Dedi Mulyadi Temukan Warga Makan Beras Kutuan di TPA Sarimukti, Ini Kisah Pilunya

Eviera Paramita Sandi

Senin, 14 Juli 2025 | 20:50 WIB
Dedi Mulyadi Temukan Warga Makan Beras Kutuan di TPA Sarimukti, Ini Kisah Pilunya
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi [Tangkap Layar]

“Ini mau masak nasi? Beras apa ini,” tanya Dedi.

“beras ketan,” jawab Yanti.

“Ini bukan beras ketan, ini mah beras bubuk teh,” sahut Dedi.

“Ini tadi dikasih aa pak, nemu di landasan, di bawah,” aku Yanti.

“di landasan pembuangan sampah?,” tanya Dedi.

“Iya pak,” jawab Yanti.

Beras tersebut sontak dipegang dengan kedua tangan Dedi. Mirisnya, beras yang disebut beras ketan rupanya adalah beras bubuk kutuan.

“Ini beras kutuan teh. Kenapa beras bubuk gini dimakan?” ujar Dedi sambil mengangkat beras tersebut.

“Karena belum dibayar pak rongsoknya, udah 2 minggu,” aku Yanti

baca juga

Yanti mengaku jika beras yang hendak dimasak tersebut adalah beras pungutan sang suami dari TPA.

Mereka sengaja mencari beras pungutan, lantaran sudah tidak ada uang lagi untuk membeli kebutuhan makan.

Yanti mengaku jika sang suami sudah 2 minggu tidak kunjung mendapatkan upah dari juragannya.

“Biasanya dapat berapa?,” tanya Dedi.

“Dapat 150 ribu 3 hari pak,” aku suami Yanti.

“Sebulan penuh berarti dapat 1,5 juta? Buat apa aja biasanya,?” tanya Dedi.

“Iya buat makan pak,” sahut suami Yanti.

Melihat kondisi Yanti yang hendak memasak beras bubuk tersebut, Dedi sontak menanyakan menu makanan lainnya.

Dengan gamblangnya Yanti menjawab bahwa ia hanya memiliki beras, sehingga yang dimasak hanyalah beras saja.

“Jadi hari ini mau makan sama apa?” tanya Dedi.

“Paling sama garam,” jawab Yanti.

“Hari ini nggak punya duit sama sekali,” sahut Dedi.

“Nggak punya pak,” jawab Yanti.

“Kenapa teteh nggak coba cari gawe, jadi asisten rumah tangga,” tanya Dedi.

“Nggak pak kasihan, dia lagi hamil 3 bulan,” sahut suami Yanti.

Meski kehidupannya belum mapan, Yanti dan suaminya masih ingat dengan orangtua.

Mereka selalu mengusahakan untuk terus mengirim orangtuanya di kampung.

“Suka pulang ke kampung nggak,” tanya Dedi.

“Suka pak, seminggu kadang pulang kalau ada uang,” jawab Yanti.

“Kalau pulang setor ke siapa?,” tanya Dedi.

“Ke mamah pak, ngasih uang ke mama,” jawab Yanti.

“Kan sudah berkeluarga, disetorin berapa per minggu?,” sahut Dedi.

“Paling 200, 100, 50 gitu pak,” jawab Yanti

“wah hebat,” sahut Dedi.

Melihat kehidupan sederhana Yanti, Dedi terketuk hatinya untuk membantu.

Terlebih melihat kondisinya yang sedang hamil dan harus makan dengan makanan seadanya yaitu nasi garam.

“Ini teh dimanfaatin, buat bayinya biar ada gizinya, buat orang tuanya juga. Beli susu, beli sayuran, dimanfaatin yang baik uangnya ya,” ujar Dedi sambil memberi segepok uang.

“Iya terima kasih pak,” jawab Yanti mengusap air matanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Nangis Lihat Aktivitas Tambang di Bogor: Rakyatku Jadi Keset Kalian!

Dedi Mulyadi Nangis Lihat Aktivitas Tambang di Bogor: Rakyatku Jadi Keset Kalian!

News | Senin, 14 Juli 2025 | 19:58 WIB

Viral Dugaan Nepotisme Sherly Tjoanda: Proyek Keluarga Mulus, Janji untuk Korban Bencana Kandas?

Viral Dugaan Nepotisme Sherly Tjoanda: Proyek Keluarga Mulus, Janji untuk Korban Bencana Kandas?

News | Senin, 14 Juli 2025 | 19:19 WIB

Siswa Baru Lesehan Tak Dapat Meja Buntut Kebijakan Rombel, KDM: Biar Saya yang Belikan

Siswa Baru Lesehan Tak Dapat Meja Buntut Kebijakan Rombel, KDM: Biar Saya yang Belikan

News | Senin, 14 Juli 2025 | 17:18 WIB

Terkini

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

Berawal dari Perubahan Sikap di Sekolah, Aksi Bejat Karyawan Swasta Sodomi Pelajar Terbongkar

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Menkeu Baru Tak Boleh Lagi Bikin Kebijakan Liar yang Sukar Diprediksi Pasar

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Apakah Mesin Cuci Inverter Tetap Hemat Listrik jika Digunakan Mencuci Baju Setiap Hari?

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:15 WIB

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Gandeng Toyota dan Pertamina, RI Bangun Pusat Bioetanol Modern di Lampung: Sorgum Jadi Senjata Baru

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 11:13 WIB

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

BBM Langka di Sejumlah Daerah, IESR Soroti Tata Kelola Energi

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:12 WIB

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Ini Arti Kedutan Bibir Atas dan Bawah Menurut Primbon Jawa serta Medis

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:11 WIB

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

Donald Trump: AI Menguasai Dunia dan Memusnahkan Kemanusiaan itu Hoaks!

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:10 WIB

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

×