Sekolah Bukan Satu-satunya! Siapa Saja yang Bertanggung Jawab Atas Pendidikan Karakter?

Erick Tanjung, Lilis Varwati

Rabu, 09 Juli 2025 | 17:12 WIB
Sekolah Bukan Satu-satunya! Siapa Saja yang Bertanggung Jawab Atas Pendidikan Karakter?
Ilustrasi pendidikan karakter anak. (Google AI)

Suara.com - Pemerintah mulai menata ulang arah kebijakan pendidikan karakter nasional. Langkah ini dianggap mendesak, mengingat tantangan zaman kian kompleks, dari disrupsi teknologi hingga derasnya budaya digital. 

Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito mengatakan bahwa pembangunan karakter tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. 

"Ini adalah tanggung jawab kolektif lintas sektor, lintas institusi, dan seluruh ekosistem bangsa termasuk keluarga, media, dunia usaha, dan masyarakat sipil,” kata Warsito rapat koordinasi teknis evaluasi secara tertutup di Jakarta, Rabu (9/7/2025).

Evaluasi ini juga menyentuh implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). 

Pemerintah tengah mengkaji ulang efektivitas pelaksanaan regulasi tersebut di lapangan, sekaligus membuka ruang bagi reformulasi arah kebijakan yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.

Kepala Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen, Rusprita Putri Utami, menyebut bahwa penguatan karakter kini terintegrasi dalam delapan profil pelajar Pancasila, yang telah menjadi bagian dari rapor pendidikan. 

Tak hanya karakter, indeks kebhinekaan, inklusivitas, dan keamanan satuan pendidikan juga ikut menjadi tolok ukur penting.

"Program karakter juga diarahkan untuk mendukung pilar-pilar pembangunan nasional dalam Asta Cita, khususnya PN 1, 4, 7, dan 8,” ungkapnya.

Dari sisi keagamaan, Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi SDM Pendidikan dan Keagamaan Kemenag, Mastuki, menyoroti pentingnya moderasi beragama dan penguatan nilai-nilai universal seperti toleransi, nasionalisme, dan anti kekerasan. 

baca juga

Ia mengungkap bahwa pelatihan kepemimpinan untuk rektor PTKN dan kepala kantor wilayah telah dilaksanakan, bersamaan dengan penguatan program keluarga sakinah.

"Survei indeks karakter siswa madrasah aliyah menunjukkan peningkatan nilai gotong royong, integritas, dan kemandirian,” tutur Mastuki.

Sementara itu, Direktur Bina Ideologi, Karakter, dan Wawasan Kebangsaan Kemendagri, Sri Handoko Taruna, mengingatkan bahwa ekstremisme kini tak hanya menyasar masyarakat umum, tapi juga ASN, guru, dan mahasiswa.

“Hampir seluruh kabupaten/kota telah membentuk Peraturan Perundang-undangan Wawasan Kebangsaan (PPWK),” katanya.

Ia juga menegaskan pentingnya regulasi yang fleksibel agar tetap relevan bagi generasi muda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meriahkan Liburan Sekolah, InJourney Gandeng 3 Karakter Kartun Lokal di Destinasi Wisata

Meriahkan Liburan Sekolah, InJourney Gandeng 3 Karakter Kartun Lokal di Destinasi Wisata

Lifestyle | Rabu, 09 Juli 2025 | 16:16 WIB

Hari Pertama Masuk Sekolah: 10 Kalimat Ajaib Ayah Bunda Menguatkan Hati Anak

Hari Pertama Masuk Sekolah: 10 Kalimat Ajaib Ayah Bunda Menguatkan Hati Anak

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:34 WIB

Rekomendasi 5 Mobil Bekas Keluarga 7 Seater Terbaik Mulai Rp70 Jutaan, Nyaman buat Liburan Sekolah

Rekomendasi 5 Mobil Bekas Keluarga 7 Seater Terbaik Mulai Rp70 Jutaan, Nyaman buat Liburan Sekolah

Otomotif | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:50 WIB

Terkini

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Pertamina Patra Niaga Imbau Warga Tak Salahgunakan BBM Subsidi di Bali

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Rekonstruksi Makna YOLO: Hidup Cuma Sekali, tapi Masa Depan Butuh Biaya

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Gubernur Bali Buka Suara Terkait Video Viral Bertengkar dengan Pegawai SPBU

Bali | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Memilih Pangan Sehat Tak Cukup Lihat Satu Bahan, Ini yang Perlu Diperhatikan

Health | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Sukses Bawa Manga ke Dunia Nyata, Ini Review Film Sakamoto Days yang Super Absurd dan Pecah!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:45 WIB

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

DPR Minta Kepala BNPB Baru Benahi Tata Kelola Usai OTT KPK: Jangan Sampai Ada Penyimpangan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:44 WIB

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

Soal Kans Jabat Panglima TNI Usai Dilantik jadi KSAD, Jenderal Tandyo Bilang Begini

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:42 WIB

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Jadwal Super League Pekan Kelima: Persija Hadapi Persita, Persib Tantang Persik

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Kilang Mini Cilamaya Diresmikan, Bisa Tutup 15 Persen Kebutuhan LPG Jakarta dan Jabar

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Pendidikan Indonesia Abad 21: Bukan Zamannya Lagi Gonta-ganti Kurikulum

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×