Mengurai Benang Kusut Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Bambang Tri hingga Klarifikasi Mantan Rektor UGM

Bella

Kamis, 17 Juli 2025 | 21:49 WIB
Mengurai Benang Kusut Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Bambang Tri hingga Klarifikasi Mantan Rektor UGM
Foto ijazah Joko Widodo (Jokowi). (X)

Suara.com - Sempat mereda, genderang kontroversi mengenai keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ditabuh kencang dalam beberapa tahun terakhir.

Isu yang sebelumnya hanya beredar di media sosial ini bertransformasi menjadi sebuah drama hukum yang kompleks, melibatkan gugatan pengadilan, laporan polisi, hingga klarifikasi dari berbagai pihak.

Bagi Anda yang baru mengikuti, polemik ini memasuki babak paling serius saat sebuah gugatan resmi didaftarkan di pengadilan.

Berikut adalah kronologi lengkap babak baru polemik ijazah Jokowi, dimulai dari momen krusial tersebut hingga perkembangan terkininya.

1. Gugatan Bambang Tri Mulyono yang Menggegerkan (Oktober 2022)

Titik awal eskalasi isu ini adalah pada 3 Oktober 2022.

Bambang Tri Mulyono, yang dikenal sebagai penulis buku kontroversial "Jokowi Undercover", melayangkan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Tak tanggung-tanggung, Bambang menuding Jokowi telah menggunakan ijazah palsu dari jenjang SD, SMP, hingga SMA untuk mendaftarkan diri dalam Pilpres 2019.

Gugatan ini sontak menjadi sorotan utama media nasional.

Namun, drama hukum ini mengambil tikungan tajam.

Sepuluh hari setelah mendaftarkan gugatannya, pada 13 Oktober 2022, Bambang Tri bersama Sugi Nur Rahardja (Gus Nur) justru ditangkap oleh Bareskrim Polri.

Keduanya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus berbeda, yakni penyebaran ujaran kebencian dan berita bohong.

Akibat penahanannya, proses pembuktian gugatan menjadi sulit.

Pada akhir Oktober 2022, tim kuasa hukum Bambang Tri secara resmi mencabut gugatan ijazah palsu tersebut.

Kasus ini pun berakhir dengan vonis 6 tahun penjara untuk Bambang Tri.

2. Klarifikasi Tegas UGM dan Kesaksian Para Sahabat

Menyusul kegaduhan yang dipicu gugatan Bambang Tri, pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) merasa perlu untuk turun tangan dan memberikan pernyataan resmi.

Pada 11 Oktober 2022, Rektor UGM, Prof. Ova Emilia, menggelar konferensi pers untuk menegaskan keabsahan status akademik Presiden Jokowi.

"Atas data dan Informasi yang kami miliki, dan terdokumentasi dengan baik, kami meyakini mengenai keaslian ijazah sarjana (S1) Ir. Joko Widodo dan yang bersangkutan memang lulusan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada," ujar Prof. Ova Emilia dengan tegas.

UGM membenarkan bahwa Jokowi adalah alumnus program studi S1 Fakultas Kehutanan angkatan 1980 yang dinyatakan lulus pada tahun 1985.

Pernyataan ini diperkuat oleh kesaksian sejumlah teman seangkatan Jokowi yang turut hadir, membenarkan bahwa mereka menempuh pendidikan bersama sang Presiden.

3. Api Kembali Menyala di Panggung Hukum (2024-2025)

Meski gugatan awal telah dicabut, isu ini tidak benar-benar padam.

Pada Desember 2024, sekelompok pihak yang menamakan diri Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), termasuk di dalamnya Eggi Sudjana dan Roy Suryo, kembali melaporkan Jokowi ke Bareskrim Polri dengan tuduhan yang sama.

Jalur hukum lain juga ditempuh. Seorang pengacara bernama Muhammad Taufiq mendaftarkan gugatan perdata di PN Surakarta pada April 2025, menempatkan Jokowi, KPU, SMAN 6 Surakarta, dan UGM sebagai tergugat.

Namun, upaya ini menemui jalan buntu. Pada 7 Juli 2025, majelis hakim PN Surakarta memutuskan gugatan tersebut gugur.

Alasannya, "Menyatakan Pengadilan Negeri tidak berwenang mengadili perkara ini," sesuai bunyi putusan hakim yang mengabulkan eksepsi para tergugat.

4. Babak Baru Penuh Drama: Saling Lapor dan Klarifikasi Mengejutkan

Memasuki pertengahan 2025, situasi semakin memanas dan kompleks. Di satu sisi, Polda Metro Jaya telah menaikkan status laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan pihak Jokowi terhadap para penuduh ke tahap penyidikan.

Di sisi lain, Bareskrim Polri menggelar perkara khusus pada Juli 2025 atas permintaan TPUA, setelah sebelumnya penyelidikan sempat dihentikan karena hasil uji forensik menyatakan ijazah Jokowi identik dengan lulusan lain.

