Komisi I DPR Titip Pesan Khusus untuk Calon Dubes Indonesia untuk AS

Liberty Jemadu | Dea Hardiningsih Irianto | Suara.com

Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:38 WIB
Komisi I DPR Titip Pesan Khusus untuk Calon Dubes Indonesia untuk AS
Calon Dubes RI untuk Amerika Serikat Dwisuryo Indroyono Soesilo (tengah) berjalan keluar gedung usai mengikuti Uji Kelayakan dan Kepatutan (Fit and Proper Test) dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/7/2025). [Antara/Asprilla Dwi Adha]

Suara.com - Komisi I DPR RI menitipkan pesan khusus untuk calon duta besar (dubes) Indonesia untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo yang bersama calon dubes lain menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) pada akhir pekan ini.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono mengigatkan tentang posisi strategis Indroyono jika kelak terpilih.

"Kita harapkan yang nanti bertugas di Amerika Serikat akan bisa menjalankan tugasnya sebagai duta besar. Dan bila mana menjalankan yang baik ya saya rasa akan bisa tinggal di negara tujuan Amerika Serikat di Washington DC di waktu yang cukup lama," tutur Budi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (5/7/2025).

"Jadi ini lagi momentum saya rasa yang tepat juga. Indonesia dipimpin oleh Presiden Prabowo mulai bulan Oktober, Januari kemarin Presiden Trump dilantik juga. Kita sama-sama mengawal hubungan penting Indonesia dan Amerika Serikat. Moga-moga ke babak yang baru, ke babak yang lebih baik," imbuh dia.

Selebihnya Budi berpesan pada calon duta besar (dubes) Indonesia untuk negara-negara sahabat agar tetap kedepankan kepentingan nasional bila bertugas nanti.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono setelah uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) sesi kedua pada hari pertama.

Dia mengingatkan prioritas calon dubes ini bekerja untuk kepentingan nasional di negara yang dituju. Menurut dia, para calon dubes nantinya harus bekerja sesuai visi-misi Presiden Prabowo Subianto.

"Prioritas mereka pertama adalah mengedepankan kepentingan nasional Indonesia di negara di mana mereka akan nanti bertugas. Tentu selaras dengan visi-misi Presiden Republik Indonesia dengan program-program prioritasnya," kata Budi.

Dia juga meminta para calon dubes untuk tetap mengedepankan prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif.

"Dan serta tadi kami mengingatkan untuk terus membangun jaringan yang luas, membangun network yang luas," ujar Budi.

Lebih lanjut, Budi juga meminta para calon dubes untuk bisa mengidentifikasikan semua peluang kemajuan perekonomian, politik, ekonomi kreatif, dan budaya Indonesia.

"Tadi kami titipkan kepada calon-calon duta besar yang akan bertugas nanti," ucap Budi.

Sebelumnya, Budi menjelaskan mekanisme fit and proper test dibagi dua sesi per hari. Sesi pertama diikuti 6 calon dubes dan sesi kedua juga diikuti 6 calon dubes sehingga total ada calon dubes untuk 12 negara yang akan diuji hari ini.

"Kira-kira rencana mekanisme jalannya rapat dibagi 4 sesi, satu sesi nanti kira-kira ada 6 calon duta besar. Dimulai pagi ini jam 10 untuk sesi pertama, kemudian dilanjutkan nanti siang sampai sore, dan dilanjutkan besok 2 sesi lagi," tandas Budi.

Komisi I DPR RI menggelar uji kelayakan dan kepatutan terhadap calon dubes RI untuk negara sahabat pada Sabtu (5/7/2025) dan Minggu (6/7/2025). Langkah ini dilakukan untuk menindaklanjuti Surpres berisi daftar calon untuk mengisi posisi 24 duta besar (dubes) yang saat ini masih kosong.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kematian Juliana Marins di Rinjani Dibahas dalam Ujian Dubes Brasil di DPR?

Kematian Juliana Marins di Rinjani Dibahas dalam Ujian Dubes Brasil di DPR?

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:19 WIB

Komisi I Akan Gelar Rapat Internal Usai Uji Kelayakan Para Calon Dubes

Komisi I Akan Gelar Rapat Internal Usai Uji Kelayakan Para Calon Dubes

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 17:04 WIB

Sesi Kedua, 6 Calon Dubes Hadiri Fit and Proper Test dengan Komisi I DPR

Sesi Kedua, 6 Calon Dubes Hadiri Fit and Proper Test dengan Komisi I DPR

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 15:49 WIB

Tak Banyak Bicara Usai Jalani Fit and Proper Test, Calon Dubes AS Indroyono Soesilo: Doain Saja Dulu

Tak Banyak Bicara Usai Jalani Fit and Proper Test, Calon Dubes AS Indroyono Soesilo: Doain Saja Dulu

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 14:48 WIB

Adik Luhut Ikut Fit And Proper Test Calon Dubes Tokyo, Sederet Masalah Ini Diungkap di DPR

Adik Luhut Ikut Fit And Proper Test Calon Dubes Tokyo, Sederet Masalah Ini Diungkap di DPR

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 13:55 WIB

Terkini

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada

News | Senin, 13 April 2026 | 18:15 WIB

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!

News | Senin, 13 April 2026 | 18:09 WIB

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan

News | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama

News | Senin, 13 April 2026 | 18:00 WIB

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal

News | Senin, 13 April 2026 | 17:55 WIB

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil

News | Senin, 13 April 2026 | 17:53 WIB

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati

News | Senin, 13 April 2026 | 17:50 WIB

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia

News | Senin, 13 April 2026 | 17:40 WIB

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!

News | Senin, 13 April 2026 | 17:26 WIB

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari

News | Senin, 13 April 2026 | 17:15 WIB