Sudirman Said Ungkap Alasan Kenapa Gibran Harus Dimakzulkan

Dany Garjito

Senin, 07 Juli 2025 | 13:02 WIB
Sudirman Said Ungkap Alasan Kenapa Gibran Harus Dimakzulkan
Kenapa Gibran Harus Dimakzulkan?

Suara.com - Seruan pemakzulan Gibran Rakabuming dari jabatan Wakil Presiden Republik Indonesia terus bergema. Memang kenapa Gibran harus dimakzulkan?

Beberapa alasan kenapa Gibran harus dimakzulkan diungkap oleh Ketua Institut Harkat Negeri, Sudirman Said.

Alasan-alasan ini disampaikan Sudirman Said dalam video yang tayang di YouTube Hersubeno Point.

"Apa urgensinya Gibran harus dimakzulkan? Toh dia kan hanya ban serep, dan peran yang diberikan Prabowo nggak terlalu signifikan," tanya Hersubeno dikutip pada Senin, 7 Juli 2025.

Sudirman Said kemudian membandingkan Presiden Prabowo dengan Wapres Gibran. Ia memulai dengan menjelaskan kegiatan dan kepiawaian Prabowo di kancah internasional.

"Kalau lihat konteks kali ini kan Pak Presiden berangkat lagi ya ke Arab Saudi dan mungkin juga akan ke Eropa. Dan siklusnya hampir bisa kita baca bahwa beliau memang sangat concern pada diplomasi internasional," kata Sudirman Said.

"Dan memang profile beliau di dalam itu sangat-sangat menarik, bahasa Inggrisnya bagus, diplomasinya bagus, kemudian cara beliau bergaul dengan kalangan itu tuh sepadan," lanjutnya.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. (Suara.com/Dea)
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said. (Suara.com/Dea)

Ketua Institut Harkat Negeri ini kemudian menyebut adanya ketimpangan antara Prabowo dan Gibran.

"Kalau presidennya akan banyak berkiprah di kancah global gitu, kan seharusnya ada orang atau pihak yang mengurusi domestik, ini saja kan sudah satu ketimpangan," kata Sudirman Said.

baca juga

Menurut pandangan Sudirman Said, Wapres RI tidak berfungsi.

"Jadi ibarat mesin itu mesinnya timpang karena satunya tidak berfungsi," katanya.

"Karena betul-betul ketiadaan peran dari orang nomor dua itu terasa begitu, itu yang sifatnya teknis ya," sambungnya.

Tak hanya menyoroti masalah teknis, Sudirman juga menyinggung soal moral Gibran.

"Sementara yang sifatnya moral, sudah lama dibicarakan bahwa cara masuknya ke dalam kekuasaan juga menggunakan segala cara sampai hukum pun diubah, etika dilanggar, segala macam instrumen digunakan," kata Sudirman Said.

"Penggunaan bansos yang gila-gilaan itu juga menjadi bagian dari pemenangannya tuh," lanjutnya.

Lebih lanjut, mantan Menteri ESDM di Kabinet Kerja Presiden Jokowi ini membahas nepotisme.

"Di luar itu semua adalah bukankah reformasi 98 itu memang bermaksud memerangi yang namanya KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)?" ujar Sudirman Said.

"Mengapa? (Sebab) Nepotisme memang akan meracuni bangsa kita, akan membuat orang-orang yang punya kapasitas tidak mendapat kesempatan, sementara bagi orang-orang yang hanya sekedar karena anaknya siapa, tanpa kemampuan, itu diberi kesempatan," sambungnya.

Sudirman Said juga menilai adanya simbol nepotisme di institusi pendidikan dan kantor bisa menyakiti generasi muda.

"Dan kalau kita bicara terus terang masuklah ke kelas-kelas di sekolah di kampus-kampus di kantor-kantor ada simbol nepotisme yang sangat menyakitkan bagi generasi muda yaitu gambarnya wakil presiden di mana-mana gitu dan itu mau tidak mau membuat semua terganggu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menakar Peluang AHY dan Puan Jadi Wapres Jika Gibran Dilengserkan, Siapa Paling Kuat?

Menakar Peluang AHY dan Puan Jadi Wapres Jika Gibran Dilengserkan, Siapa Paling Kuat?

News | Senin, 07 Juli 2025 | 11:47 WIB

Muzani Blak-blakan Usulan Pemakzulan Gibran Tak Kunjung Dibahas MPR: Belum Tercatat di Sekjen

Muzani Blak-blakan Usulan Pemakzulan Gibran Tak Kunjung Dibahas MPR: Belum Tercatat di Sekjen

News | Senin, 07 Juli 2025 | 11:20 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih 19 Juli

Prabowo Bakal Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih 19 Juli

Bisnis | Senin, 07 Juli 2025 | 10:30 WIB

Menakar 3 Kemungkinan Pelengseran Gibran Usai Diultimatum Jenderal dan Pengacara

Menakar 3 Kemungkinan Pelengseran Gibran Usai Diultimatum Jenderal dan Pengacara

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 15:05 WIB

Jika Gibran Dimakzulkan, Siapa Penggantinya? Puan Maharani atau AHY yang Berpeluang?

Jika Gibran Dimakzulkan, Siapa Penggantinya? Puan Maharani atau AHY yang Berpeluang?

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 12:10 WIB

Terkini

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah

Jakarta | Rabu, 23 September 2026 | 23:52 WIB

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Tak Berhenti di Pelatihan, Dosen IKADO Dampingi Warga Simo Gunung Kembangkan Bisnis Digital

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 23:46 WIB

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Harris Arthur Hedar Lantik 120 Pengurus Peradi Profesional di Sultra, Titip Pesan Ini

Sulsel | Rabu, 23 September 2026 | 23:41 WIB

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Revisi UU Keuangan Negara Momentum Memecah Ambiguitas Pengertian Kerugian Negara

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:35 WIB

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Ombudsman Temukan Miras di 'Kamar Khusus' Lapas Cibinong, Diduga Dihuni Narapidana Kelas Kakap

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 23:21 WIB

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 23:05 WIB

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

×