Tewaskan 4 Orang, Penumpang Selamat Ungkap Detik-detik maut KMP Tunu, Apa yang Terjadi Sebenarnya?

Bangun Santoso Suara.Com
Kamis, 03 Juli 2025 | 14:23 WIB
Tewaskan 4 Orang, Penumpang Selamat Ungkap Detik-detik maut KMP Tunu, Apa yang Terjadi Sebenarnya?
Suasana ruang VIP Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali, Kamis (3/7/2025) usai insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. ANTARA/Gembong Ismadi

Suara.com - Tim SAR gabungan terus berpacu dengan waktu mencari korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Hingga Kamis sore, empat penumpang telah dipastikan meninggal dunia.

Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy, menyatakan bahwa dari total 66 orang (53 penumpang dan 13 ABK) di dalam kapal, 27 orang telah berhasil diidentifikasi.

"Tim gabungan berhasil mengidentifikasi 27 penumpang KMP Tunu Pratama Jaya, empat meninggal dunia," kata Sandy dalam keterangannya sebagaimana dilansir Antara, Kamis (3/7/2025).

Keempat korban meninggal dunia yang telah dievakuasi ke RSUD Negara, Jembrana, adalah Anang Suryono, Eko Sastriyo (51), Elok Rumantini (36), dan Cahyani (45), yang seluruhnya merupakan warga Banyuwangi, Jawa Timur.

Di tengah duka, kesaksian mengerikan datang dari para penumpang yang selamat. Mereka menggambarkan detik-detik kapal tenggelam yang berlangsung begitu cepat.

Bejo Santoso, salah seorang penumpang selamat, menceritakan kepanikan saat kapal tiba-tiba oleng dan terbalik.

"Sekitar tiga menit setelah oleng kapal sudah terbalik. Saya masih sempat meloncat," kata Bejo saat ditemui di pos terpadu Pelabuhan Gilimanuk.

Ia mengaku beruntung bisa melompat karena berada di sisi luar kapal. Bejo sangat meragukan penumpang di dalam ruangan bisa menyelamatkan diri karena singkatnya waktu kejadian.

"Kalau penumpang yang berada di dalam ruang saya pesimis mereka bisa keluar. Karena kapal itu terbalik dalam hitungan menit," ungkapnya.

Baca Juga: Kesaksian Bejo, Penumpang Beruntung Selamat di Insiden KMP Tunu Tenggelam: 3 Menit Langsung Terbalik

Selama enam jam terombang-ambing di lautan, Bejo bahkan sempat mengikat jenazah penumpang lain pada ban pelampung sebelum akhirnya diselamatkan nelayan.

Kesaksian serupa diungkapkan Imron. Menurutnya, kapal oleng dengan keras sebanyak tiga kali sebelum air laut menerjang masuk.

"Sekitar tiga kali kapal itu miring. Yang ketiga air laut sudah masuk ke ruang penumpang," katanya.

Sementara itu, Saiful Munir, korban selamat lainnya, mengaku bisa bertahan hidup berkat sebuah jaket pelampung yang ia temukan di tengah laut.

"Saya menemukan jaket pelampung tidak tahu dari mana. Langsung saya pakai," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI