Warga Tesso Nilo Resah Terancam 'Diusir', Muncul Wacana Relokasi ke Pulau Mendol

Bangun Santoso

Jum'at, 25 Juli 2025 | 11:29 WIB
Warga Tesso Nilo Resah Terancam 'Diusir', Muncul Wacana Relokasi ke Pulau Mendol
Demo masyarakat TNTN di Kantor Gubernur Riau, Senin (21/7/2025). [Suara.com/Rahmat Zikri]

Suara.com - Ketegangan kini menyelimuti ribuan warga yang tinggal di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN), Pelalawan, Riau. Setelah puluhan tahun menggantungkan hidup dari kebun sawit, mereka kini dicap sebagai perambah dan diancam akan diusir.

Di tengah panasnya situasi, muncul sebuah wacana mereka bakal dipindahkan atau direlokasi ke Pulau Mendol.

Lantas, apa sebenarnya Pulau Mendol itu dan benarkah warga akan dipindahkan ke sana?

Pulau Mendol, atau yang juga dikenal sebagai Pulau Penyalai, adalah sebuah pulau kecil bergambut tebal yang berada di ujung wilayah Kabupaten Pelalawan.

Pulau ini sempat menjadi sorotan setelah pemerintah mencabut izin Hak Guna Usaha (HGU) sebuah perusahaan sawit di sana akibat penolakan keras dari masyarakat dan aktivis lingkungan.

Bupati Pelalawan, Zukri, mengakui bahwa Pulau Mendol memang masuk dalam salah satu opsi relokasi. Namun, ia menegaskan belum ada keputusan final.

"Kalau kebijakan, setahu saya belum ada," ujar Zukri sebagaimana dikutip, Rabu (23/7/2025).

"Iya masuk dalam opsi, tapi belum dibahas," tambah dia.

Sementara itu, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus bergerak. Mereka telah memasang plang penguasaan negara atas 81 ribu hektare lahan TNTN dan menargetkan relokasi mandiri warga selesai pada 22 Agustus 2025.

baca juga

Langkah ini sontak memicu perlawanan. Warga yang merasa terancam telah mengadu hingga ke DPR RI.

"Masyarakat bingung akan pindah kemana, padahal kebun sawit tersebut merupakan sumber mata pencarian keluarga di sana. Masyarakat dicap sebagai perambah dan distempel sebagai pendatang," kata perwakilan masyarakat, Aziz Manurung, saat berdialog dengan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) DPR RI.

Aziz menegaskan, warga tidak bisa disalahkan begitu saja. Menurutnya, sebelum ditunjuk sebagai taman nasional, kawasan tersebut adalah lahan bekas Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang sudah gundul dan kemudian dikelola oleh masyarakat secara mandiri.

"Kami heran mengapa kampanye TNTN sebagai paru-paru dunia kembali didengungkan. Padahal, TNTN itu masih berupa penunjukan belum sampai penetapan. Kondisi TNTN saat ditunjuk menjadi hutan konservasi juga bukan rimba pepohonan, namun bekas areal Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang kayu-kayunya telah diambil sejumlah korporasi," ujar Aziz.

Warga kini semakin terjepit. Buah sawit dari kebun mereka tak lagi laku dijual karena pabrik-pabrik takut dituduh menampung hasil dari kawasan hutan. Mereka pun berharap pemerintah mau mencari solusi yang lebih adil, bukan sekadar mengusir mereka dari tanah yang telah menghidupi mereka selama belasan tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rocky Gerung Bongkar 'Pasar Gelap Keadilan': Petani Diusir, Kasus Tom Lembong dan Hasto Jadi Sorotan

Rocky Gerung Bongkar 'Pasar Gelap Keadilan': Petani Diusir, Kasus Tom Lembong dan Hasto Jadi Sorotan

News | Senin, 14 Juli 2025 | 11:24 WIB

Geger Taman Nasional Teso Nillo: Satgas PKH Temukan Sertifikat Tanah Ilegal

Geger Taman Nasional Teso Nillo: Satgas PKH Temukan Sertifikat Tanah Ilegal

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 14:31 WIB

Jaksa Agung Klaim Serahkan Penguasaan Taman Nasional Tesso Nilo Riau ke Menteri LHK

Jaksa Agung Klaim Serahkan Penguasaan Taman Nasional Tesso Nilo Riau ke Menteri LHK

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:56 WIB

Drama di Lempuyangan: KAI Eksekusi Paksa Rumah Warga yang Tolak Kompensasi!

Drama di Lempuyangan: KAI Eksekusi Paksa Rumah Warga yang Tolak Kompensasi!

Video | Selasa, 08 Juli 2025 | 20:00 WIB

Sepanjang 2024, Komnas HAM Terima 505 Aduan: Korporasi Paling Banyak Diadukan

Sepanjang 2024, Komnas HAM Terima 505 Aduan: Korporasi Paling Banyak Diadukan

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 18:07 WIB

Brigjen Budi Curhat Soal Konflik Agraria: karena Ganti Rugi Belum Selesai Tapi Proyek Diresmikan

Brigjen Budi Curhat Soal Konflik Agraria: karena Ganti Rugi Belum Selesai Tapi Proyek Diresmikan

News | Selasa, 08 Juli 2025 | 16:35 WIB

Kebun Sawit Ilegal Merebak di TN Tesso Nilo, Wawancara Zulkifli Hasan Tahun 2013 Kembali Viral

Kebun Sawit Ilegal Merebak di TN Tesso Nilo, Wawancara Zulkifli Hasan Tahun 2013 Kembali Viral

Video | Kamis, 03 Juli 2025 | 07:00 WIB

Terkini

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Dulu Hidup di Sepanjang Sungai Musi, Kini Tembang Batanghari Sembilan Terancam Hilang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:26 WIB

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

Menko Djamari Bela Program Pemerintah, Sebut Ada Banyak Akun 'Potong Video' di Medsos

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:18 WIB

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Mengenal Desa Kemiren: Menjaga Budaya Osing Bersama Desa Sejahtera Astra

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Manfaat Rutin Baca Al Fatihah dan Puasa Weton Anak Menurut Ulama Gus Iqdam

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Perkuat Ekosistem Keuangan Pertanian di Minahasa Selatan, BRI Komitmen Beri Dukungan

Bri | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Tiga Ledakan Terdengar Beruntun, Ruko Penjual Pakan dan Pertamini Terbakar di Palembang

Sumsel | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:52 WIB

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

Rumah Mewahnya Digeledah Kejagung, Kubu Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:47 WIB

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

3 Rekomendasi Shade Wardah Skin Tint untuk Pemilik Kulit Kuning Langsat

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Perbandingan Mesin Cuci Front Load dan Top Load, Mana yang Lebih Bagus?

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:30 WIB

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

5 Tablet Rp2 Jutaan yang Support Keyboard Bluetooth, Cocok Buat Ngerjain Tugas

Tekno | Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:10 WIB

×