Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Prabowo Bakal Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih 19 Juli

Achmad Fauzi | Suara.com

Senin, 07 Juli 2025 | 10:30 WIB
Prabowo Bakal Luncurkan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih 19 Juli
Menko Pangan Zulkfli Hasan (Zulhas) memimpin rapat pembentukan 80.000 Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Graha Mandiri, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Achmad Fauzi].

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengungkapkan koperasi desa (kopdes) merah putih telah siap diresmikan Presiden Prabowo Subianto. Direncanakan, peresmian Kopdes merah putih pada 19 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah.

Zulhas, menjelaskan dari sekian banyak model kopdes yang ingin dibentuk, sebanyak 80.000 kopdes telah siap diresmikan.

"Kita bersyukur 80.000 Kopdes dan Koperasi Kelurahan sudah terbentuk Maka akan di-launching oleh Bapak Presiden. Diagendakan Insha Allah tanggal 19 Juli sudah kita putuskan, nanti pusat kegiatannya di Klaten, Jawa Tengah," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Graha Mandiri, Jakarta Senin (7/7/2025).

Namun, tutur Zulhas, dari 80.000 baru 500 kopdes yang telah memiliki struktur model usahanya atau mock up. 500 kopdes itu hanya memiliki badan hukum yang jelas.

Dua Koperasi Kelurahan di Kalteng bakal jadi proyek percontohan Kopdes Merah Putih/ist
Dua Koperasi Kelurahan di Kalteng bakal jadi proyek percontohan Kopdes Merah Putih/ist

"Ini kan baru badan hukumnya sebetulnyaa, tetapi sudah beberapa jadi mock up. Nah yang di-launching tadi kebentukan 80.000 Tapi sekaligus sudah ada mock up-nya ada," ucap dia.

Zulhas meminta semua pihak dari Kementerian terkait hingga BUMN untuk berbondong-bondong membantu pembentuk kopdes merah putih ini. Seban, dia menilai jika tidak saling bekerja sama, maka pembentukan Kopdes akan berlarut-larut.

"Karena koperasi itu akan berjalan sukses kalau ada kerjasama dari semua pihak. Ya ada Satgas Kabupaten, Satgas Provinsi, kemudian Kementerian, para Wamen Juga dukungan dari BUMN. Ada di sini, ada perbankan, ada Bank Mandiri, BRI, BNI, Bank Syariah Ada pupuk, ada ID Food, ada bulog, ada Bapanas, dan lain-lain. Jadi kerjasama semua pihak, maka pembentukan ini bisa cepat dilaksanakan," tegas dia.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi (Kemenkop) meneken nota kesepahaman atau MOU dengan Kementerian Ketenagakerjaan guna meningkatkan sumber daya manusia atau SDM dalam pengelolaan Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih.

Nota kesepahaman itu ditandatangani langsung Menteri Koperasi Budi Arie Setiadi dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli di Kantor Kemnaker, Jakarta pada Selasa 1 Juli 2025. 

Nota kesepahaman itu berisi sejumlah poin penting soal pemanfaatan fasilitas dan program ketenagakerjaan Kemnaker guna meningkatkan SDM dalam pengelolaan Kopdes Merah Putih.

"Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan memiliki modalitas yang pertama itu adalah balai-balai yang tersebar di seluruh Indonesia. Kemudian kita memiliki instruktur dan skema-skema berkait dengan kompetensi sertifikasi. Dan yang ketiga termasuk juga daya jangkau kita kepada BLK komunitas yang itu juga sebenarnya berpotensi untuk dimanfaatkan dalam pengembangan koperasi ke depan," kata Yassierli. 

Nota kesepahaman sekaligus respons terhadap potensi daya serap tenaga kerja dari pembentukan sekitar 80.000 Kopdes Merah Putih. Sebagaimana disampaikan pemerintah, pembentukan koperasi desa diklaim bisa menyerap 2 juta tenaga kerja. 

"Dan memang ini adalah salah satu solusi yang luar biasa menurut saya bagaimana satu program strategis dari Pak Presiden itu ternyata bisa memberikan impact dalam hal pemberdayaan ekonomi, kemudian juga termasuk solusi terhadap penciptaan  lapangan kerja yang baru," ujar Yassierli. 

Sementara Budi Arie menyebut nota kesepahaman itu guna menjawab kekhawatiran soal kualitas SDM dalam pengelolaan koperasi desa. 

"Sehingga kami  berdiskusi, dan kami  harus kerjasama dengan Kementerian Ketenagakerjaan. Terutama banyak nanti keahlian-keahlian yang memang memerlukan pelatihan-pelatihan. Sehingga isu mengenai sumber daya manusia atau pengelola koperasi di kemudian hari ini bisa kita selesaikan lintas kementerian," kata Budi Arie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Danantara Minta BUMN Jangan Menang Sendiri, Harus Satu Komando!

Danantara Minta BUMN Jangan Menang Sendiri, Harus Satu Komando!

Bisnis | Sabtu, 05 Juli 2025 | 14:09 WIB

Pemerintahan Prabowo Ambisius Bidik Investasi Hingga Rp 13.000 Triliun

Pemerintahan Prabowo Ambisius Bidik Investasi Hingga Rp 13.000 Triliun

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 15:36 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Prabowo Bakal Luncurkan Lembaga Baru Demi Genjot Produktivitas Warga RI, Bawa-bawa Ormas

Bisnis | Rabu, 02 Juli 2025 | 13:47 WIB

Terkini

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB