IKN Terancam Mandek di Era Prabowo? 4 Fakta di Balik Usulan Moratorium yang Mengguncang Parlemen

Wakos Reza Gautama

Selasa, 22 Juli 2025 | 20:46 WIB
IKN Terancam Mandek di Era Prabowo? 4 Fakta di Balik Usulan Moratorium yang Mengguncang Parlemen
Fakta mengenai usulan moratorium pembangunan IKN. [ist]

Suara.com - Mega proyek Ibu Kota Nusantara (IKN), yang digadang-gadang sebagai warisan terbesar pemerintahan Jokowi, kini tiba-tiba goyang.

Di tengah transisi kekuasaan, muncul usulan mengejutkan untuk menekan tombol jeda (moratorium) pada pembangunan ambisius ini. Sinyal waspada datang dari Senayan, memicu perdebatan sengit tentang prioritas negara.

Usulan ini bukan sekadar angin lalu, melainkan manuver politik serius yang memaksa para elite untuk berpikir ulang.

Berikut adalah 4 fakta kunci di balik drama usulan moratorium IKN yang kini menjadi bola panas di parlemen.

1. NasDem Resmi Lempar Bola Panas: "Setop Dulu Pembangunan IKN!"

Secara mengejutkan, Partai NasDem menjadi yang pertama secara terbuka menyuarakan ide radikal ini. Mereka mengusulkan pemerintah untuk melakukan moratorium sementara terhadap seluruh proyek pembangunan IKN.

Alasannya? Sangat fundamental. NasDem menyoroti dua masalah utama: kemampuan fiskal negara yang terbatas dan belum adanya Keputusan Presiden (Keppres) tentang pemindahan ibu kota secara resmi, padahal ini adalah amanat undang-undang.

Ini adalah sebuah gugatan langsung terhadap kesiapan dan legalitas formal keberlanjutan proyek.

2. DPR Tak Langsung Tolak, Buka Pintu "Kajian Mendalam"

baca juga

Alih-alih menolak mentah-mentah, Komisi II DPR RI yang membidangi pemerintahan dalam negeri justru memberikan respons yang sangat hati-hati.

Wakil Ketua Komisi II, Bahtra Banong, menegaskan pihaknya akan melakukan "kajian yang lebih mendalam" terkait usulan moratorium ini.

"Soal apakah perlu dimoratorium atau tidak. Nanti kami akan melakukan kajian yang lebih mendalam perlu apa tidaknya ya," kata Bahtra dikutip dari ANTARA.

Sikap DPR yang membuka pintu kajian ini menjadi sinyal kuat bahwa usulan moratorium tersebut dianggap cukup serius dan berdasar untuk tidak diabaikan begitu saja.

3. Benturan Anggaran Raksasa: IKN vs Makan Gratis Prabowo

Inilah inti dari persoalannya: uang. Bahtra Banong secara blak-blakan menyebutkan bahwa kajian moratorium IKN tidak bisa lepas dari program-program strategis pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto. Ia menunjuk langsung pada dua program raksasa: ketahanan pangan dan makan bergizi gratis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri 300 'Penumpang Siluman' di KM Barcelona yang Terbakar, DPR: Ini Harus Diinvestigasi!

Misteri 300 'Penumpang Siluman' di KM Barcelona yang Terbakar, DPR: Ini Harus Diinvestigasi!

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 20:44 WIB

Respons Kritik BEM FH Unes, Habiburohkman Ngaku Tergelitik RKUHAP Dianggap Kemunduran

Respons Kritik BEM FH Unes, Habiburohkman Ngaku Tergelitik RKUHAP Dianggap Kemunduran

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 19:12 WIB

Aksi Tolak RKUHAP di Gerbang Pancasila DPR

Aksi Tolak RKUHAP di Gerbang Pancasila DPR

Foto | Selasa, 22 Juli 2025 | 18:47 WIB

Dijawab Aturan Pencabutan WNI, 'Tangisan Viral' Tentara Bayaran, Satria Kumbara Tidak Mempan?

Dijawab Aturan Pencabutan WNI, 'Tangisan Viral' Tentara Bayaran, Satria Kumbara Tidak Mempan?

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 18:20 WIB

Bola Panas IKN; NasDem Desak Keppres, PDIP Lempar Wacana Radikal 'Boyong' Seluruh BUMN

Bola Panas IKN; NasDem Desak Keppres, PDIP Lempar Wacana Radikal 'Boyong' Seluruh BUMN

News | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi

Sumbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:58 WIB

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 21:57 WIB

×