Sebuah drama tak terduga muncul dari mantan Rektor UGM periode 2002-2007, Prof. Sofian Effendi.

Pernyataannya dalam sebuah wawancara YouTube yang meragukan ijazah Jokowi sempat viral. Namun, sehari kemudian, pada 17 Juli 2025, ia membuat surat klarifikasi resmi.

"Saya menarik semua pernyataan saya di dalam video tersebut dan memohon agar wawancara dalam kanal YouTube tersebut ditarik dari peredaran," tulisnya.

Polemik ini juga melahirkan gugatan balasan.

Paiman Raharjo, yang dituding oleh pihak Roy Suryo cs sebagai pemilik percetakan ijazah palsu, menggugat balik sebesar Rp1,5 miliar ke PN Jakarta Pusat.

Di tengah pusaran hukum ini, Presiden Jokowi akhirnya angkat bicara, menduga ada agenda politik besar di baliknya dan menyatakan kesiapannya untuk membuktikan keaslian ijazahnya di pengadilan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gajah Gantikan Mawar, PSI Incar Pemilih Jokowi dan 'Curi' Warna PDIP?

Gajah Gantikan Mawar, PSI Incar Pemilih Jokowi dan 'Curi' Warna PDIP?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:36 WIB

Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Masuk Tahap Penyidikan, Penetapan Tersangka Kian Dekat

Kasus Fitnah Ijazah Jokowi Masuk Tahap Penyidikan, Penetapan Tersangka Kian Dekat

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 21:31 WIB

Isu Ijazah Jokowi Kembali Memanas: UGM Curiga Ada yang 'Menggiring' Mantan Rektor

Isu Ijazah Jokowi Kembali Memanas: UGM Curiga Ada yang 'Menggiring' Mantan Rektor

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:50 WIB

Perubahan Logo PSI dari Mawar ke Gajah Disebut Gambaran Kuatnya Intervensi Jokowi

Perubahan Logo PSI dari Mawar ke Gajah Disebut Gambaran Kuatnya Intervensi Jokowi

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:47 WIB

Dino Patti Djalal Unggah Ijazah S3 Sembari Senggol Jokowi, Kebanting!

Dino Patti Djalal Unggah Ijazah S3 Sembari Senggol Jokowi, Kebanting!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:31 WIB

Jurus Saling Kunci Kasus Ijazah Jokowi: Tuduhan Diserang Balik Laporan, Siapa Tersangka Duluan?

Jurus Saling Kunci Kasus Ijazah Jokowi: Tuduhan Diserang Balik Laporan, Siapa Tersangka Duluan?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 20:06 WIB

Muncul Dugaan Intimidasi, Mantan Rektor UGM Juga Minta Rekaman Wawancara Dihapus!

Muncul Dugaan Intimidasi, Mantan Rektor UGM Juga Minta Rekaman Wawancara Dihapus!

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:38 WIB

Drama Ijazah Jokowi, Eks Rektor UGM Ngaku Dijebak? Bongkar Kronologi Pertemuan Kontroversial

Drama Ijazah Jokowi, Eks Rektor UGM Ngaku Dijebak? Bongkar Kronologi Pertemuan Kontroversial

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:33 WIB

Said Didu Khawatirkan Keselamatan Eks Rektor UGM Usai Kritik Ijazah Jokowi, Ini Jawaban Sofian Effendi

Said Didu Khawatirkan Keselamatan Eks Rektor UGM Usai Kritik Ijazah Jokowi, Ini Jawaban Sofian Effendi

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:24 WIB

Projo Dicecar Soal Abraham Samad dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Apa Kaitannya?

Projo Dicecar Soal Abraham Samad dalam Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Apa Kaitannya?

News | Kamis, 17 Juli 2025 | 19:16 WIB

Terkini

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Babak Baru AMDAL, Transisi Jadi 'GPS' Kehidupan

Seminar KAGAMA HSE UGM 2026: Babak Baru AMDAL, Transisi Jadi 'GPS' Kehidupan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:11 WIB

Dari Tanah Suci ke Kursi Tersangka: Melihat Kejatuhan Dadan Hindayana dalam 48 Jam

Dari Tanah Suci ke Kursi Tersangka: Melihat Kejatuhan Dadan Hindayana dalam 48 Jam

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:05 WIB

Kasus Andrie Yunus dan Siswa Medan Jadi Bukti Peradilan Militer Gagal Beri Keadilan Korban

Kasus Andrie Yunus dan Siswa Medan Jadi Bukti Peradilan Militer Gagal Beri Keadilan Korban

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:02 WIB

Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:42 WIB

Isu Reshuffle Menkeu Purbaya Memanas, Mensesneg: Fokus Kita Sinergi, Bukan Ganti Orang!

Isu Reshuffle Menkeu Purbaya Memanas, Mensesneg: Fokus Kita Sinergi, Bukan Ganti Orang!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:30 WIB

Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri

Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:47 WIB

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB