Gonjang-ganjing Dualisme Kepemimpinan PPP Riau, DPP Akhirnya Buka Suara

Eko Faizin

Selasa, 15 Juli 2025 | 12:27 WIB
Gonjang-ganjing Dualisme Kepemimpinan PPP Riau, DPP Akhirnya Buka Suara
Gonjang-ganjing Dualisme Kepemimpinan PPP Riau, DPP Akhirnya Buka Suara [Dok. ppp.or.id]

Suara.com - Polemik dualisme kepemimpinan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Riau akhirnya mendapat tanggapan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Wakil Ketua Umum DPP PPP Rusli Effendi meminta agar seluruh kader patuh kepada perintah dan instruksi partai dan tidak memperpanjang kisruh yang terjadi di internal PPP Riau.

Rusli Effendi mengatakan SK kepengurusan yang dikeluarkan DPP berdasarkan hasil Musyawarah wilayah (Muswil) Luar Biasa merupakan SK yang sah.

Kepengurusan PPP Riau yang sah dipimpin oleh Ikbal Sayuti. Untuk itu, semua kader diminta untuk menerima keputusan tersebut dengan legowo dan dewasa.

"SK sudah diterbitkan DPP, Ketua DPW yang sah adalah Ikbal Sayuti. Afrizal Hidayat dan Agus memang pernah jadi Plt, tapi SK-nya sudah dicabut," kata Rusli belum lama ini.

Rusli juga menyampaikan jika SK yang diteriam kubu Afrisal sudah tidak berlaku lagi, hingga saat ini digantikan dengan kepengurusan yang baru.

Menanggapi kegaduhan yang dipicu oleh beredarnya surat dari Mahkamah Partai, Rusli menegaskan bahwa surat tersebut hanyalah pendapat hukum atau legal opinion yang bersifat internal dan tidak memiliki kekuatan sebagai keputusan resmi.

"Itu hanya surat internal. Mahkamah memberi pendapat hukum atau kerennya legal opinion kepada Majelis-majelis. Bukan keputusan," jelasnya.

Menurut Rusli surat tersebut juga ditujukan kepada Majelis, yang tidak ada kaitan langsung dengan Pengurus Harian (PH).

baca juga

"Sampai hari ini kami di DPP pun termasuk Plt ketum belum menerima surat tersebut," sebutnya.

Ia juga menanggapi sikap Arwani Thomafi yang sebelumnya disebut-sebut mewakili DPP.

Menurut Rusli, sikap Arwani bukan sebagai Sekretaris Jenderal secara kelembagaan.

Awal kisruh

Menurutnya, kisruh DPW PPP Riau sudah berlangsung lama. Berawal dari mosi tidak percaya terhadap Ketua DPW sebelumnya, Syamsurizal, lalu di-Plt hingga akhirnya DPP memutuskan mengangkat Plt dan kemudian menggelar Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) sebagai solusi terakhir.

"Kalau bicara soal kronologis muswilubini akan panjang. Mulai dari mosi tidak percaya ke Syamsurizal, lalu kita Plt-kan. Tapi tak selesai juga. Maka DPP ambil keputusan untuk Muswilub. Dan hasilnya adalah pengurus baru yang sah," terangnya.

Rusli juga menyinggung isu pencatutan nama dalam struktur kepengurusan.

Ia membela keputusan tim formatur yang memasukkan nama-nama senior partai ke dalam struktur Majelis, dengan itikad baik sebagai bentuk penghormatan atas jasa mereka.

"Saya berbaik sangka kepada Afrizal dan Agus, mereka kan senior pasti paham ketika SK dicabut dan digantikan. Ayo kembali bersama fokus pada agenda partai, mereka sudah matang dan dewasa. Soal pencatutan, mereka yang kita masukkan ke Majelis adalah kader senior yang kita tempatkan di posisi terhormat," tegas Rusli.

Ia pun mengimbau Ikbal Sayuti sebagai Ketua DPW yang sah agar tetap fokus menjalankan roda organisasi dan tidak terpancing dengan manuver-manuver yang melemahkan struktur partai.

"PPP Riau fokus pada kinerja karena banyak agenda yang harus dilaksanakan. Seperti pembekalan anggota DPRD, dinamika itu biasa dalam organisasi, kinerja kita ke depan yang harus difokuskan," tutur Rusli. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

Siapkan 1.000 Pengacara dan Digitalisasi Data, PPP Mulai Panaskan Mesin Hadapi Pemilu 2029

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:59 WIB

PPP Memanas! Tiga Kader Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

PPP Memanas! Tiga Kader Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 17 Juni 2026 | 14:44 WIB

Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029

Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 06:45 WIB

Sentil Wilayah Lain, Ketua PPP Sulsel: Yang Minta Muktamar Cepat Harus Konsisten Segera Muswil!

Sentil Wilayah Lain, Ketua PPP Sulsel: Yang Minta Muktamar Cepat Harus Konsisten Segera Muswil!

News | Kamis, 25 Desember 2025 | 16:37 WIB

Menakar Masa Depan PPP Pasca Dualisme

Menakar Masa Depan PPP Pasca Dualisme

Opini | Senin, 01 Desember 2025 | 11:23 WIB

Instruksi Presiden, Kemenpora Bergerak: Dualisme Organisasi Olahraga Mulai Dibenahi

Instruksi Presiden, Kemenpora Bergerak: Dualisme Organisasi Olahraga Mulai Dibenahi

Sport | Jum'at, 28 November 2025 | 15:21 WIB

Konsolidasi PPP: Mardiono dan Din Syamsuddin Bahas Kebangkitan Politik Islam untuk Persiapan 2029

Konsolidasi PPP: Mardiono dan Din Syamsuddin Bahas Kebangkitan Politik Islam untuk Persiapan 2029

News | Jum'at, 14 November 2025 | 17:20 WIB

Perti Dukung Penuh Kebangkitan PPP di Bawah Kepemimpinan Mardiono

Perti Dukung Penuh Kebangkitan PPP di Bawah Kepemimpinan Mardiono

News | Kamis, 13 November 2025 | 09:17 WIB

Gus Yasin Buka Kartu: 'Dalang' Islah PPP Ternyata Caleg, Istana Tak Ikut Campur

Gus Yasin Buka Kartu: 'Dalang' Islah PPP Ternyata Caleg, Istana Tak Ikut Campur

News | Rabu, 08 Oktober 2025 | 19:29 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×