Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Taman, KPAI Pertanyakan Siapa Tanggung Jawab?

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Minggu, 06 Juli 2025 | 12:00 WIB
Tragis! Bocah 5 Tahun Tewas Tersengat Listrik di Taman, KPAI Pertanyakan Siapa Tanggung Jawab?
ilustrasi jenazah. KPAI mempertanyakan meninggalnya bocah berusia 5 tahun tanggung jawab siapa.

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mempertanyakan tanggung jawab hukum dan moral atas tragedi tewasnya anak 5 tahun yang tersengat listrik di Taman Radio Dalam, Jakarta Selatan.

KPAI menilai insiden ini tidak semata kelalaian teknis, tetapi mencerminkan lemahnya sistem perlindungan anak di ruang publik.

Atas kejadian tersebut, KPAI juga menya.paikan duka cita terhadap keluarga yang ditinggalkan.

“Yang menjadi pertanyaan, apakah ada tindak pidana? Tidakkah ada yang berani mengambil tanggung jawab atas hilangnya nyawa anak? Apalagi ini anak 5 tahun, yang memiliki keterbatasan fisik, emosi, dan pemahaman,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra dalam keterangannya kepada Suara.com, Minggu (6/5/2025).

Ia menekankan bahwa perlindungan anak bukan sekadar narasi normatif, melainkan bagian dari sistem yang wajib dijalankan secara nyata dan menyeluruh.

Semua potensi bahaya di sekitar anak, kata dia, semestinya dicegah atau diminimalkan sejak awal.

“Perlindungan anak merupakan bagian dari perawatan khusus. Segala ancaman di sekitar anak seharusnya dikurangi. Lingkungan harus menciptakan ruang pertumbuhan anak yang wajar, secara fisik, mental, dan sosial,” tegasnya.

Menurut Jasra, lingkungan yang terlihat sepele seperti taman, lahan kosong, atau tempat yang minim pencahayaan sering kali justru menjadi sumber risiko tinggi bagi anak-anak.

Apalagi ditambah dengan minimnya pengawasan, kabel semrawut, dan tidak adanya sistem deteksi dini seperti CCTV.

baca juga

“Lahan tidur, batas pandangan yang terbatas, dan kurangnya penerangan sering menjadi tempat paling berisiko untuk anak. Situasi ini harusnya membangunkan kita semua,” ungkapnya.

Jasra juga menyebut peristiwa ini terjadi di masa liburan sekolah, saat banyak anak bermain di luar rumah dan beban pengawasan pada orang tua meningkat.

“Pertahanan sistem keamanan lingkungan kita sedang diuji saat liburan sekolah. Beban pengasuhan jadi berlapis, dan faktor kelelahan atau human error sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa penyelenggaraan perlindungan anak tidak cukup hanya dengan membangun taman dan fasilitas, tetapi harus dibarengi sistem perlindungan yang konkret, seperti jadwal patroli, kamera pengawas, dan peninjauan ulang tata ruang.

“Pimpinan daerah jangan hanya berfokus pada membangun ruang kota, tapi juga memastikan anak-anak terlindungi di dalamnya. CCTV di taman bukan lagi sekadar pelengkap, tapi kebutuhan pokok yang melapisi keterbatasan orang tua dalam mengawasi anak,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Jasra Putra, menegaskan bahwa peristiwa ini seharusnya menjadi peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi ulang tata kelola dan keamanan ruang publik, terutama yang kerap diakses anak-anak.

“Peristiwa bocah 5 tahun tersengat listrik hingga gosong dan meninggal di dalam taman telah membangunkan kita semua untuk segera melihat kembali tempat terbuka dan fasilitas publik di daerah masing-masing,” ujar Jasra.

Menurutnya, taman yang dikelola pemerintah semestinya menjadi ruang aman dan ramah bagi siapa pun, terutama anak-anak. Namun, kejadian ini mencerminkan adanya pengabaian terhadap aspek perawatan dan keamanan fasilitas umum.

"Bahwa ada soal tata ruang, taman bermain dan peruntukkannya yang harus kembali dilihat. Karena bila persoalan ini dibiarkan saja, maka tidak menutup kemungkinan akan ada korban selanjutnya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bocah Tewas Kesetrum di Taman Radio Dalam, KPAI Minta Pemda Evaluasi Keamanan Ruang Publik

Bocah Tewas Kesetrum di Taman Radio Dalam, KPAI Minta Pemda Evaluasi Keamanan Ruang Publik

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 11:18 WIB

Geger! Bocah 5 Tahun Tewas Gosong di Taman Radio Dalam Jaksel, Apa Penyebabnya?

Geger! Bocah 5 Tahun Tewas Gosong di Taman Radio Dalam Jaksel, Apa Penyebabnya?

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 13:11 WIB

Dalami Motif Perundungan Siswa Kelas II SD di Riau, KPAI: Ini Kejadian Memilukan

Dalami Motif Perundungan Siswa Kelas II SD di Riau, KPAI: Ini Kejadian Memilukan

News | Sabtu, 31 Mei 2025 | 10:23 WIB

Terkini

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

×