Intel Bongkar Skenario 'Singkirkan' Gibran ke Papua: Ada Jejak Pengkhianatan Jokowi?

Budi Arista Romadhoni

Selasa, 15 Juli 2025 | 19:45 WIB
Intel Bongkar Skenario 'Singkirkan' Gibran ke Papua: Ada Jejak Pengkhianatan Jokowi?
Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. (Instagram)

Suara.com - Isu penugasan Wakil Presiden  Gibran Rakabuming Raka ke Papua bukan sekadar wacana administratif.

Analisis tajam dari seorang mantan Intelijen Negara, Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, menguak adanya dugaan skenario politik tingkat tinggi untuk "menyingkirkan" Gibran dari pusat kekuasaan, yang diwarnai jejak masa lalu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi dan keraguan mendalam dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Dalam podcast eksklusif di Forum Keadilan TV, Kolonel Chandra membongkar lapisan-lapisan motif di balik isu yang pertama kali dilempar oleh Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra tersebut.

Menurutnya, ini jauh lebih kompleks dari sekadar pembagian tugas wakil presiden.

Manuver Politik Menjauhkan Gibran dari Istana?

Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra - Mantan Intelijen Negara. [YouTube/Forum Keadilan TV]
Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra - Mantan Intelijen Negara. [YouTube/Forum Keadilan TV]

Spekulasi terkuat yang dianalisis Chandra adalah adanya upaya sistematis untuk menjauhkan putra sulung Presiden Jokowi itu dari lingkar utama kekuasaan di Jakarta. Ia menguraikan beberapa kemungkinan motif di baliknya.

Pertama, sebagai strategi Presiden Prabowo Subianto untuk "menjauhkan Gibran dari tekanan isu pemakzulan" yang sempat berhembus. Kedua, sebuah langkah untuk memutus pengaruh lingkar dalam Jokowi.

Chandra menyebut ada kemungkinan Gibran sengaja "dijauhkan dari orang-orang dekat Jokowi," yang mengindikasikan pergeseran dan perebutan pengaruh di internal pemerintahan baru.

Di sisi lain, penugasan ini juga bisa dibaca sebagai upaya membangun citra Gibran yang selama ini dinilai minim kerja konkret.

baca juga

"Penugasan ini juga dilihat sebagai upaya agar Gibran terlihat memiliki pekerjaan dan tugas kenegaraan yang jelas, menjawab kritik publik mengenai aktivitasnya yang dianggap kurang mendasar," tegas Kolonel Chandra dikutip dari YouTube pada Selasa (15/7/2025).

Jejak 'Pengkhianatan' Jokowi dan Keraguan Prabowo

Presiden dan Wakil Presiden RI (Instagram/prabowo)
Presiden dan Wakil Presiden RI (Instagram/prabowo)

Analisis Chandra menjadi semakin tajam ketika ia menarik benang merah ke masa lalu Jokowi di Papua, yang ia sebut menjadi sumber keraguan Prabowo untuk menempatkan Gibran di sana.

"Ada keraguan dari Prabowo terkait penempatan Gibran di Papua karena latar belakang masa lalu ayahnya, Jokowi, yang pernah membawa dokumen referendum Papua Barat ke Brisbane pada tahun 2014," papar Chandra.

Tindakan Jokowi pada Agustus 2014, sesaat sebelum dilantik, yang bertemu dengan Profesor Damien Kingsbury sambil membawa dokumen tersebut, "dianggap sebagai indikasi pengkhianatan," dan diduga atas rekomendasi dari Amerika Serikat.

Latar belakang inilah yang disinyalir membuat Prabowo gamang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pernah Ditertawai Dikira Hanya Buat Dukun, Wapres Gibran: Parfum LV, Gucci Itu dari Kemenyan Loh

Pernah Ditertawai Dikira Hanya Buat Dukun, Wapres Gibran: Parfum LV, Gucci Itu dari Kemenyan Loh

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 19:29 WIB

Jokowi Tuding Ada Agenda Besar, Aria Bima PDIP: Rakyat Jangan Diajak Mikir Hal-hal Nggak Perlu

Jokowi Tuding Ada Agenda Besar, Aria Bima PDIP: Rakyat Jangan Diajak Mikir Hal-hal Nggak Perlu

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 19:15 WIB

Ribuan Orang Berebut 50 Lowongan di Cianjur, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Dipertanyakan

Ribuan Orang Berebut 50 Lowongan di Cianjur, Janji 19 Juta Lapangan Kerja Dipertanyakan

News | Selasa, 15 Juli 2025 | 18:36 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×