Wacana Gibran Ngantor di Papua, PDIP: Di Sini Bikin Masalah, Di Sana Bikin Masalah Baru

Bernadette Sariyem, Bagaskara Isdiansyah

Rabu, 09 Juli 2025 | 13:55 WIB
Wacana Gibran Ngantor di Papua, PDIP: Di Sini Bikin Masalah, Di Sana Bikin Masalah Baru
Kolase foto Wapres Gibran Rakabuming Raka (kiri) dan Politikus PDIP Andreas Hugo Pareira (kanan). [Suara.com]

Suara.com - Rencana besar pemerintahan Prabowo Subianto menugaskan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai ujung tombak penyelesaian masalah Papua, seketika disambut oleh sebuah peringatan keras.

Bukan sekadar kritik, PDIP menyalakan alarm dini, mempertanyakan urgensi dan efektivitas langkah yang digadang-gadang sebagai terobosan ini, bahkan khawatir jika kehadiran Gibran justru akan menjadi bumerang.

Politisi senior PDIP, Andreas Hugo Pareira, tidak menahan diri dalam menyuarakan skeptisismenya.

Ia secara lugas menantang logika di balik pengiriman orang nomor dua di republik ini ke Tanah Papua, sementara banyak persoalan fundamental di tingkat pusat dan daerah lain juga menumpuk.

"Ya kan tugas dari wapres itu apa harus ke Papua? Di sini saja masih banyak masalah. Jangan sampai bikin masalah lagi di sana," kata Andreas di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Pernyataan "jangan sampai bikin masalah lagi di sana" menjadi sentilan paling tajam yang dialamatkan pada gagasan besar ini.

Peringatan tersebut bukan tanpa dasar. Andreas, yang mengaku baru saja melakukan kunjungan kerja ke Sorong, Papua Barat Daya, memaparkan realitas lapangan yang menurutnya harus menjadi prioritas utama ketimbang wacana ambisius membangun kantor wapres.

Ia menyoroti bagaimana daerah-daerah otonomi baru (DOB) di Papua masih berjibaku dengan kebutuhan dasar, terutama pembangunan infrastruktur perkantoran bagi pemerintah daerah mereka sendiri.

Menurutnya, gagasan membangun kantor baru untuk Wapres di tengah kebutuhan mendesak ini bisa menjadi langkah yang kontra-produktif dan sensitif.

baca juga

"Karena itu saya tadi sampaikan itu, itu yang penting dulu gitu. Jangan sampai kalau kita ke sana bangun kantor baru lagi, kantor khusus untuk Wapres kan perlu anggaran lagi," tegasnya.

"Yang satu belum selesai kita bangun selesai, kan masalah. Dan itu bisa jadi sensitif untuk orang Papua. Lebih baik kita selesaikan dulu, menurut saya."

Kritik dari Andreas ini secara efektif membenturkan narasi optimisme pemerintah dengan realisme politik dan anggaran di lapangan.

Di satu sisi, pemerintah, melalui pernyataan Menteri Koordinator Bidang Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra, mempromosikan penugasan Gibran sebagai langkah strategis yang belum pernah ada.

Sebuah upaya untuk menggeser fokus dari pendekatan keamanan dan infrastruktur semata, menjadi lebih humanis dengan penekanan pada HAM dan partisipasi Orang Asli Papua (OAP).

"Saya kira ini pertama kali presiden akan memberikan penugasan untuk menangani masalah Papua. Bahkan kantor wakil presiden juga akan ada di Papua, supaya wakil presiden itu bekerja dari Papua sembari menangani masalah Papua," kata Yusril pada (2/7/2025), mengisyaratkan sebuah perubahan paradigma fundamental.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

OPM Bakar Gereja dan Rumah Bupati Puncak Papua, Netizen Kompak Colek Gibran: Kapan ke Sana?

OPM Bakar Gereja dan Rumah Bupati Puncak Papua, Netizen Kompak Colek Gibran: Kapan ke Sana?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:30 WIB

Mau Ditugaskan Prabowo Ngantor di Papua, Gibran: Saya Siap

Mau Ditugaskan Prabowo Ngantor di Papua, Gibran: Saya Siap

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:20 WIB

Gibran Masih Singgung Soal Pemecatan dari PDIP, Guntur Romli Beri Balasan Menohok: Masih Sakit Hati?

Gibran Masih Singgung Soal Pemecatan dari PDIP, Guntur Romli Beri Balasan Menohok: Masih Sakit Hati?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:14 WIB

Heboh Gibran Pindah Kantor ke Papua, Yusril Buru-buru Meluruskan: Bukan Begitu Ceritanya

Heboh Gibran Pindah Kantor ke Papua, Yusril Buru-buru Meluruskan: Bukan Begitu Ceritanya

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:14 WIB

Bukan Wapres Gibran yang Berkantor di Papua, Ini Penjelasan Lebih Lanjut Menko Yusril

Bukan Wapres Gibran yang Berkantor di Papua, Ini Penjelasan Lebih Lanjut Menko Yusril

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 11:07 WIB

Wacana Gibran Ditugaskan ke Papua, Pengamat Ingatkan Risiko Politik

Wacana Gibran Ditugaskan ke Papua, Pengamat Ingatkan Risiko Politik

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 09:45 WIB

Mahfud MD Pertanyakan Mandeknya Proses Impeachment Gibran di DPR, Mustahil Dimakzulkan?

Mahfud MD Pertanyakan Mandeknya Proses Impeachment Gibran di DPR, Mustahil Dimakzulkan?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 08:23 WIB

Cerita Yanti Penjual Ronde: Dagangan Laris Manis Diborong Gibran 130 Porsi

Cerita Yanti Penjual Ronde: Dagangan Laris Manis Diborong Gibran 130 Porsi

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 23:21 WIB

Terkini

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Arwin AS Wafat, Bupati Afni Kenang Pesan Terakhir: Jaga Siak, Jangan Menyerah

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:17 WIB

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Berapa Normal Asam Urat pada Wanita 40 Tahun ke Atas? Ini Batas dan Ciri-cirinya

Health | Minggu, 01 November 2026 | 06:10 WIB

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

×