Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Kakak-Adik, Said Abdullah: Jangan Ditafsir Ulang!

Erick Tanjung, Bagaskara Isdiansyah

Selasa, 22 Juli 2025 | 17:16 WIB
Prabowo Sebut Gerindra-PDIP Kakak-Adik, Said Abdullah: Jangan Ditafsir Ulang!
Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Said Abdullah. [Suara.com/Bagaskara]

Suara.com - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut hubungan Partai Gerindra dan PDI Perjuangan (PDIP) layaknya "kakak dan adik" langsung mendapat respons. Ketua DPP PDIP, Said Abdullah, meminta publik tidak menafsirkan ucapan tersebut secara berlebihan, apalagi menganggapnya sebagai sinyal PDIP akan merapat ke pemerintahan.

Menurut Said, pernyataan Prabowo harus dimaknai sebagai upaya menjaga persatuan bangsa, bukan sebagai kode politik transaksional.

Said Abdullah menegaskan, kedekatan yang ditunjukkan Prabowo tidak boleh langsung diartikan sebagai ajakan untuk berkoalisi. Ia menyayangkan cara pandang politik yang selalu bersifat untung-rugi.

"Tapi jangan dimaknai apa yang disampaikan presiden itu sebagai kode, bahwa presiden mengajak atau sebaliknya PDIP akan masuk, jangan dimaknai itu dulu," kata Said di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (22/7/2025).

"Itulah problem kita, kita selalu cara pandangnya transaksional. Presiden dengan tulus menyampaikan kakak-beradik, kita maknai PDIP akan masuk, kita maknai presiden akan mengajak, tidak boleh seperti itu," tegasnya.

Terkait sikap resmi PDIP, Said mengaku tidak memiliki kewenangan untuk menjawab dan menyebut belum ada tanda-tanda partainya akan bergabung.

Menariknya, Said justru sepakat dengan pernyataan Prabowo yang juga menyebut pentingnya ada partai di luar pemerintahan untuk mengoreksi. Menurutnya, ucapan Prabowo sudah sangat jelas dan tidak perlu ditafsirkan ulang.

"Itu kan penegasan dari Pak Presiden. Oleh karenanya tidak ada dasar bagi siapapun untuk memberikan tafsir ulang terhadap pernyataan presiden," katanya.

Momen Prabowo Rayu PDIP di Klaten

baca juga

Sebelumnya, pernyataan "kakak-adik" dilontarkan Prabowo saat menghadiri peluncuran Koperasi Desa Merah Putih di Klaten, Jawa Tengah, Senin (21/7). Di hadapan Ketua DPR RI Puan Maharani dan sejumlah elite PDIP, Prabowo menunjukkan kedekatan ideologisnya.

"Nyuwun sewu, Mbak Puan, Bung Karno bapak saya juga," kata Prabowo.

Ia bahkan berseloroh bahwa semangat marhaenisme juga ada dalam dirinya. "Mungkin kalau dipotong ini (menunjuk dada), yang keluar marhaen juga ini," ujarnya yang disambut tawa.

Puncaknya, Prabowo menegaskan status hubungan kedua partai, meski berseberangan di Pilpres 2024.

"Sebenarnya PDIP sama Gerindra kakak-adik ini. Tapi bener, kita ini karena apa ya, demokrasi kita kan diajarkan oleh negara barat jadi nggak boleh koalisi satu itu, memang bener, harus ada yang di luar. Ngoreksi kita, gitu, ngoreksi. Tapi, ya... sedulur," kata Prabowo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KEK Dipercepat, Pemerintah Satukan Visi Pembangunan Ekonomi Nasional

KEK Dipercepat, Pemerintah Satukan Visi Pembangunan Ekonomi Nasional

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:05 WIB

Pengamat Politik Tuding Isu Ijazah Jokowi Cuma Kedok: Ambisi Politik Liar Harus Dihentikan!

Pengamat Politik Tuding Isu Ijazah Jokowi Cuma Kedok: Ambisi Politik Liar Harus Dihentikan!

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:00 WIB

Prabowo Terjebak di Antara Jokowi, Analis: Pilih Jadi Tameng atau Mati Bersama Rakyat?

Prabowo Terjebak di Antara Jokowi, Analis: Pilih Jadi Tameng atau Mati Bersama Rakyat?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 16:40 WIB

Terkini

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Muka Glowing tapi Rekening Kering: Saatnya Sadar Pentingnya Dana Darurat

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Suka Pakai Sweater Rajut? Coba 5 Trik Styling agar Tampilan Lebih Modern

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Garudayaksa vs Persib Bandung, Bobotoh Protes Kebakaran Hutan

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:52 WIB

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

MAKI Adukan Pimpinan KPK ke Dewas, Dinilai Melempem Hadapi Mangkir Nusron Wahid

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Cara Menghilangkan Iklan di HP Oppo yang Tiba-Tiba Muncul, Praktis tanpa Aplikasi

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:35 WIB

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Hak Guru Terlambat Dibayar, Sampai Kapan Pendidikan Harus Menunggu?

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:30 WIB

Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota

Teddy Tjahjono Harap Kehadiran MLSC Jakarta Jaya Percepat Perkembangan Sepak Bola Putri Ibu Kota

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:19 WIB

Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa

Awas, Jangan Sepelekan! Ini 5 Ciri-Ciri ISPA pada Anak yang Sering Dikira Pilek Biasa

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Krisis Iklim vs Warisan Harta: Nikmat di Generasi Lalu, Sengsara di Kita

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:15 WIB

×