IKN Tak Masuk Program Prioritas Prabowo di APBN 2026, Warisan Jokowi Mulai Ditinggalkan?

Wakos Reza Gautama

Selasa, 22 Juli 2025 | 22:43 WIB
IKN Tak Masuk Program Prioritas Prabowo di APBN 2026, Warisan Jokowi Mulai Ditinggalkan?
IKN tidak masuk program prioritas Prabowo di 2026. [suara.com/novian]

Suara.com - Sebuah sinyal paling kuat tentang nasib Ibu Kota Nusantara (IKN) di era pemerintahan baru telah muncul dari jantung kekuasaan.

Dalam arahan perdana mengenai Rancangan APBN 2026, Presiden Prabowo Subianto sama sekali tidak menyebut IKN dalam daftar program prioritasnya.

Fokus anggaran negara kini secara tegas diarahkan pada janji-janji kampanye utamanya, memicu pertanyaan besar: apakah mega proyek warisan Jokowi ini akan mulai ditinggalkan?

Tanda tanya besar ini mengemuka setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melaporkan hasil pertemuannya dengan Presiden Prabowo pada Selasa (22/7/2025).

Sri Mulyani membeberkan daftar lengkap program-program unggulan yang menjadi inti pembahasan dan fokus pembiayaan untuk tahun 2026.

"Belanja difokuskan kepada program-program penting," kata Sri Mulyani, menyampaikan arahan Presiden Prabowo dikutip dari ANTARA.

Ia kemudian merinci program-program tersebut, di antaranya Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, Cek Kesehatan Gratis, perbaikan sekolah dan madrasah, hingga pembangunan infrastruktur dan ketahanan pangan.

Dari deretan program inti tersebut, satu nama besar yang absen secara mencolok adalah Ibu Kota Nusantara (IKN).

Di saat program populis seperti Makan Gratis mendapatkan panggung utama, IKN seolah menghilang dari radar prioritas fiskal pemerintahan baru.

Sebelumnya Sri Mulyani pernah mengungkapkan total anggaran untuk pembangunan IKN dari 2022 hingga 2024 mencapai Rp 72,3 triliun.

Dari data Kementerian Keuangan, anggaran 2022 tercatat sebesar Rp5,5 triliun. Lalu, anggaran pada 2023 meningkat menjadi Rp27 triliun dan anggaran pada 2024 dialokasikan sebesar Rp 39,8 triliun.

"Kita lihat belanja IKN meningkat dari tahun ke tahun, dari tahun 2022 Rp5,5 triliun, naik ke Rp27 triliun, dan tahun ini Rp39,8 triliun ada di dalam APBN kita," ungkap Sri Mulyani.

Sinyal dari Istana ini seolah gayung bersambut dengan dinamika panas di parlemen. Secara bersamaan, wacana untuk menekan tombol jeda pada proyek IKN justru semakin menguat di Senayan.

Partai NasDem secara resmi telah mengusulkan moratorium sementara pembangunan IKN, sebuah usulan yang kini tidak lagi dianggap angin lalu oleh DPR.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Bahtra Banong, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan "kajian yang lebih mendalam" terkait perlu tidaknya moratorium tersebut.

"Soal apakah perlu dimoratorium atau tidak. Nanti kami akan melakukan kajian yang lebih mendalam perlu apa tidaknya ya," kata Bahtra.

Lebih tajam lagi, Bahtra secara blak-blakan mengaitkan kajian moratorium IKN ini dengan benturan anggaran raksasa dari program prioritas Prabowo. Ia menyadari bahwa ada pilihan sulit yang harus dibuat.

"Karena memang kan kita harus pikirkan ini kan program pemerintah pusat atau program Presiden Prabowo kan program strategisnya, seperti misalnya ketahanan pangan, makan bergizi gratis, membutuhkan tentu tidak sedikit biaya," ucapnya.

Arahan Presiden Prabowo untuk menjaga disiplin fiskal dan menekan defisit di bawah tiga persen semakin memperkuat dugaan bahwa tidak ada "cek kosong" untuk melanjutkan semua proyek secara bersamaan.

Kini, semua mata tertuju pada pidato kenegaraan Presiden Prabowo pada 15 Agustus mendatang. Publik menanti jawaban pasti atas pertanyaan yang menggantung: apakah mega proyek warisan Jokowi ini akan terus melaju dengan kecepatan penuh, atau terpaksa menepi demi memberi jalan bagi janji-janji kampanye sang presiden baru?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Pilih Bungkam Soal Angka Final APBN 2026, Tapi Bocorkan Arahan Penting Prabowo

Sri Mulyani Pilih Bungkam Soal Angka Final APBN 2026, Tapi Bocorkan Arahan Penting Prabowo

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 22:40 WIB

Presiden Prabowo Klaim Angka Kemiskinan Turun, BPS: Kita Lihat Hari Jumat

Presiden Prabowo Klaim Angka Kemiskinan Turun, BPS: Kita Lihat Hari Jumat

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 22:11 WIB

Pandji Sentil Koruptor Nur Afifah Balqis, Bukti Nyata Berantas Korupsi Bukan Ganti Generasi

Pandji Sentil Koruptor Nur Afifah Balqis, Bukti Nyata Berantas Korupsi Bukan Ganti Generasi

Entertainment | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:49 WIB

IKN Terancam Mandek di Era Prabowo? 4 Fakta di Balik Usulan Moratorium yang Mengguncang Parlemen

IKN Terancam Mandek di Era Prabowo? 4 Fakta di Balik Usulan Moratorium yang Mengguncang Parlemen

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:46 WIB

Prabowo Klaim Kemiskinan Turun, BPS Tahan Data! Ada Perbedaan Informasi?

Prabowo Klaim Kemiskinan Turun, BPS Tahan Data! Ada Perbedaan Informasi?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 19:43 WIB

Terkini

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:44 WIB

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

Pembangunan Sekolah Rakyat di Bali Dikebut, Gus Ipul Tekankan Akselerasi

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

Biar Keadilan Tak Macet, Komnas Perempuan Minta Polri Rekrut Polwan Disabilitas

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:39 WIB

Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan

Kasatgas Tito: Pemulihan Pasca Bencana di Provinsi Aceh Terus Menunjukkan Kemajuan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:32 WIB

1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik

1.200 Aparat Amankan GBK, Kawal Ketat Duel Timnas Indonesia vs Mozambik

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:19 WIB

Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek

Isi Tas Ransel Sekdin Muara Enim Bikin Kaget: Ada Uang Rp323 Juta Hasil Korupsi Proyek

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:03 WIB

Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'

Kasus Dadan-Silmy Dikaitkan Konflik Elite: 'Stop Maklumi Korupsi Atas Nama Politik'

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 20:01 WIB

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

Drama Lahan Roa Malaka: Pihak S Bantah Tudingan Mafia, Singgung Status Tersangka Lawan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:55 WIB

Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan

Menkes Budi Buru-buru Tinggalkan Rapat DPR Usai Pimpinan Dapat WA, Sampai Diminta Hindari Wartawan

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:47 WIB

Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!

Kemenkes Pasok Pakar Gizi ke BGN, Nanik: MBG Fokus Kualitas Bukan Kuantitas!

News | Selasa, 09 Juni 2026 | 19:43 WIB