Beathor Suryadi Berani Bersuara: Politisi PDI Perjuangan Soroti Bobroknya Penegakan Hukum

Budi Arista Romadhoni

Rabu, 16 Juli 2025 | 08:57 WIB
Beathor Suryadi Berani Bersuara: Politisi PDI Perjuangan Soroti Bobroknya Penegakan Hukum
Politisi senior PDI Perjuangan, Bambang Beathor Suryadi. [YouTube/Forum Keadilan TV]

Suara.com - Bambang Beathor Suryadi, seorang politisi senior PDI Perjuangan, kembali menggebrak dengan kritik tajam terhadap institusi penegak hukum di Indonesia. 

Dalam podcast Forum Keadilan TV di YouTube, Beathor tidak gentar menyuarakan kekecewaannya terhadap Mahkamah Konstitusi (MK) dan kepolisian, seraya menegaskan motivasi pribadi yang mendorongnya untuk terus berjuang. 

Pernyataan-pernyataan lugas ini tak hanya menarik perhatian publik, tapi juga memicu perdebatan sengit tentang integritas lembaga negara.

Kritik Pedas untuk Institusi Penegak Hukum

Situasi Gedung Mahkamah Konstitusi saat Kamis (22/8/2024) malam yang lengang.ANTARA/Mario Sofia Nasution
Situasi Gedung Mahkamah Konstitusi saat Kamis (22/8/2024) malam yang lengang.ANTARA/Mario Sofia Nasution

Dalam segmen yang paling mencuri perhatian, Beathor Suryadi melontarkan kritik keras terhadap Mahkamah Konstitusi (MK). Ia tak ragu menyebut hakim MK "goblok" karena meloloskan Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden. 

"Saya mengkritik hakim MK yang dianggapnya 'goblok' karena meloloskan Gibran, padahal seharusnya mereka menolak karena adanya konflik kepentingan dan pelanggaran konstitusi," tegas Beathor. 

Pernyataan ini menunjukkan kekecewaan mendalam terhadap putusan MK yang dianggapnya cacat hukum dan moral. 

Sebagai bentuk perlawanan, Beathor bahkan berencana melakukan demo di MK untuk menuntut pembatalan Gibran.

Tak hanya MK, kepolisian juga menjadi sasaran kritik Beathor. Ia merasa ada intervensi dalam lembaga tersebut, terutama dari pihak-pihak tertentu. 

baca juga

"Saya menganggap Bareskrim belum mandiri dan masih di bawah pengaruh 'orang Solo'," ungkapnya. 

Beathor juga merasa heran mengapa Polda meneruskan laporan Paiman Raharjo terhadap dirinya, padahal Bareskrim sendiri sudah menyatakan bahwa kasus ijazah bukanlah pidana. Meski demikian, Beathor menyatakan kesiapannya.

"Saya siap menghadapi laporan Paiman dan akan membeberkan semua temuannya kepada polisi," tegasnya.

Motivasi dan Sikap Pribadi: Perjuangan Demi Kebenaran

Politisi senior PDI Perjuangan, Bambang Beathor Suryadi. [YouTube/Forum Keadilan TV]
Politisi senior PDI Perjuangan, Bambang Beathor Suryadi. [YouTube/Forum Keadilan TV]

Di balik semua kritik dan keberaniannya, Beathor Suryadi menjelaskan motivasi utama yang mendorongnya. Ini bukan tentang mencari keuntungan pribadi atau popularitas, melainkan perjuangan melawan ketidakbenaran. 

"Saya menyatakan tindakannya didasari oleh keinginan untuk memperjuangkan kebenaran dan keadilan, serta menyelamatkan bangsa dari kerusakan," jelas Beathor dengan suara berapi-api.

Ia juga menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa. Ancaman, laporan polisi, bahkan potensi bahaya fisik, tak sedikit pun menggoyahkan komitmennya.

"Saya tidak takut dengan risiko dilaporkan ke polisi atau bahkan ditembak karena memperjuangkan keyakinannya," katanya. 

Keberanian ini mencerminkan dedikasinya yang mendalam terhadap prinsip-prinsip yang ia yakini.

Beathor juga menyinggung hubungannya dengan Paiman Raharjo, sosok yang melaporkannya ke polisi. Ia mengakui Paiman adalah kawannya dan bahkan pernah membantunya secara finansial. 

Namun, ia merasa Paiman mempolitisir bantuan tersebut dan menuduhnya melakukan pemerasan, tuduhan yang dibantah keras oleh Beathor. Ironisnya, Beathor justru melihat laporan Paiman sebagai peluang. 

"Saya menganggap laporan Paiman ke polisi justru akan semakin membuka tabir kasus ijazah palsu," pungkasnya.

Sikap kritis Bambang Beathor Suryadi terhadap penegakan hukum dan institusi, yang diiringi dengan motivasi pribadi yang kuat untuk mencari kebenaran, menempatkannya sebagai salah satu suara paling lantang dalam perdebatan politik saat ini. Pernyataan-pernyataannya mendorong kita untuk merenungkan kembali arti keadilan, integritas, dan keberanian dalam mengawal jalannya demokrasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geger! Politisi PDIP Blak-blakan, Yakin Ijazah Jokowi Diproduksi di Pasar Pramuka

Geger! Politisi PDIP Blak-blakan, Yakin Ijazah Jokowi Diproduksi di Pasar Pramuka

News | Rabu, 16 Juli 2025 | 06:41 WIB

Pimpinan MPR Sambangi MA, Sepakati Dua Hal Dalam Upaya Penegakan Hukum

Pimpinan MPR Sambangi MA, Sepakati Dua Hal Dalam Upaya Penegakan Hukum

News | Jum'at, 11 Juli 2025 | 17:29 WIB

'Ada Apa dengan Beathor?' Politisi PDIP Pertanyakan Motif di Balik Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

'Ada Apa dengan Beathor?' Politisi PDIP Pertanyakan Motif di Balik Tuduhan Ijazah Palsu Jokowi

News | Kamis, 26 Juni 2025 | 21:55 WIB

Terkini

Review Film All of You: Ketika Sains Ikut Campur dalam Urusan Cinta

Review Film All of You: Ketika Sains Ikut Campur dalam Urusan Cinta

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 21:00 WIB

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Review Serial Lupin Part 3: Sebuah Aksi Menawan Assane Diop yang Penuh Trik

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:50 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Emil Audero Masuk Nominasi Penyelamatan Terbaik LaLiga, Bersaing dengan Kiper Real Madrid

Bola | Minggu, 01 November 2026 | 20:30 WIB

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Review The Best Thing: Kisah Romantis Dokter TCM dan Manajer Hotel

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:20 WIB

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Pertahankan Gelar, MAN 1 Kabupaten Sukabumi Raih Juara Putri AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Gagal Dapatkan Dean Zandbergen, PSSI Incar Striker Keturunan Islandia!

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 20:15 WIB

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Persib Bandung Bantai Kalteng FC dan Tempel Ketat Puncak Klasemen

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 20:10 WIB

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Aktivitas Erupsi Tak Surutkan Langkah Nelayan Pandeglang Tetap Melaut

Banten | Minggu, 01 November 2026 | 20:02 WIB

×