita akan proses melalui mekanisme karena jangka waktu sidang pada masa sidang ini pendek, kita akan usahakan secepatnya, agar dapat segera dilantik pada selesai masa sidang yang saat ini," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sengketa Blang Padang: Tanah Wakaf Sultan Aceh untuk Masjid Raya

Sengketa Blang Padang: Tanah Wakaf Sultan Aceh untuk Masjid Raya

Liks | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:32 WIB

Setelah Lama Kosong, Indonesia akan Punya Duta Besar untuk AS, Siapa?

Setelah Lama Kosong, Indonesia akan Punya Duta Besar untuk AS, Siapa?

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:26 WIB

Pamer ke Prabowo, Kapolri Listyo Klaim Indonesia Aman Serangan Teroris: Zero Attack Sejak 2023

Pamer ke Prabowo, Kapolri Listyo Klaim Indonesia Aman Serangan Teroris: Zero Attack Sejak 2023

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 18:10 WIB

Sri Mulyani Ungkap Strategi RAPBN 2026 di Bawah Perintah Prabowo

Sri Mulyani Ungkap Strategi RAPBN 2026 di Bawah Perintah Prabowo

Bisnis | Selasa, 01 Juli 2025 | 16:52 WIB

Was wes wos Pemilu Nasional-Daerah Dipisah MK hingga Update Usul Pemakzulan Gibran

Was wes wos Pemilu Nasional-Daerah Dipisah MK hingga Update Usul Pemakzulan Gibran

Video | Selasa, 01 Juli 2025 | 16:29 WIB

Puan Ungkap Nasib Surat Pemakzulan Gibran di DPR: Masih Menumpuk..

Puan Ungkap Nasib Surat Pemakzulan Gibran di DPR: Masih Menumpuk..

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 15:48 WIB

Polri Ungkap 1.297 Kasus Judi Online, Aset Bandar Disita Negara!

Polri Ungkap 1.297 Kasus Judi Online, Aset Bandar Disita Negara!

News | Selasa, 01 Juli 2025 | 14:24 WIB

Terkini

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

Sambut Prabowo di Lampung, 30 Mahasiswa Berencana Gelar Aksi Jahit Mulut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 09:26 WIB

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

Menaker Ajak Negara Asia Pasifik Perkuat Pelatihan Tenaga Kerja, Hadapi Pekerjaan Tergeser AI

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

CENTCOM: Amerika Serang Pertahanan Udara Iran, Stasiun Kendali Darat dan Radar Pengintai

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:45 WIB

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

Serangan AS ke Iran, Gelombang Ledakan Terjadi di Kota Jask dan Kouhe Mobarakeh Hingga Pulau Qeshm

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

Dirjen Imigrasi Minta Jajaran Fokus Kerja dan Hilangkan Budaya Kerja Lama yang Tidak Patut

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:30 WIB

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

Vonis Kasus Andrie Yunus Digelar Hari Ini, Nasib Empat Anggota BAIS TNI Akan Ditentukan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:24 WIB

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

DPR: Jangan Terus Salahkan The Fed dan Perang Teluk Saat Rupiah Tertekan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:16 WIB

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

Perang Pecah Lagi! Amerika Serang Iran Lagi, Luncurkan Rudal ke Dekat Jalur Minyak Dunia

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:13 WIB

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

Pengesahan Revisi UU Polri Dikritik, Dinilai Terlalu Terburu-Buru dan Tidak Transparan

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 08:01 WIB

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

Hari Ini, Empat Prajurit TNI Jalani Sidang Putusan Kasus Penyiraman Andrie Yunus

News | Rabu, 10 Juni 2026 | 07:28 WIB