Tengkulak Disingkirkan, Desa Dikuatkan: Misi Ekonomi Prabowo Dimulai

Denada S Putri, Novian Ardiansyah

Selasa, 22 Juli 2025 | 16:31 WIB
Tengkulak Disingkirkan, Desa Dikuatkan: Misi Ekonomi Prabowo Dimulai
Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan pada acara peluncuran Koperasi Desa/Koperasi Kelurahan Merah Putih di Desa Bentangan, Wonosari, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7/2025). ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden.

Suara.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi meluncurkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) sebagai strategi mendasar untuk membalik peta pembangunan nasional—dari pinggiran ke pusat, dari desa ke kota.

Berangkat dari semangat pembangunan sebagai kebebasan, program ini bertujuan menghapus ketergantungan masyarakat desa terhadap tengkulak dan sekaligus membuka hampir setengah juta lapangan kerja baru.

Tenaga Ahli di Kantor Komunikasi Kepresidenan, Fithra Faisal, menjelaskan bahwa koperasi ini bukan sekadar instrumen ekonomi biasa, melainkan realisasi Asta Cita Presiden Prabowo dalam memerdekakan ekonomi rakyat dari level paling bawah.

"Presiden konsisten. Program-programnya sejalan dengan Asta Cita, membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan," kata Fithra melalui keterangan tertulis, Selasa (22/7/2025).

Ekonomi Rakyat sebagai Pilar Kemerdekaan

Lebih jauh, Fithra menekankan bahwa Kopdes Merah Putih memegang filosofi development as freedom ala Amartya Sen, yakni mengukur pembangunan dari seberapa luas kebebasan masyarakat untuk menentukan hidupnya, bukan semata angka pertumbuhan ekonomi.

"Makanya, itu jadi ekonomi yang inklusif dan ekonomi yang merdeka tadi," ujarnya.

Melalui koperasi ini, pemerintah ingin membebaskan petani dan nelayan dari ketergantungan struktural—mulai dari tengkulak hingga keterbatasan sarana penyimpanan dan distribusi.

“Kalau kita lihat realitas sehari-hari, khususnya petani, nilai tukar mereka sangat rendah. Kenapa? Karena saat panen, mereka terpaksa langsung menjual hasilnya. Kalau tidak segera dijual, akan busuk,” kata Fithra.

baca juga

Inilah titik intervensi Kopdes: membekali desa dengan gudang modern, cold storage, dan jaringan logistik, agar hasil panen dan tangkapan laut tidak harus segera dijual dengan harga murah. Efisiensi distribusi dan penguatan posisi tawar petani menjadi target utama.

“Kopdes Merah Putih juga meminimalisir tengkulak. Memotong jalur produksi sehingga membuat lebih efisien,” tegas Fithra.

Magnet Baru untuk Generasi Muda

Tak hanya soal logistik dan hasil panen, program ini juga mengusung dampak sosial besar: mencegah urbanisasi dan membangun ekonomi lokal dari generasi muda.

Dengan proyeksi 80.000 koperasi aktif, dan masing-masing dikelola oleh enam orang, tercipta 480.000 lapangan kerja langsung di tingkat desa.

"Melalui koperasi, anak-anak muda bisa mulai membangun dari desa, menciptakan peluang-peluang baru dan membuka ruang-ruang ekonomi di kampung halamannya,” ujar Fithra.

Alih-alih meninggalkan desa demi pekerjaan di kota, generasi baru justru didorong untuk menetap, menciptakan inovasi, dan membangun ekonomi desa berbasis solidaritas dan kewirausahaan sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ditodong Tretan Muslim, Berapa Nilai Kinerja Jokowi Versi Anies Baswedan?

Ditodong Tretan Muslim, Berapa Nilai Kinerja Jokowi Versi Anies Baswedan?

Entertainment | Selasa, 22 Juli 2025 | 16:29 WIB

Suara Live:  'Kakak Adik' Gerindra-PDIP: Prabowo Buka Babak Baru Politik Indonesia?

Suara Live: 'Kakak Adik' Gerindra-PDIP: Prabowo Buka Babak Baru Politik Indonesia?

Video | Selasa, 22 Juli 2025 | 16:11 WIB

Bikin Prabowo Murka, Siapa 'Vampir Ekonomi' Penganut Mazhab Serakahnomics?

Bikin Prabowo Murka, Siapa 'Vampir Ekonomi' Penganut Mazhab Serakahnomics?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 15:48 WIB

Terkini

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Fenomena Gaji Numpang Lewat: Gaya Hidup dan Tekanan Sosial yang Bikin Boros

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:30 WIB

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

Spesifikasi Kapal Induk Tua Italia ITS Giuseppe Garibaldi: Dipensiunkan Sejak 1971

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:29 WIB

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Marko Simic Ternyata Punya Peran Besar di Balik Kedatangan 2 Pemain Asing Persija

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

Satgas Percepat Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan hingga 2028

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:26 WIB

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Prabowo dan Obsesi MBG: Mengapa Kemajuan Negara Diukur dari Perut Rakyat?

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:25 WIB

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

×