Bocah Tewas Kesetrum di Taman Radio Dalam, KPAI Minta Pemda Evaluasi Keamanan Ruang Publik

Chandra Iswinarno, Lilis Varwati

Minggu, 06 Juli 2025 | 11:18 WIB
Bocah Tewas Kesetrum di Taman Radio Dalam, KPAI Minta Pemda Evaluasi Keamanan Ruang Publik
Ilustrasi jasad anak. KPAI soroti meninggalnya bocah berumur 5 tahun akibat tersengat listrik di Taman Radio Dalam, Kebayoran, Jakarta. [Antara]

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyoroti kelalaian pemerintah dalam menjamin keamanan fasilitas publik setelah insiden tragis yang menimpa anak laki-laki berusia 5 tahun di Taman Radio Dalam, Jakarta Selatan.

Korban ditemukan tewas dengan kondisi tubuh gosong, diduga akibat tersengat listrik, pada Kamis (4/7/2025) sore.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menegaskan bahwa peristiwa ini seharusnya menjadi peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mengevaluasi ulang tata kelola dan keamanan ruang publik, terutama yang kerap diakses anak-anak.

“Peristiwa bocah 5 tahun tersengat listrik hingga gosong dan meninggal di dalam taman telah membangunkan kita semua untuk segera melihat kembali tempat terbuka dan fasilitas publik di daerah masing-masing,” ujar Jasra dalam keterangan kepada Suara.com, Minggu (6/7/2025).

Menurutnya, taman yang dikelola pemerintah semestinya menjadi ruang aman dan ramah bagi siapa pun, terutama anak-anak.

Namun, kejadian ini mencerminkan adanya pengabaian terhadap aspek perawatan dan keamanan fasilitas umum.

"Bahwa ada soal tata ruang, taman bermain dan peruntukkannya yang harus kembali dilihat. Karena bila persoalan ini dibiarkan saja, maka tidak menutup kemungkinan akan ada korban selanjutnya," imbuhnya.

Ia juga menyoroti potensi bahaya lain yang kerap luput dari pengawasan, seperti kabel-kabel listrik dan optik yang menjuntai di tiang-tiang milik PLN, atau instalasi yang tidak terawat dan bisa memicu sengatan listrik saat disentuh.

Situasi ini, kata Jasra, kerap terjadi karena ketidaktegasan dalam penentuan tanggung jawab antarinstansi.

baca juga

"Saya pernah melihat situasi membahayakan, kabel-kabel yang tidak diperhatikan lama, akibat dianggap tanggung jawab tertentu. Sehingga tidak ada yang menyentuh. Bila tidak terlihat, terutama di malam hari, bisa sangat membahayakan keselamatan anak saat bermain,” ungkapnya.

Jasra meminta aparat setempat dan otoritas terkait untuk 'menjemput bola' dengan aktif memeriksa kembali fasilitas publik yang rawan membahayakan warga, khususnya anak-anak.

Ia menekankan pentingnya pemetaan ulang terhadap tata ruang dan infrastruktur pendukung di lingkungan masing-masing.

"Perlu jemput bola, kembali memeriksa bersama aparat dan petugas setempat, agar aktif memetakan kembali tata ruang terdekat daerah kita masing masing," sarannya.

Komisioner KPAI Jasra Putra. [Instagram@jasraputra]
Wakil Ketua KPAI Jasra Putra. [Instagram@jasraputra]

Sebelumnya dikabarkan bahwa jasad korban ditemukan di area taman oleh warga yang curiga melihat tubuh anak tergeletak.

Dugaan awal menyebutkan korban tersengat listrik dari tiang lampu taman, namun pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut.

Pihak keluarga korban disebut telah melaporkan peristiwa ini ke aparat berwenang, dan kasus ini kini tengah ditangani Polres Metro Jakarta Selatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Bocah 5 Tahun Tewas Gosong di Taman Radio Dalam Jaksel, Apa Penyebabnya?

Geger! Bocah 5 Tahun Tewas Gosong di Taman Radio Dalam Jaksel, Apa Penyebabnya?

News | Sabtu, 05 Juli 2025 | 13:11 WIB

MIRIS! Bocah 6 Tahun Di Pondok Aren Tewas Kesetrum Kabel Bocor

MIRIS! Bocah 6 Tahun Di Pondok Aren Tewas Kesetrum Kabel Bocor

News | Senin, 11 September 2023 | 10:01 WIB

Jangan Hanya ASN, KPAI Minta Anak-anak Belajar dari Rumah saat Kualitas Udara Jakarta Buruk

Jangan Hanya ASN, KPAI Minta Anak-anak Belajar dari Rumah saat Kualitas Udara Jakarta Buruk

News | Selasa, 15 Agustus 2023 | 17:06 WIB

Terkini

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga

Bogor | Senin, 24 Agustus 2026 | 03:49 WIB

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari

Sumsel | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×