Benarkah Rakit Satu Truk Sound Horeg Butuh Biaya Setara Sebuah Rumah Mewah?

Tasmalinda

Sabtu, 26 Juli 2025 | 22:43 WIB
Benarkah Rakit Satu Truk Sound Horeg Butuh Biaya Setara Sebuah Rumah Mewah?
Ilustrasi merakit sound horeg. (Google AI Studio)

Suara.com - Kita semua pernah melihat sebuah truk megah berbaris di lapangan, dinding speakernya menjulang tinggi, siap melepaskan badai suara yang bisa membuat bumi berguncang.

Sound Horeg. Di balik euforia dan getaran "horeg" yang memukau, pernahkah Anda bertanya mengenai berapa biaya yang dihabiskan untuk membangun satu 'monster audio' ini?

Jawabannya akan membuat Anda tercengang.

Lupakan anggapan bahwa ini sekadar hobi.

Membangun satu unit sound system horeg yang kompetitif adalah sebuah investasi bisnis dengan nilai fantastis, seringkali setara dengan harga sebuah rumah mewah atau mobil sport Eropa.

Mari kita bedah tuntas rincian biaya di balik kemegahan ini, komponen demi komponen.

Rincian Investasi: Membedah 'Monster Audio' Bernilai Miliaran

Membangun sound system horeg level 'sultan' bukanlah proyek akhir pekan. Ini adalah kalkulasi cermat yang melibatkan komponen berkualitas tinggi dengan harga selangit.

Berikut adalah rincian estimasinya.

baca juga

1. Jantung Suara: Puluhan Speaker (Estimasi: Rp 300 Juta - Rp 600 Juta+)

Ini adalah komponen paling vital dan paling menguras biaya. Sebuah sound system kompetitif tidak hanya butuh satu atau dua, tapi puluhan speaker dengan fungsi berbeda.

Subwoofer (18-21 inci) menghasilkan bass yang dalam dan menggetarkan. Satu truk bisa membawa 24 hingga 48 unit.

Dengan harga per unit speaker ternama (seperti RCF, B&C, 18Sound) di kisaran Rp 7 juta - Rp 15 juta, totalnya bisa mencapai Rp 168 juta - Rp 720 juta hanya untuk speakernya saja!

Mid-range (10-15 inci) untuk kejernihan suara vokal dan instrumen. Dibutuhkan belasan hingga puluhan unit. Estimasi biaya: Rp 50 juta - Rp 100 juta.

2. Otak Kekuatan: Power Amplifier Rakitan (Estimasi: Rp 150 Juta - Rp 500 Juta)

Speaker bertenaga butuh dorongan daya yang masif. Di sinilah peran power amplifier. Kebanyakan 'sultan horeg' menggunakan amplifier rakitan khusus yang lebih bertenaga dari produk pabrikan.

Satu truk membutuhkan 15 hingga 30 unit power amplifier untuk mengakomodasi semua speaker.

Harga satu unit power amplifier rakitan berkualitas tinggi berkisar antara Rp 10 juta - Rp 25 juta.

Total investasi untuk 'dapur pacu' ini bisa dengan mudah menembus angka ratusan juta rupiah.

3. Kereta Perang: Truk dan Box Custom (Estimasi: Rp 350 Juta - Rp 550 Juta)

Kendaraan dan 'rumah' bagi para speaker ini juga merupakan investasi besar.

Truk biasanya menggunakan sasis truk populer seperti Mitsubishi Canter atau Hino Dutro. Harga baru atau bekas dengan kondisi prima bisa mencapai Rp 300 juta - Rp 450 juta.

Box Custom yang bukan sekadar kotak kayu.

Box harus dirancang dengan presisi, menggunakan material multipleks tebal berkualitas tinggi, dan konstruksi yang kokoh untuk menahan getaran ekstrem. Biaya pembuatannya bisa mencapai Rp 50 juta - Rp 100 juta.

4. Sumber Kehidupan: Genset Berkapasitas Monster (Estimasi: Rp 100 Juta - Rp 200 Juta)

Sound system sekelas ini membutuhkan listrik yang jauh lebih besar dari daya listrik rumahan. Solusinya adalah genset (generator set) industri.

Kapasitas yang dibutuhkan minimal 60 kVA hingga 100 kVA.

Harga genset baru atau bekas dengan kapasitas sebesar ini berada di kisaran Rp 100 juta hingga Rp 200 juta.

5. 'Pernak-pernik' Bernilai Ratusan Juta (Estimasi: Rp 70 Juta - Rp 150 Juta)

Di luar komponen utama, ada detail-detail penting yang total biayanya tidak bisa diremehkan.

Kabel & Konektor: Membutuhkan ratusan meter kabel speaker berkualitas tinggi dan konektor standar industri. Totalnya bisa mencapai Rp 20 juta - Rp 50 juta.

Aksesoris & Manajemen Suara: Meliputi Digital Loudspeaker Management System (DLMS), mixer, equalizer, dan perangkat lainnya. Estimasi: Rp 30 juta - Rp 70 juta.

Lighting & Visual: Lampu sorot, laser, strobo, dan terkadang layar LED untuk menambah efek visual. Estimasi: Rp 20 juta - Rp 50 juta.

Jika kita jumlahkan semua estimasi biaya di atas, angka akhirnya sangat fantastis.

Total Estimasi Biaya Satu Truk Sound Horeg: Rp 870 Juta  sampai dengan lebih Rp 2 Miliar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lebih dari Sekadar Musik: Inilah Aturan dan Etika di Arena Battle Sound Horeg

Lebih dari Sekadar Musik: Inilah Aturan dan Etika di Arena Battle Sound Horeg

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 22:01 WIB

Bukan Cuma Edi Sound: Ini 5 Sultan Horeg yang Getarkan Panggung Audio Lokal

Bukan Cuma Edi Sound: Ini 5 Sultan Horeg yang Getarkan Panggung Audio Lokal

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 21:12 WIB

Menguak Asal Sound Horeg: Benarkah Ciptaan Sosok Thomas Alva Edisound Horeg?

Menguak Asal Sound Horeg: Benarkah Ciptaan Sosok Thomas Alva Edisound Horeg?

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 17:33 WIB

Larang Sound Horeg saat HUT RI, Polisi Kutip Fatwa MUI: Menyimpang Ajaran Islam dan Meresahkan!

Larang Sound Horeg saat HUT RI, Polisi Kutip Fatwa MUI: Menyimpang Ajaran Islam dan Meresahkan!

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 15:58 WIB

Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?

Bass Perontok Genteng, Sound Horeg Berasal dari Mana dan Siapa Penemu Pertamanya?

Lifestyle | Sabtu, 26 Juli 2025 | 14:55 WIB

Jalan Tengah Polemik Sound Horeg: DPR Usulkan Regulasi Ketat, Bukan Larangan Total

Jalan Tengah Polemik Sound Horeg: DPR Usulkan Regulasi Ketat, Bukan Larangan Total

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:57 WIB

Ungkit Fatwa MUI, Legislator PKB: Penggunaan Sound Horeg Perlu Pengaturan, Bukan Pelarangan!

Ungkit Fatwa MUI, Legislator PKB: Penggunaan Sound Horeg Perlu Pengaturan, Bukan Pelarangan!

News | Sabtu, 26 Juli 2025 | 13:43 WIB

Terkini

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

×