Bagaimana Cara Orang Tua Ciptakan Hari Pertama Sekolah yang Penuh Energi Positif

Muhammad Yunus | Suara.com

Minggu, 13 Juli 2025 | 13:06 WIB
Bagaimana Cara Orang Tua Ciptakan Hari Pertama Sekolah yang Penuh Energi Positif
Ilustrasi: Sejumlah siswa berbaris untuk masuk kelas saat menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 01 & 03 Kramat, Jakarta, Senin (8/7/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Tahun ajaran baru telah tiba. Besok, siswa SD, SMP, dan SMA akan melangkahkan kaki memulai babak baru dalam perjalanan pendidikan mereka.

Di tengah kesibukan menyiapkan seragam, buku, dan alat tulis, sering kali aspek terpenting justru terlewatkan. Persiapan mental dan emosional anak.

Hari pertama sekolah adalah momen krusial yang bisa menentukan semangat anak selama satu tahun ke depan.

Peran orang tua lebih dari sekadar pemenuh kebutuhan logistik. Mereka adalah arsitek utama yang membangun fondasi energi positif bagi anak.

Bagi siswa, terutama yang memasuki jenjang baru, hari pertama sekolah bisa menjadi momen yang menegangkan.

Lingkungan baru, guru baru, dan tuntutan pertemanan dapat menimbulkan kecemasan.

Di sinilah sentuhan inspiratif dari orang tua menjadi kunci. Kehadiran dan dukungan emosional dari keluarga sangat membantu proses adaptasi anak.

Membangun Jembatan Emosional Sebelum Bel Berbunyi

Persiapan paling fundamental bukanlah tas baru, melainkan ketenangan dan antusiasme yang ditularkan orang tua.

Beberapa hari sebelum sekolah dimulai, ajak anak berbincang santai mengenai sekolah.

Menurut Psikolog Klinis Anak dan Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, penting untuk menanamkan hal positif tentang sekolah.

Hindari menakut-nakuti dengan tuntutan akademis. Sebaliknya, ceritakan pengalaman menyenangkan Anda saat bersekolah dulu atau bayangkan keseruan yang akan ia temui.

"Tanamkan hal positif tentang sekolah, misalnya banyak teman untuk bermain, hindari memberikan tuntutan berlebihan pada anak,” kata Vera.

Jika memungkinkan, mengunjungi sekolah sebelum hari pertama dapat mengurangi rasa cemas.

Biarkan anak mengakrabkan diri dengan lokasi kelas, kantin, atau lapangan bermain.

Hal ini membantu mereka merasa lebih familiar dan mengurangi perasaan "asing" di hari pertama.

Ritual Pagi yang Mengesankan dan Penuh Semangat

Pagi di hari pertama sekolah adalah panggung utama Anda. Ciptakan suasana yang tenang dan menyenangkan.

Bangunkan anak lebih awal agar tidak terburu-buru, yang dapat memicu stres.

Jadikan sarapan bersama sebagai momen istimewa. Siapkan makanan favoritnya atau bekal yang menarik.

Ini bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga mengisi "bahan bakar" emosional anak.

Sembari sarapan, berikan kata-kata penyemangat dan pujian. Ucapkan kalimat seperti, "Ayah/Bunda bangga sekali melihatmu sudah siap dengan seragam baru. Pasti hari ini akan jadi hari yang seru!"

Mengantar anak ke sekolah di hari pertama, sesuai anjuran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, memiliki dampak psikologis yang besar.

Ini bukan hanya tentang memastikan anak sampai di gerbang, melainkan sebagai pesan kuat bahwa Anda mendukung perjuangannya.

Kehadiran orang tua menjadi "jangkar psikologis" yang memberikan rasa aman.

Bagi anak, momen ini menguatkan perasaan, "Saya tidak sendiri, saya didukung."

Saat di sekolah, jangan terburu-buru pergi. Temani anak sejenak, tunjukkan di mana kelasnya, dan jika perlu, bantu ia berkenalan dengan satu atau dua teman baru.

Interaksi singkat dengan wali kelas juga penting untuk membangun jembatan komunikasi antara rumah dan sekolah.

Setelah Sekolah Usai: Mendengarkan dan Merayakan

Misi Anda belum selesai saat anak pulang sekolah. Sambut mereka dengan senyum dan pelukan hangat. Luangkan waktu untuk mendengarkan cerita mereka tanpa menginterogasi.

Psikolog Anna Surti Ariani menyarankan untuk fokus pada hal-hal baik yang terjadi.

Hindari pertanyaan seperti, "Tadi nangis nggak?" Ganti dengan, "Tadi kenalan sama siapa saja?" atau "Apa hal paling seru yang kamu lakukan hari ini?".

Apresiasi setiap cerita mereka, sekecil apa pun, untuk menunjukkan bahwa pengalaman mereka berharga.

Jadikan hari pertama sekolah sebagai sebuah perayaan kecil. Bisa dengan makan malam bersama di tempat favoritnya atau sekadar melakukan aktivitas menyenangkan di rumah.

Ini adalah cara untuk membingkai hari pertama sekolah sebagai sebuah pencapaian yang patut dirayakan.

Pada akhirnya, hari pertama sekolah adalah tentang transisi. Dengan memberikan dukungan emosional yang tulus, menciptakan ritual positif, dan mendengarkan dengan empati, orang tua tidak hanya membantu anak melewati hari pertama.

Lebih dari itu, Anda sedang menanamkan kepercayaan diri, ketangguhan, dan semangat belajar yang akan terus bersemi sepanjang tahun ajaran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Bahan Seragam Sekolah yang Adem? Ini 9 Kain Nyaman Dipakai dan Kisaran Harga

Apa Bahan Seragam Sekolah yang Adem? Ini 9 Kain Nyaman Dipakai dan Kisaran Harga

Lifestyle | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:37 WIB

Putusan MK Disepakati, Komisi X DPR: SD-SMP Swasta Gratis Mulai Dilakukan 2026 Bertahap

Putusan MK Disepakati, Komisi X DPR: SD-SMP Swasta Gratis Mulai Dilakukan 2026 Bertahap

News | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:55 WIB

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Sekolah: Mulai Rp30 Ribuan Bisa Cegah Jerawat dan Kusam

5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Sekolah: Mulai Rp30 Ribuan Bisa Cegah Jerawat dan Kusam

Lifestyle | Sabtu, 12 Juli 2025 | 16:30 WIB

Terkini

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:17 WIB

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional

News | Jum'at, 24 April 2026 | 21:11 WIB

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:58 WIB

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP

News | Jum'at, 24 April 2026 | 20:55 WIB